
Tak terasa hari kian berganti, namun tak mengurangi keharmonisan keempat keluarga ini. Bedanya sekarang, sahabat Sasa sudah pada pindah ke Indonesia. Bahkan Pipa dan Sapi juga sudah membangun rumah dekat dengan pesantren dan rumahnya Sasa. Untung saja, tetangga mereka ada yang menjualkan tanah dengan harga terjangkau.
"Mommy! Aku pergi dulu, ya ..." Seorang laki-laki menghampiri Sasa.
Sasa menoleh, anaknya itu kini sudah menempuh kuliah. "Nggak makan dulu?" tanya Sasa.
"Aku sudah telat, Mom. Nanti saja, di kampus ya ..." Anak tersebut mencium takzim tangan Sasa.
"Jangan pacaran, ingat itu!"
"Ya Allah, Mom. Putra Mommy 'kan tampan, masa iya nggak boleh pacaran terus?"
"Aduhin saja Mom sama Daddy, biar kapok!" Suara lembut itu membuat keduanya menoleh.
"Dasar Kakak durjanah!"
"Eh, kamu tuh ... Adik durhakim!"
Keduanya saling ejek-ejekan membuat Sasa menggelengkan kepalanya. "Stop! Durjanah, Durhakim ... jangan bertengkar lagi! Mommy jadi penasaran, apa kalian di perut dulu juga bertengkar gini?"
Kedua anaknya tertawa renyah, "Mommy, kami bahkan tendang-tendangan di dalam sana. Anak gadis Mommy ini benar-benar lasak, sempit banget!" ucap Azmi mengejek Kakak nya.
"Dih, percaya diri sekali anda, Tuan Azmi!" Sahut Azma sambil berkacak pinggang.
__ADS_1
'Ekhmmm
Suara bariton itu membuat anak kembar ini terdiam. Apalagi saat melihat lelaki yang menjadi panutan mereka itu datang menghampirinya, tak ada yang bersuara karena yang terdengar hanya suara hembusan napas saja.
Azma Zulaikha dan Azmi Muhammad. Itulah nama anak kembar dari Sasa dan Gus Sakhi yang lahir dua puluh tahun yang lalu. Keduanya memang berbeda dengan kakak tertua mereka. Apa lagi Azmi yang merasa menjadi anak bungsu itu selalu manja di rumah dan suka membuat Azma marah. Tetapi, jauh di lubuk hatinya, ia sangat menyayangi Azma.
"Mommy, apa mereka berantam lagi?" tanya Gus Sakhi saat sudah di meja makan. Lelaki itu masih menjadi Dosen di kampusnya, tetapi kini pangkatnya sudah menjadi Rektor.
"Tidak, mereka anak yang baik pagi ini." Ucap Sasa membuat keduanya bernapas lega. "Tapi itu kalau ada Daddy nya." Sambung Sasa membuat keduanya hampir saja tercekik.
"Daddy nggak mau ya, kalau kalian seperti ini di Kampus atau nanti Daddy bilang saja pada Dosen yang mengajar untuk membuat nilai kalian menjadi E."
"Eh, jangan begitu dong, Dad ... Iya, Azma janji."
"Iya, Dad. Azmi janji ..."
"Janji apa?"
"Janji nggak isengin Kak Azma."
"No, Khusus kamu bukan itu janjinya."
"Jadi apa dong, Dad?"
__ADS_1
"Janji untuk tidak melirik gadis-gadis di kampus!"
'Glek!
Azmi menelan salivanya dengan kasar, dia tidak menyangka jika Daddy nya tahu rahasia itu. "Kok ..."
"Jangan kamu kira Daddy pasif ya di kampus. Mata Daddy banyak disana ..." Sahut Gus Sakhi. Sementara Azma menahan tawanya.
...***...
Wahhhh, cepat banget ya berlalu? Mohon maaf, Kayanya untuk cerita Begitulah Takdir akan Othor percepat tamatnya. Karena mau fokus ke "Ranjang Pelampiasan Dewa." Jangan lupa mampir ya☺️.
Othor ada niatan buat nerusin ini nanti, untuk kisah anak-anak nya The Guys. Tapi nanti .... Hehehe☺️☺️.
*Ohiya, Othor masih mau rekomen lagi nih, punya teman Othor yang nggak kalah serunya ... cekidot👇👇.
Judul: My Crazy Lady
by R. Angela
Blurb ;
Hanna, seorang gadis bertubuh besar dan berpenampilan tidak menarik, selalu tidak dianggap dan tersisihkan oleh ibu dan juga saudaranya, begitupun dengan orang-orang disekitarnya. Hingga keadaan berbalik, orang-orang yang dulu mencemoohnya kini mencoba mengambil hatinya, begitu juga dengan pria yang dulu sangat membencinya. "Kau harus menjadi duchess of Claymore, suka atau pun tidak!" - Alexander Davlin Claymore, Duke of Claymore - "Bukan kah kau tidak suka dengan gadis berlemak yang suka meneteskan air liurnya saat melihat makanan?" - Lady Hanna Jhonson - Tidak cukup dihina, Hanna pun menjadi taruhan oleh teman-temannya dan juga pria yang sangat dia sukai. Hingga suatu hari, Hanna tersedot masuk ke dalam novel yang sedang dia baca, dan menjadi pemeran utama yang hidupnya juga sama menyedihkannya. Merasa mendapat kesempatan kedua, Hanna mencoba mengubah takdir nya, dengan melawan siapa saja yang ingin menyingkirkan nya*.
__ADS_1