
Sasa meninggalkan mereka lalu di susul dengan Patul dan Pipa, entah kenapa Sapi hanya diam membisu.
"Bunda Safia sudah enakan?" tanya Ustadz Alif membuatnya tersadar dari lamunannya.
"Sudah, Alhamdulillah. Oh iya, teman-teman saya mana ya Ustadz?"
"Sudah pada pergi, Bunda Fia gak tahu?"
"Fia?"
"Iya, maksud saya bunda Safia."
"Gak enak di dengar Ustadz, Safia saja lebih cantik kaya orangnya." Penuturan Sapi membuat Ustadz Alif tertawa.
"Hahaha ... Maaf deh maaf. Ya sudah, saya deluan ya Bunda Safia. Assalamu'alaikum!"
"Waalaikumussalam," jawab Sapi.
'Eh, kenapa ketawa nya lepas kali?' gumam Sapi.
Sementara Sasa kini sudah berada di ruang guru, beberapa pengajar yang mengetahui pun mengucapkan selamat padanya, sedangkan yang tidak tahu pun menjadi tahu walaupun tidak tahu dengan siapa Sasa menikah. (Sorry kebanyakan tahu, Othor sedikit eror.)
Sasa ke ruangan guru untuk mengambil absensi nya, dan setelah itu ia pergi ke kelas.
"Assalamu'alaikum, Bunda."
"Waalaikumussalam."
"Mari Bunda..."
"Silahkan..."
Begitulah sapa dari beberapa santri di sekolah padanya. Hingga akhirnya ia bertemu kembali dengan Gus Sakha, lelaki yang sekarang berstatus Iparnya itu.
"Assalamu'alaikum, Kakak Ipar."
__ADS_1
Sasa yang memang tidak menyadari kedatangan Gus Sakha pun terkesiap mendengar nya.
"Eh? Waalaikumussalam."
"Bikin kaget saja." ucap Sasa lagi.
"Pengantin baru masa melamun."
"Jangan ngajak ribut ya Baba nya Adam," ketus Sasa.
"Mau kemana Kak?" tanya Gus Sakha
"Kak?"
"Kamu kan sudah jadi istri Kak Sakhi."
"Tapi gue masih baby face, dah ah panggil nama aja." protes Sasa.
Gus Sakha sedikit meringis mendengarnya, bukan karena ocehannya yang menusuk hati namun karena ocehan Sasa yang dia rindukan. Gus Sakha sadar jika itu salah, akan tetapi perasaan juga tidak bisa di paksa. Dia gak akan melupakan Sasa dan akan menyimpannya jauh di hatinya paling dalam, bahkan lebih dalam posisinya dibandingkan Patul yang sekarang sudah menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya.
🌻🌻🌻
"Assalamu'alaikum," sapa Ustadz Alif yang melihat Gus Sakhi di depan gerbang.
"Waalaikumussalam." Jawab Gus Sakhi ramah.
"Maaf, antum kan kembarannya Gus Sakha! Iya kan?"
"Na'am."
"Cari Gus Sakha ya? Kenapa tidak masuk saja Gus?"
"Ah, bukan. Saya mencari istri saya."
Ustadz Alif terkejut, pasalnya dia pernah menduga kalau Gus Sakhi adalah saingannya tapi ternyata Gus Sakhi sudah memiliki istri, pikirnya. Namun kini dia bertanya-tanya, siapakah istri dari Gus Sakhi itu?
__ADS_1
"Mohon maaf Gus, apa istri antum bekerja di sini?"
"Iya, benar Ustadz." Jawab Gus Sakhi singkat, sebenarnya dia malas menjawab pertanyaan Ustadz Alif yang terkesan seperti sedang mewawancarai nya.
"Kalau boleh tahu, namanya siapa ya? Maaf, bukan maksud tidak sopan. Tapi jika saya mengenalinya dan tahu dimana beliau sekarang mungkin saya bisa memberitahunya kalau Gus sedang menunggu di luar."
"Ah boleh itu kalau tidak merepotkan. Namanya Humaira, Ustadz."
"Humaira?" sambil mengerutkan alisnya.
"Iya, apa Ustadz tidak mengenalinya?" pancing Gus Sakhi.
"Apa dia guru baru?" bukannya menjawab, dia malah balik tanya.
"Hm, saya rasa tidak. Dia sudah lama mengajar."
Ustadz Alif terdiam sambil mikir karena memang dia tidak mengetahui panggilan itu. Saat Ustadz Alif masuk ke sekolah itu, beliau hanya berkenalan dengan semua guru memakai nama panggilan saja, tidak ada yang menyebutkan nama lengkap masing-masing.
"Afwan Gus, ana belum kenal dengan istri antum. kalau begitu ana deluan ya Gus, assalamualaikum!" ucapnya sambil tersenyum.
"Waalaikumussalam." Jawab singkat Gus Sakhi.
Tak lama setelah itu, yang ditunggu pun datang. Sasa keluar bersama The Guys dan saat melihat sang suami sudah menunggunya, teman-temannya pun saling sikut sambil meledeknya.
"Duh, sudah di jemput tuh."
"Gak mau jauh, lengket terus kaya perangko."
"Kakak ipar aku so sweet pisan euy."
Sasa yang pipinya sudah merah merona pun hanya bisa menunduk, baru kali ini dia di ledek namun tidak menjawab sama sekali.
Sesampai di depan gerbang...
"Assalamu'alaikum" ucap The guys.
__ADS_1
"Waalaikumussalam." Jawab Gus Sakhi.
"Mas sudah lama di sini?" tanya Sasa.