Begitulah Takdir

Begitulah Takdir
Hari yang Baru


__ADS_3

Lembaran baru untuk pasangan suami istri yang terpaksa menikah karena sebuah wasiat. Pagi ini, Gus Fathan bangun lebih dulu dan dia tengah membangunkan sang istri yang masih tertidur.


Gus Fathan memandangi Indah dari ujung rambut hingga kaki, wanita yang selalu ia abaikan selama ini ternyata cukup cantik, pikirnya.


"Indah, bangun dek" sambil mengelus kepala Indah


Indah yang merasakan tangan hangat itu langsung membuka matanya.


"Ada apa A?" kagetnya.


"Bangun, kita sholat Subuh bareng."


Deg!


Ini pertama kalinya sang suami mengajaknya sholat berjamaah.


"Kenapa diam saja?" tanya Gus Fathan lembut.


"Indah sholat sendiri saja A"


"Sejak awal menikah kita belum pernah sholat berjamaah kan? mulai sekarang kamu harus biasakan itu." sambil mencubit hidung indah.


Indah semakin terkejut melihat perubahan Gus Fathan, ingin sekali rasanya dia menanyakan suaminya mimpi apa tadi malam, tetapi itu akan terlihat konyol kan?.


Akhirnya mereka sholat berjamaah, selepas sholat Indah mencium punggung tangan sang suami. Tanpa terasa air matanya pun menetes karena saking terharunya.


"Maaf" lirih Indah


Indah segera berdiri namun tiba-tiba lengan kekar mengunci tubuhnya membuatnya terkesiap saat ini.


"Astaghfirullah" gumamnya.


"Dua menit saja, biarkan seperti ini Ndah!"


Indah diam dan menganggukkan kepalanya. Setelah dua menit Gus Fathan melepaskan pelukan itu.


"Ndah, aa minta maaf"


"Aa' gak salah kenapa harus minta maaf?"


"Kamu memang wanita baik, maafkan aa' selama ini menyia-nyiakan Adek. Aa' ingin bertaubat, mari kita mulai semua nya dari awal. Aa' akan berusaha menjadi suami yang baik untuk kamu Ndah."


"Itu tidak mungkin. Aa' gak perlu sampai segitunya. Pernikahan ini hanya karena sebuah wasiat, sewaktu-waktu Indah ridho kok A' kalau aa memilih untuk menceraikan Indah ataupun menduakan Indah."


Indah menjeda ucapannya, rasanya ia tak sanggup meneruskan kalimatnya lagi.


"Mas Zaydan juga akan paham dengan keadaan ini A." sambungnya.

__ADS_1


"Hust...!" Gus Fathan menempelkan jari telunjuknya ke bibir Indah.


"Kamu jangan ngomong aneh-aneh lagi ya. Demi Allah aa' ingin memperbaiki hubungan ini."


Indah menatap lekat wajah sendu suaminya dan merasakan ada kesungguhan disana. Tanpa sadar Indah menganggukkan kepalanya membuat Gus Fathan langsung mencium keningnya.


"Ya sudah, aa tunggu sini... Indah mau bantu Ummah dulu."


Greppp


Bukannya menurut, Fathan malah memeluknya semakin erat. Degupan jantung keduanya terasa semakin besar. Kedua mata itu beradu dan sedetik kemudian Fathan mencumbui sang istri dengan lembut.


Selama menikah ini lah kali pertamanya Gus Fathan mendaki gunung melewati lembah hingga masuk ke dalam goa.


skipppp


🌸🌼🌸


Sementara di tempat lain juga ada hati yang sedang berbunga-bunga siapalagi kalau bukan Pipa.


Pipa bangun dari tidurnya, lalu menatap lekat cincin yang berada di jari manisnya itu. Namun sedetik kemudian...


Plak!


Ia menampar pipinya sendiri setelah itu ia meringis.


Plak!


"Aw! sepertinya ini nyata!" gumam nya.


Memorinya mengingat kejadian tadi malam, tanpa sadar senyuman dan merahnya pipi mengalir di wajahnya.


Flashback on


Bima mengajak Pipa ke rumahnya, sampai disana ia langsung menyuruh Pipa berganti pakaian di kamar tamu, sedangkan bubu sudah memakai pakaian yang dipilihkan oleh Pipa.


ceklek!


"Masya Allah... kamu cantik banget Nak?" ucap bubu menghampiri Pipa.


"Makasih bubu..." sambil memeluk bubu.


"Bubu juga cantik, kaya anak muda saja" goda Pipa


"Pasti dong, ini kan kamu yang pilih"


"Bubu tahu?", kemudian bubu mengangguk.

__ADS_1


ekhemmm


Suara deheman membuat mereka berhenti bicara, Pipa terpaku melihat penampilan Bima yang menurutnya sangat berbeda malam ini. Gaya nya benar-benar seperti bukan anak SMA sekarang.


"Kenapa di lihatin aja? entar naksir loh Mbak" ledek Bima, padahal Bima juga lihatin Pipa dari tadi sambil menelan Saliva nya.


"Dih, kaya situ enggak saja." celetuk bubu membuat Pipa menahan tawanya sedangkan Bima terlihat salah tingkah sekarang.


"Apa kita akan disini saja setelah keren begini?" Tanya bubu memecahkan keheningan.


"Ayo pergi" sahut Bima.


Hanya memakan waktu beberapa menit untuk mereka sampai di sebuah restoran yang cukup mewah bernuansa outdoor.


Pipa menuntun bubu berjalan yang saat ini matanya ditutup mereka, tiba lah di tempat yang dituju. Alunan musik di mainkan, Pipa melepaskan ikatan mata dari bubu.


Semua berjalan mulus sesuai rencana Bima karena yang terkejut dan terharu bukanlah bubu melainkan Pipa sendiri lah yang merasakannya.


Ya, karena acara malam itu bukanlah untuk bubu tetapi untuknya.


"Ini maksudnya apa?" tanya Pipa heran.


Bagaimana tidak? karena musik yang diputar adalah lagu dari Donnie Sibarani , yang berjudul Will you marry me.


Bima berjalan mendekati Pipa membuat jantung nya seperti ingin melayang saat itu.


"Mbak, mungkin ini mustahil bagi mbak. Tapi jujur, setelah kebersamaan kita selama ini aku merasa nyaman sampai akhirnya beberapa kali aku sholat istikhoroh dan meminta petunjuk Allah. Lagi.., jawabannya adalah Mbak. Semoga perbedaan umur tak masalah bagi mbak, karena bagiku juga begitu. Aku akan berusaha menjadi yang terbaik untuk mbak, kelak menjadi suami yang nantinya bisa seperti mbak mau. Untuk sekarang, izinkan aku untuk mengkhitbah Mbak didepan bubu. Maaf kalau ini terlalu cepat tapi aku juga gak mau terlalu lama memendam perasaan ini sendiri, dan pastinya dosa itu terus mengalir. Will you marry me?"


deg!


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


**Bagaimana kelanjutannya nih? oh iya selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, tetap semangat ya..! tetap dukung aku juga.. love deh..


Nih, aku mau lanjutin promo dari teman aku sesama author, sekarang gilirannya othor kece ini, cussss πŸ‘‡


Judul : Kembali Cantik Si Gadis Cacat


Napen : Emy


Alice pernah mengalami kecelakaan, hingga membuat sebagian wajahnya terluka.


Semenjak saat itu, dia harus menerima cacian dan hinaan dari semya orang. Bahkan sang kekasih pun akhirnya memutuskan hubungan secara sepihak karena wajah buruknya.


Namun diam-diam ada pria yang selalu membantu Alice. Bagaimanakah percintaan Alice selanjutnya? Apakah pria itu akan menampakkan diri dan membantu Alice mengubah takdirnya**?


__ADS_1


__ADS_2