Begitulah Takdir

Begitulah Takdir
Mengatakannya...


__ADS_3

Cukup lama Sasa terlelap dalam tidurnya, Bi Inem juga lupa memberitahukan keberadaannya di tengah keluarganya.


Sasa terbangun saat merasakan perutnya keroncongan dan saat ia turun ternyata keluarganya sedang menikmati makan malam.


Ekhm


Deheman Sasa membuat keluarganya menoleh .


"Ya Allah...," pekik semuanya


"Shazfa?????" teriak mereka.


Sasa berdiri sambil melipat tangannya "Sementang jarang pulang, ane di lupakan!"


"Kayak jelangkung aja loe dek, tiba-tiba nongol."


"Kak Arya, adiknya pulang itu di peluk bukan di ejek kaya gini!"


"Salim dulu kali Bu guru sama papa," sindir Papa.


"Iya, udah lama gak jumpa mama bukannya dicium mamanya." ledek mama membuat Shazfa menggaruk tengkuknya.


Shazfa langsung berlari menghampiri Mama dan Papa nya, sambil menyalim dan memeluk orang tuanya.


"Tumben pulang?"


"Nanti aja kali nanya nya. Sasa laper!"


"Dih, tumben laper?" Celetuk Kak Arya.


"Dengar ya Kakak gue yang sedikit ganteng, debat dengan loe itu juga butuh tenaga! Wleeee"


Sementara Papa hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. Mereka sudah paham jika kedua anaknya itu seperti Kucing dan Tikus saat bertemu.


🌸🌸🌸


Seperti biasa, setelah makan malam mereka selalu berkumpul di taman kecil mereka. Papa dan Mama selalu menanamkan kebiasaan itu untuk Keluarga mereka agar selalu harmonis dan tidak menjadi kaku.


"Pa, ma... lagi pada ngapain?" sapa Sasa menghampiri orang tuanya.


"Sini nak...!" ajak Papa


"Ada apa?" tanya Mama , sementara Kak Arya hanya mendengar saja.


"Ma, kalau ada yang mau serius dengan Sasa gimana?"


"Loe mau nikah dek?"


"Ya mau lah, emang loe enggak kak?"


"Ck! Bukan gitu maksud gue!" kesal kak Andre.


"Sudah,sudah! cara kangen-kangenan nya bisa di ubah gak?"

__ADS_1


"Gak bisa pa, udah terlalu nyaman dengan cara ini."


"Benar pa, nanti aku gak bisa move on."


"Punya anak dua, tapi gak ada yang bisa serius ya Ma?"


"Iya, kaya papa."


"Mecem mama enggak aja."


Sasa dan Kak Andre tercengang melihat kedua orang tuanya.


"Sekarang Sasa tahu kenapa kami kaya begini" ujar Sasa tiba-tiba.


"Kakak sepemikiran sama kamu, Dek."


Lalu mereka tertawa kembali, sementara Sasa di hati kecilnya masih memikirkan cara seperti apa agar bisa memberitahukan kepada orang tuanya tentang niat baik seseorang yang nama akun nya Akhi Fillah.


Tak lama kemudian, Bi Inem mengantarkan beberapa cemilan dan minuman kesukaan masing-masing.


Saat menikmati makanan, Sasa merasa jika inilah momen yang pas baginya untuk memberitahukan semuanya.


Sasa mengambil ponselnya, membuka pesan dari lelaki tersebut dan memberikannya pada sang ayah. "Pa, coba baca ini."


Papa Rian pun mengambil ponsel milik Sasa lalu membacanya. Tak lama kemudian raut wajah nya berubah membuat Sasa merinding sendiri saat di tatap oleh Ayahnya.


"Tidak boleh ya Pa?" lirih Sasa sambil menunduk.


"Menurut kamu bagaimana?" Papa malah nanya balik membuat Mama dan Kak Arya menjadi bingung.


Hal itu membuat Sasa semakin tegang, Mama langsung mengelus punggung suaminya. Ia sangat takut jika suaminya akan marah saat ini.


"Sasa! papa bicara dengan kamu!" sambungnya.


"Maaf pa!" lirih Sasa.


"Lusa! iya, lusa suruh dia datang ke sini!" tegas Papa Rian membuat Sasa tercengang.


"Hah???"


Glek!


Secepat itu? gumam Sasa.


"Nak, sebenarnya ada apa?" kali ini yang bertanya adalah Mama Dinda.


Papa Baskoro memberikan ponsel Sasa pada sang istri. "Kamu baca ini!"


Mama Dinda pun tak kalah kagetnya dengan Papa Rian.


"Sa? ini benar nak?"


Sasa mengangguk.

__ADS_1


"Tapi bagaimana mungkin kamu percaya dengan laki-laki yang bahkan kamu tidak mengenalnya?"


"Ini ada apa sih?" Celetuk Kak Arya.


"Adik kamu di ajak ta'aruf"


"Apa? kamu serius Sa?"


Sementara Sasa hanya diam saja.


"Biarkan lelaki itu datang ke rumah ini." suara bariton itu terdengar sangat menakutkan.


"Pa, tapi Sasa sendiri tidak mengenalnya?" protes mama Dinda.


"Iya, Papa tahu. Tapi coba mama baca lagi, katanya mereka pernah bertemu walau Sasanya kita tidak mengenalnya. Kita juga harus lihat sisi positifnya, Ma! Lelaki itu dengan gagahnya meminta Sasa dengan cara yang baik."


"Tapi pa..."


"Kita lihat saja nanti, sampai mana keseriusannya."


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


.


.


Deg-degan gak sih? sama! othor juga. Kira-kira Gus Sakhi seserius itu gak ya???


Yuk, pantengin teruuuus.


Jangan lupa dong tinggalkan jejaknya kak.


ditunggu ya fav, vote, hadiah, like dan komen nya hehehhe luv,β™₯️


Oh iya, Othor masih ada rekomendasikan punya temen othor lagi nih, kakak senior othor. CekidotπŸ‘‡



Sinopsis:


#istri tangguh rasa pelakor


#hanya di noveltoon.


Kimberly ligh Hugo, adalah seorang wanita tangguh dan memiliki karir yang sangat cemerlang di dunia modeling.


Memiliki sejuta jam terbang pekerjaan.


Membuat Kimberly tidak menyadari


Perselingkuhan suaminya malvin Abraham.


Sehingga di malam dimana Kimberley melihat sendiri perselingkuh suami dan sahabatnya di dalam kamarnya.

__ADS_1


Hati istri mana yang tidak sakit, saat menyaksikan sendiri suami yang kita cintai melakukan hubungan intim di ranjang mu.


Dan dimalam itu juga,semua karir Kimberly ligh Hugo hancur, karena harus membekam di penjara, akibat jebakan Charlotte.


__ADS_2