Bunga Dari Surga

Bunga Dari Surga
eps. 108~


__ADS_3

Nisa yang masih merasa sedih, ia berusaha untuk mengalihkan pembicaraannya dengan Mbok Iyem.


"Mbok hari ini masak apa? wangi sekali..." ucap Nisa berusaha mengalihkan pembicaraan


"Ini Bu, Mbok masak sup iga sama perkedel kentang" jawab Mbok Iyem sembari membukakan rantang berisi makanan


"Waaah enak niiihhhh..." ucap Nisa sembari menengok ke isi rantang tersebut


"Enak pasti Bu" jawab Mbok Iyem dengan percaya diri


"Ibu mau makan sekarang?" lanjut Mbok Iyem


"Mau banget Mbok, saya tiba-tiba tergoda dan merasa lapar hehe" jawab Nisa sembari tertawa kecil


Kemudian Mbok Iyem menyiapkan makanan itu di meja depan bed Nisa. Nisa yang sudah merasa lapar langsung melahapnya dengan lahap.


Waktu masih menunjukan pukul 10.30, tapi Nisa sudah sangat merasa lapar, semenjak hamil ia mudah lapar dan bisa makan sehari sampai 5 kali. Badan Nisa yang mulai terlihat berisi, juga perut Nisa yang semakin buncit dengan bertambahnya usia kandungannya. Selesai makan Nisa melihat infusannya, sudah mulai sedikit, ia memutuskan untuk memanggil suster dengan menekan tombol yang ada di atas bed tidurnya. Tak begitu lama, seorang suster datang.


"Iya Bu ada apa?" tanya seorang suster itu setelah masuk dibukakan pintu oleh Mbok Iyem


"Infusan saya sudah mau habis, sus" ucap Nisa sembari menunjukan kantong cairan disampingnya


"Dokter bilang saya akan diperiksa lagi setelah cairan infus ini habis, jika sudah membaik saya boleh pulang..." lanjut Nisa

__ADS_1


"Oh iya Bu, kalau begitu saya panggilkan dokter dulu yaaa..." jawab suster itu setelah mengecek cairan infusan


Nisa sangat berharap ia bisa pulang dengan cepat. Ia begitu tidak betah berada di rumah sakit. Nisa sangat tidak nyaman karena hanya bisa berbaring saja.


"Mbok, tolong dibereskan yaa barang-barang kami...." ucap Nisa pada Mbok Iyem


"Baik Bu..." jawab Mbok iyem cepat


"Kita akan pulang sekarang?" tanya Mbok Iyem


"Mudah-mudahan Mbok. Sekarang saya akan diperiksa dulu oleh dokter" jawab Nisa menjelaskan


Mbok Iyem hanya mengangguk, lalu dengan sigap membereskan semua barang milik Nisa dan Alfath yang ada di rumah sakit.


"Bu Annisa, bagaimana sekarang? apa sudah merasa lebih baik?" ucap Dokter menyapa saat masuk kedalam ruangan Nisa


"Alhamdulillah dok, saya sudah merasa lebih segar" jawab Nisa tanpa ragu


"Kita cek dulu yaaa, Buuu.." ucap Dokter lagi dengan raut senyum yang sangat ramah


Tim dokter langsung mengecek kondisi Nisa, sementara Mbok Iyem mundur beberapa langkah dan berdiri dekat sofa sembari memperhatikan dokter yang sedang memperiksa kondisi Nisa.


"Alhamdulillah, sesuai dengan harapan ya buuu..." ucap Dokter setelah melihat tensi darah Nisa

__ADS_1


"Semua sudah baikan dari sebelumnya, Ibu boleh pulang" lanjut dokter


"Alhamdulillah ya allah. Terimakasih banyak dokter, suster..." ucap Nisa begitu gembira


"Sama-sama Bu, semoga sehat terus yaaa..." jawab dokter dengan ramah


"Aaammmiinnn allahumma aaammmiinnnn" ucap Nisa mengaminkan doa dokter


"Oh iya, ini dilepas dulu yaaa infusnya. Ini juga ada resep obat, vitamin kehamilan juga obat untuk mual muntah nya bisa di tebus di apotik, untuk persediaan dirumah. Setelah vitamin habis kontrol lagi ya bu ke SpOg" ucap dokter menjelaskan


"Baik dok.." jawab Nisa singkat


Nisa sudah bersiap untuk pulang, sementara Alfath masih sibuk dengan pekerjaannya. Nisa berusaha untuk mengabari suaminya itu, ia tak ingin minta dijemput, hanya ingin mengabari dan meminta izin untuk pulang naik taxi online saja. Tapi ponsel Alfath tak bisa di hubungi, membuat Nisa jadi bingung.


"Ada apa Bu? Apa Pak Alfath tidak bisa di hubungi?" tanya Mbok Iyem yang melihat Nisa dengan ekspresi bingung


"Iya Mbok, suami saya ponselnya tidak aktif" jawab Nisa dengan cemberut


"Apa tidak bisa di hubungi kepada rekan kerjanya Bu?" tanya Mbok Iyem memberi saran


"Oh iya, saya coba hubungi Rio dan Lia dulu" ucap Nisa baru ingat dengan asisten juga sekertaris suaminya itu


Dengan cepat Nisa menghubungi nomor Rio terlebih dulu, karena ia yakin suaminya sedang bersama Rio.

__ADS_1


__ADS_2