Bunga Dari Surga

Bunga Dari Surga
eps. 135~


__ADS_3

Setelah menjemur Baby Arkana, dengan cepat Nisa menggantikan baju anaknya itu, lalu mengASIhi anaknya hingga tertidur lelap.


Alfath yang sedang bekerja menggunakan laptopnya itu selalu tidak jauh dari kamarnya itu, hingga selalu bisa menjadi ayah siaga ketika istrinya meminta bantuan.


Alfath sudah mencek semua pekerjaannya, ia masih menunggu laporan berikutnya dari Rio. Tiba-tiba tangannya itu membuka account sosial media yang ia miliki sejak lama. Rasanya setelah menikah ia belum sempat lagi membuka account itu.


Alfath menscroll di halaman beranda dari atas ke bawah, ia melihat beberapa teman lamanya, dan mulai mengetahui kabar dari teman-temannya yang entah dimana.


Perasaan Alfath tiba-tiba terbersit ingin memposting foto anak dan istrinya, ingin rasanya membagikan kebahagiaan yang ia rasa saat ini. Tiba-tiba saat Alfath membuka halaman profil miliknya, ia begitu terkejut ada sebuah berita account gosip yang menandai dirinya dalam sebuah postingan.


"Mawar sang Model Cantik asal Surabaya mengalami kecelakaan mobil tunggal, dan mobilnya masuk kedalam jurang. Hingga berita ini di terbitkan kabar dari Mawar belum diketahui. Apakah mungkin ini akibat dari masalah hubungan Mawar dengan Sang pacar Pengusaha Muda asal Inggris bernama Alfath Swain yang hingga kini belum memberikan kepastian akankah ke jenjang berikutnya yaitu pernikahan..."


"Ya allah ternyata Mawar mengaku-ngaku menjadi pacarku.. Bagaimana kalau Nisa tahu..." ucap Alfath dalam batin


Untungnya Nisa memang jarang sekali menonton televisi, mungkin sekarang hampir tidak pernah. Tapi Alfath begitu takut perasaan istrinya tersakiti ketika mendengar berita ini dari kerabat atau siapapun. Padahal memang tidak pernah ada hubungan antara Alfath dan Mawar, tapi kenapa Mawar mengaku-ngaku sebagai kekasih Alfath.


"Apa mungkin selama ini Mawar memang mempublikasi kebohongan ini? tanpa sepengetahuan ku.." lagi-lagi Alfath berfikir dalam batinnya


Alfath yang masih penasaran, ia lanjut melihat profilnya dan menscroll terus kebawah. Ternyata dan ternyata, masih ada pemberitaan Mawar yang disangkut pautkan dengan dirinya.


"Mawar berhenti sejenak dari dunia model dikarenakan sang kekasih, Alfath Swain ingin dirinya fokus terhadap hubungan mereka"


"Mawar berucap "Saya sementara off dari dunia modeling karena Alfath masih bisa memberi saya uang seperti Nafkah" Makanya saya off"


"Mawar kembali kedunia modeling setelah sang kekasih Alfath Swain memberi izin atas dirinya"


Terlihat jelas Alfath melamun dalam fikirannya, tatapan matanya kosong menatap kedepan. Alfath sangat geram kenapa ada kebohongan ini, kenapa namanya yang disebut dan dibawa dalam skenario kebohongan ini.

__ADS_1


Nisa begitu melihat jelas suaminya sedang ada fikiran, Nisa ingin menghampiri suaminya, sembari berjalan Nisa membetulkan ikatan rambut panjangnya itu, lalu duduk di sofa samping suaminya itu.


"Sayang... kenapa? Ada apa?" tanya Nisa dengan lembut hendak menengok kearah laptop yang Alfath pegang


Seketika Alfath terkaget dengan kehadiran istrinya lalu menutup layar laptopnya yang masih menyala itu sedikit kasar.


"Hmmm..." ucap Alfath berdecak, masih berfikir harus mengatakan apa


"Hmmm.... itu sayang... itu..." lanjut Alfath terlihat seperti orang kebingungan.


"Kenapa Mas? Ada apa? Pelan-pelan deh ceritanya santai.." tanya Nisa bertubi-tubi pada Alfath


Alfath jadi semakin cemas, ia tidak ingin istrinya tahu dulu. Ia takut perasaan istrinya tersakiti.


"Tidak ada yang penting sayang. Mas mau nelepon dulu Rio yaaa" jawab Alfath beralasan agar istrinya itu tidak bertanya lagi


Alfath langsung dengan cepat mengambil ponselnya yang berada di atas meja depan sofa itu, lalu menekan tombol panggil saat sudah menemukan nomor Rio sang asisten.


"Walaikumsalam... Ada yang ingin saya jelaskan pada mu, kerumah lah sekarang juga" ucap Alfath langsung dengan cepat pada Rio


Rio yang mengiyakan sebenarnya kebingungan dengan maksud bosnya itu, tapi karena perintah ia dengan cepat pergi menuju rumah bosnya itu.


"Sayang aku mau masak dulu yaaa.." ucap Nisa pada Alfath


"Titip dulu jagoan kita ya sayang, kalau bangun panggil saja aku.." lanjut Nisa dengan senyum manis


"Iya sayang... pakai jilbab mu yaa takutnya keburu ada Rio datang" ucap Alfath dengan senyum

__ADS_1


"Iya Mas.." jawab Nisa mengerti lalu mengambil jilbab harian miliknya yang menggantung rapi dan memasukan cadar kedalam saku roknya


Setengah jam berlalu, Rio sampai dirumah Alfath dan langsung mengetuk pintu rumah bosnya itu. Mbok Iyem yang membukakan pintu, lalu menyuruh Rio yang tak asing lagi datang bolak-balik kerumah milik majikannya itu untuk duduk sebentar diruang tamu.


"Tunggu sebentar ya Pak Rio.. Mbok panggilkan dulu Pak Alfath nyaaa" ucap Mbok Iyem setelah mempersilahkan Rio untuk duduk, Rio hanya mengangguk mengerti.


Mbok Iyem lalu mengetuk pintu kamar Alfath dan Nisa yang kini menjadi sementara di kamar bawah bersama Baby Arkana.


"Ttttooookkk... Tttoookkk..." suara ketukan pintu


Kemudian Alfath membuka pintu kamarnya, dan melihat keberadaan Mbok Iyem. Ia sudah tahu pasti akan memberi tahu bahwa Rio datang.


"Rio datang ya Mbok.." ucap Alfath mendahului


"Iya Pak.." jawab Mbok Iyem dengan senyum lebar menahan tawanya


"Oh iya Mbok, istri saya masaknya masih lama gak?" tanya Alfath


"Sepertinya tidak Pak.. Kenapa?" jawab Mbok Iyem


"Tidak apa-apa, ya sudah buatkan Rio minuman yaaa" ucap Alfath


Mbok Iyem berlalu ke dapur, Alfath berjalan keruang tamu.


"Bapak.. ada apa Pak menyuruh saya kesini?" tanya Rio ketika melihat bosnya datang


"Ada yang ingin saya bicarakan dengan kamu, nanti saya jelaskan diruang kerja saya. Sekarang ada istri saya, takutnya keburu selesai masaknya, saya tidak ingin ia mendengarnya dulu..." ucap Alfath sedikit berbisik

__ADS_1


Rio begitu faham maksud dari bosnya itu, sudah ia duga ini adalah masalah yang cukup besar dan menyangkut perasaan istri dari bosnya itu.


__ADS_2