
Nisa dan Alfath bergegas meninggalkan Panti, untuk membeli beberapa pakaian keperluan bayi penghuni baru panti itu.
Nisa langsung naik kedalam mobil, dimana Alfath sudah duduk dikursi kemudi.
Alfath langsung menjalankan mobilnya sewaktu Nisa sudah naik, menuju Mall terdekat.
"Mas, pengen deh mengurus Yusuf dan Khadijah layaknya anak kita sendiri" ucap Nisa mengungkapkan keinginannya itu
"Kenapa begitu sayang? Yusuf dan Khadijah kan sudah banyak yang sayang di Panti" jawab Alfath
"Ya gak apa-apa mas, karena kan mereka bener-bener masih bayi merah pasti akan menganggap kita orangtua kandungnya sendiri bila sudah besar nanti" Ucap Nisa memberikan alasannya
"Iya sayang, boleh saja. Kita jugakan masih menanti anak kita sendiri" jawab Alfat
"eh tapi kita harus menundanya terlebih dahulu, karena sekarang kita akan pulang ke Inggris" ucap Alfath lagi
"Oh iya juga ya Mas" jawab Nisa
__ADS_1
Alfath terus mengemudikan mobilnya kearah Mall terdekat dari Panti. Sesampainya di Mall, Alfath memarkirkan mobilnya, lalu menaiki Lift bersama Nisa untuk mencari baby shop.
Nisa dan Alfath jalan dengan bergandengan, terus melihat semua toko seraya mencari baby shop.
Tak begitu lama akhirnya Nisa dan Alfath menemukan Baby Shop besar serba ada untuk semua kebutuhan bayi, kemudian Nisa dan Alfath masuk kedalam.
"Masyaallah lucu-lucu sekaliiii" ucap Nisa frontal dengan ekspresi gemasnya
"Iya sayang" Jawab Alfath sembari terus mengikuti langkah Nisa yang berpindah-pindah
"Mas ini bagus gak?" tanya Nisa pada Alfath sembari menunjukan baju overall berukuran 6-12 month
Nisa lalu memanyunkan bibir dibalik cadarnya. Tiba-tiba seorang pegawai menghampiri Nisa dan Alfath, hendak menawarkan bantuan.
"Ada yang bisa saya bantu Pak, Bu?" tanyanya dengan sangat ramah
"Kami ingin semua baju, celana dan beberapa kain bedong untuk bayi baru lahir, Mbak" jawab Nisa dengan cepat
__ADS_1
"Baik Bu, mari ikuti saya, sebelah sini" ucap pegawainya sembari menunjukan jalannya
Nisa dan Alfath memutuskan untuk membeli semua perlengkapan bayi itu dengan menanyakan pada sang pegawai toko, karena takut salah, karena memang Nisa dan Alfath belum punya pengalaman.
Pegawai toko juga memberitahu untuk membeli baju dengan ukuran yang tidak ngepas.
"Ini ukuranya ada yang lebih kecil gak Mbak?" Tanya Alfath
"Untuk bayi new born, lebih baik dengan ukuran yang aga besar Pak, Bu. Soalnya kan bayi new born akan lebih cepat tumbuh kembang badannya" jelas pegawai baby shop panjang lebar
Alfath dan Nisa akhirnya memutuskan membeli semua yang disiapkan oleh pegawai baby Shop itu, kemudian membayarnya dikasir. Alfath dan Nisa meninggalkan toko itu, lalu Alfath mengajak Nisa untuk berbelanja apapun yang diinginkan Nisa, dan untuk makan bersama.
Alfath sangat memanjakan Nisa, mereka berjalan layaknya yang sedang pacaran, Nisa dengan erat berpegangan tangan dengan suaminya itu. Nisa membeli beberapa kosmetik yang selalu ia pakai, baju untuk persiapan musim dingin di Inggris, juga beberapa pakaian, setelah belanja Alfath dan Nisa menuju sebuah restoran yang Alfath rasa cukup enak. Nisa memesan beberapa makanan dan minuman untuk mereka berdua.
Setelah datang makanannya, Nisa dan Alfath sangat menikmati makanan itu sampai habis. Alfath dan Nisa tidak langsung meninggalkan tempat makan itu, tiba-tiba ada seorang wanita separuh baya yang menghampiri dan menyapa Alfath seolah sudah mengenal Alfath.
"Assalamu'alaikum Nak Alfath" Sapanya dengan sopan
__ADS_1
"Walaikumsalam" jawab Alfath dan Nisa berbarengan
Alfath dan Nisa saling pandang, menandakan mereka berdua bertanya-tanya dengan wanita separuh baya yang ada didepannya ini siapa. Wanita itu hanya terus menebar senyum ramahnya, sembari terus melihat kearah Alfath dan Nisa bergantian.