Bunga Dari Surga

Bunga Dari Surga
eps. 86~


__ADS_3

Nisa dan Alfath akhirnya menginap di hotel milik Firman itu. Waktu semakin sore, setelah Nisa dan Alfath berganti pakaian, lalu mereka melaksanakan sholat ashar. Setelah itu Alfath memutuskan untuk mengajak Nisa berkeliling dan melihat keindahan dari fasilitas yang dimiliki hotel firman itu.


Pertama Nisa diajak Alfath untuk melihat danau buatan disana, dan menaiki perahu berbentuk angsa.


"Waaaah seru banget ya Mas" ucap Nisa kagum


"Iya sayang, tempat ini sangat recomended untuk liburan keluarga" jawab Alfath


"Iya bener banget yaaa, kalau bawa anak kecil juga pasti merasa nyaman karena tempatnya juga ramah anak" ucap Nisa lagi


Setelah berkeliling danau, Alfath mengajak Nisa untuk melihat koleksi binatang dan burung yang dipelihara di hotel ini, bisa disebut mini zoo tapi memang tidak banyak hewan langka seperti dikebun binatang pada umumnya.


"Mas, Firman itu hebat ya bisa memikirkan juga seperti ini" ucap Nisa sembari melihat-lihat burung dalam kandangnya


"Iya sayang, Mas juga gak nyangka kalau dia bisa kepikiran kayak gini. Entah dorongan dari istrinya juga" jawab Alfath


"Bisa jadi Mas. Kan mereka juga punya anak, pasti ingin memberikan liburan yang ramah anak" ucap Nisa menerka-nerka


Waktu semakin larut, Alfath dan Nisa kembali ke kamar hotel. Ternyata disana sudah di siapkan kejutan romantis dari Alfath yang bekerjasama dengan Firman. Nisa sangat tak menyangka.


Dipintu masuk memang tak terlihat ada apa-apa, pas masuk kedalam banyak taburan bunga mawar merah mengarah ke tempat tidur, di tempat tidur sudah ada taburan bunga berbentukan love, juga seikat buket bunga berwarna ungu muda, tidak hanya itu, Alfath mengajak Nisa untuk kehalaman belakang ternyata disana sudah disiapkan lagi makan malam yang begitu romantis, dengan lilin dan bunga, lampu kerlap-kerlip yang sangat cantik juga alunan musik sholawat nabi yang sangat merdu.


"Masya Allah, ini semua dari kamu Mas?" Tanya Nisa dengan sangat kagum


"Iya dong sayang, ini honey moon kita" jawab Alfath tanpa ragu


"Aku suka sekali Mas" jawab Nisa lalu memeluk suaminya itu dengan manja


"Alhamdulillah" ucap Alfath lalu mencium kening Nisa


"Ayoo kita makan malam dulu sayang" ajak Alfath lalu menyiapkan kursi untuk istrinya itu duduk

__ADS_1


Tak disangka-sangka, lagi-lagi Alfath pun sudah menyiapkan kejutan yang lainnya. Di meja samping piring Alfath, ada kotak persegi panjang berwarna merah, ya itu salah satu kejutan juga untuk Nisa.


Alfath langsung menyentuh kotak itu.


"Itu apa Mas?" Tanya Nisa dengan penasaran


"For you" jawab Alfath dengan lembut


Lalu Alfath membuka kotak itu, dan lagi-lagi membuat Nisa sangat kagum


"Masya Allah, cantik sekali" ucap Nisa


"Ini buat Nisa mas?" Tanya Nisa dengan tak percaya


"Iya sayang, maaf jika selama pernikahan kita aku belum memberikan perhiasan untuk istri terbaik ku" jawab Alfath


"Tapi ini pasti begitu mahal Mas" ucap Nisa sembari memandangi kotak tersebut


"Aku juga belum pernah memberikan mu perhiasan, selain dari mas kawin waktu itu. Maaf yaaa sayang" lanjut Alfath


Nisa mendengar ucapan Alfath begitu terharu, air matanya menetes begitu saja. Alfath memberikan kalung berlian putih dengan desain keluaran terbaru dan simple sangat cantik, juga cincin berlian yang pas di jari manis Nisa.


Alfath lalu memakaikannya, dileher juga jari manis Nisa.


"Kamu sangat cantik, sayang" ucap Alfath sembari memandangi istrinya itu


"Mas ini, aku jadi malu" jawab Nisa lalu menundukan pandangannya


Kemudian Nisa dan Alfath menikmati hidangan makan malam mereka dengan begitu romantis, kursi yang asalnya berhadapan, kini jadi bersebelahan karena Alfath ingin duduk disamping istrinya bukan didepan istrinya. Alfath juga menyuapi istrinya dengan penuh kelembutan, begitu juga dengan Nisa, ia menuangkan minuman kedalam gelas Alfath dan menyajikan makanan yang diinginkan suaminya kedalam piring suaminya itu.


Tak bisa dipungkiri, Nisa begitu bahagia, hatinya sangat senang tak tertahankan, ingin rasanya ia langsung menceritakan semua ini pada Umma.

__ADS_1


Malam semakin larut, Alfath mengajak Nisa untuk sholat berjama'ah dulu di kamarnya itu. Saat Nisa hendak masuk kedalam toilet, lagi-lagi Nisa dibuat terkejut, masih ada kejutan didalamnya. Bethup yang di hias oleh taburan bunga berbentuk love lagi, membuat Nisa tak menyangka.


"Masya Allah kejutan ini belum berakhir" ucap Nisa dengan kagum


"Hehe iya sayang. Nanti kita mandi bersama ya" jawab Alfath dengan menggoda


Setelah itu mereka berdua duduk disamping kasur sembari memandangi taburan bunga berbentuk love itu dari sisi atas kasur.


"Mas, kamu kapan mempersiapkan semua ini?" Tanya Nisa penasaran


"Tadi sewaktu kita jalan keluar. Aku menghubungi Firman dan memintanya untuk ini semua tadi sebelum menghubungi Umi, ku kirimkan pesan dulu pada Firman" jawab Alfath sembari tersenyum


"Terus untuk perhiasan ini kapan dibelinya? Kok aku tidak tahu?" Tanya Nisa lagi


"Itu juga melalui ponsel sayang, aku pesan pada teman ku yang membuka toko berlian disini. Itu pesannya sewaktu kemarin sih waktu di masjid, makanya mas lama, waktu itu mas main ponsel dulu hehe" jawab Alfath menjelaskan


"Oh begitu, pantas saja" jawab Nisa


"Mas ini bisa aja deh bikin kejutannya" lanjut Nisa


"Bisa dong hehe" jawab Alfath menggoda


Alfath lalu memberikan buket bunga berwarna ungu muda itu pada Nisa, dengan tak sabar Nisa menghirup aroma wangi dari bunga itu dengan menarik nafas begitu panjang.


"Wangi banget deh, Mas" ucap Nisa kagum


"Iya sayang, alhamdulillah kalau kamu suka" jawab Alfath


Pembicaraan itu berubah, seketika mereka hening. Honey moon yang dimaksud Alfath kini di mulai, tubuh yang telanjang bulat didalam selimut ditaburi bunga yang harum semerbak seperti di taman bunga membuat Nisa begitu menikmatinya.


Malam semakin larut, kini berganti pagi. Sebelum subuh, Nisa dan Alfath sudah bangun dan mandi bersama seperti yang diinginkan Alfath.

__ADS_1


Lagi-lagi Nisa sangat senang, karena berendam dalam air hangat kesukaannya, ditambah dengan taburan bunga diatasnya.


__ADS_2