
Tiba waktunya tim dekorasi datang kerumah Alfath dan Nisa, mereka adalah tim yang bekerja untuk Alfath sudah sangat lama. Ini kali pertamanya mereka bisa kerumah Bosnya, walau dalam rangka tetap bekerja.
Alfath menunjukan kamar mana yang akan di renovasi, dan menggunakan dekorasi yang ramah anak. Tim dekorasi berjumlah 4 orang, 2 pria yaitu Muiz dan Faizal, 2 orang lagi wanita Mita dan Dita.
"Bapak, dan Ibu ingin konsepnya seperti apa?" tanya Mita
"Saya yang penting tentang anak-anak aja sih.." jawab Alfath tanpa berpikir
"iihhh mas ini..." ucap Nisa tiba-tiba
"Maksudnya ingin tema apa gitu, gambar kartun apa kek gitu" lanjut Nisa menjelaskan
Semua tim dekorasi menahan tawanya, karena melihat Alfath yang baru pertama kali mempunyai anak itu masih belum tahu tentang tema kartu anak-anak.
"Kalau boleh tahu, jenis kelamin anaknya apa ya Pak, Bu?" tanya Muiz
"Biar kita kasih pilihan temanya sesuai jenis kelamin, nanti tinggal Bapak dan Ibu pilih" ucap Dita langsung menjelaskan
"Atau enggak hanya sebagai gambaran saja, biar nanti Ibu dan Bapak yang putuskan mau tema apanya...." ucap Faizal menambahkan
"Kita belum tahu pasti perempuan atau laki-laki, soalnya setiap periksa tidak pernah keliatan" jawab Nisa
"Oh begitu, bagaimana kalau kita ambil tema dan warna yang netral saja..." ucap Mita sembari melihat kearah Nisa dan Alfath bergantian
"Boleh juga.." jawab Alfath
__ADS_1
"Gimana sayang?" tanya Alfath pada Nisa
"Boleh, saya setuju..." jawab Nisa cepat
Tim dekorasi semua tersenyum mendengar jawaban Nisa dan Alfath. Dita langsung membuka laptop yang ia bawa dalam tasnya.
Ia memilihkan sebuah file berisi contoh tema dekorasi yang berjudulkan netral.
Tiba-tiba Mbok Iyem menghampiri ke ruang tamu, dan menghidangkan minuman untuk semua para tamu Alfath dan Nisa itu.
"Oh iya Mbok, masakan sekalian untuk tamu saya yaaa..." ucap Alfath
"Baik, Pak.." jawab Mbok Iyem mengerti
Semua tim dekorasi memandang kearah Alfath, sebenarnya bingung dengan ucapan Alfath pada Mbok Iyem.
Semua mengangguk mengerti. Alfath hanya tersenyum.
"Bapak, Ibu ini contoh dekorasi yang temanya netral.." ucap Dita
Nisa dan Alfath langsung menengok kearah laptop yang kini di balikkan ke arah Nisa dan Alfath.
Nisa dan Alfath berdiskusi dengan kemauan mereka, agar sama-sama menyukai tema tersebut.
"Yang ini saja..." ucap Nisa dan Alfath bersamaan
__ADS_1
"Oh baik Pak.." jawab Mita dan Dita cepat
"Tapi warnanya jangan didominan biru gitu semua yaaa..." lanjut Nisa
"Baik Bu..." jawab Faizal
"Untuk masalah warna nanti kita bicarakan lagi setelah jadi pembuatan sketsa temanya ya Pak Bu" ucap Muiz
Sekarang giliran tim dekorasi bekerja, Alfath dan Nisa membiarkan mereka semua bekerja. Sekarang Nisa dan Alfath memutuskan untuk kehalaman depan rumah, untuk sekedar berjemur matahari pagi dan menyiram tanaman. Semenjak hamil besar Nisa menyukai berjemur dibawah matahari pagi, Nisa yang jarang keluar rumah jadi tak pernah terpapar matahari langsung, makanya setiap pagi Nisa selalu menyempatkan diri untuk berjemur matahari pagi.
Waktu sudah menunjukan pukul 11.00 siang, Nisa dan Alfath sudah kembali masuk ke dalam rumah. Nisa dan Alfath sedang menikmati camilan, Nisa yang lebih sering merasa lapar jadi harus terus ngemil sebelum waktunya makan siang. Tiba-tiba, Faizal memanggil Alfath dan Nisa.
"Permisi Pak, Bu... kami sudah selesai membuat sketsa" ucapnya dengan sopan
Alfath dan Nisa bangkit dari duduknya, lalu menghampiri tim dekorasi yang berada diruang tamu.
"Ini sketsa hasil diskusi kami Pak, Bu..." ucap Mita sembari menunjukan notebook miliknya
"Bagaimana pendapat Bapak dan Ibu?" tanya Dita
Alfath dan Nisa belum bisa menjawab, karena masih mempelajari desain yang mereka buat.
"Kira-kira ini adalah desain yang akan kami terapkan kalau Bapak dan Ibu sudah setuju" ucap Muiz dengan sopannya
"Mari kita lihat dulu kedalam ruangan kamarnya... jelaskan pada kami disana" ucap Alfath lalu bangkit
__ADS_1
Nisa dan Alfath berjalan menuju kamar yang akan di renovasi untuk mengetahui lebih jelas dimana saja tempat barang yang akan diletakan.