Bunga Dari Surga

Bunga Dari Surga
eps. 61~


__ADS_3

Nisa kembali berfikir.


"Jangan dulu sekarang Mas, kan kita mau pergi dulu bukan?" Jawab Nisa


"Iya sih" Jawab Alfath juga berfikir


"Iya mending jangan dulu saja, dia kan belum kita kenal sepenuhnya. Biar nanti selama kita pergi, kita kunci kamar kita dan ruang kerja ku saja. Rumah kita biar Rio dan Lia yang ngecek" jelas Alfath


"Iya mas" jawab Nisa


Waktu terus berlalu, hari terus berganti. Hari ini hari senin, tepat Nisa dan Alfath menjalani pernikahannya selama 1 bulan.


Semua kondisi sudah Normal seperti biasa, Nisa yang kembali sehat, Alfath yang juga tetap sehat dan kembali melakukan pekerjaannya seperti biasa, dan selama ini Nisa hanya diam dirumah banyak istirahat.


Kini waktu sarapan, Nisa sudah menyiapkannya diatas meja makan. Alfath baru turun karena sudah mempersiapkan berkas-berkas terlebih dahulu.


"Selamat pagi istriku sayang" ucap Alfath lalu menghampiri Nisa merangkul pinggang Nisa dan mencium kening Nisa

__ADS_1


"Selamat pagi suamiku" Jawab Nisa begitu senang dengan sikap suaminya yang selalu romantis.


Sarapanpun berlangsung, sampai Alfath menghabiskan cappucino kesukaannya. Nisa lalu membereskan semua yang diatas meja karena sudah selesai sarapan. Tiba-tiba ponsel Alfath berbunyi. Rio menghubungi Alfath pagi-pagi begini.


"Assalamau'alikum Pak" ucap Rio mendahului


"Walaikumsalam, Ada apa?" tanya Alfath penasaran kenapa asistennya menghubungi pagi-pagi sekali


"Masjid di desa Sukamulya sudah selesai pembangunan, dan akan diresmikan. DKM masjid dan Pak Camat mengundang kita, katanya Pak Alfath bisanya hari apa agar dibuatkan acara" jelas Rio panjang lebar


"Aku tidak ada kegiatan penting hari ini. Bagaimana kalau hari ini saja?" jawab Alfath


"ya sudah, besok saja kalau gitu. Kamu urus untuk jamuan makanan dan bagi sembako ya" Ucap Alfath


Lalu Alfath mengakhiri sambungan telepon itu. Nisa yang kembali dari dapur menghampiri Alfath yang masih duduk di meja makan.


"Mas, ada apa?" tanya Nisa dengan lembut

__ADS_1


"Itu sayang, Masjid yang di desa Sukamulya sudah rampung pembangunan. Besok bersiap ya untuk ikut melihat, dan acara peresmiannya" ucap Alfath menjelaskan


"Asiiikkk gak sabar aku mas" jawab Nisa dengan gembira


"Iya sayang, besok juga aku ingin sekalian pembagian sembako untuk warga disana, sekalian kita bersedekah" ucap Alfath lagi menjelaskan


"Baik mas" jawab Nisa


Nisa memang sudah tahu kalau suaminya ini adalah orang yang dermawan, pernikahan Nisa dan Alfath memang baru sebulan tapi banyak sekali orang baru yang Nisa temui menceritakan kebaikan Alfath pada Nisa, hampir tak pernah Nisa mendengar satu keburukan dari suaminya itu. Bahkan Alfath selalu mengadakan pengajian anak yatim dirumahnya sebulan sekali, dan Nisa baru diberitahu waktu sebelum acara waktu itu.


"Oh iya Mas, Nisa sebenarnya kesal hanya berdiam diri dirumah. Apa boleh Nisa melakukan kegiatan lain diluar? Misalnya ikut pengajian ibu-ibu komplek gitu?" Tanya Nisa


"Boleh dong sayang. Tapi dikomplek kita disini tuh semuanya orang sibuk, bahkan banyak rumahnya yang hanya diisi oleh asisten rumah tangganya, makanya jarang ada acara-acara seperti itu" jawab Alfath


"Bagaimana kalau kamu Mas anter ke panti saja, kamu bisa menjadi guru disana, mengajarkan anak-anak, atau sekedar bermain bersama nenek-nenek dan kakek-kakek" Lanjut Alfath memberi saran


"Baik Mas, Nisa mau" jawab Nisa gembira

__ADS_1


Akhirnya Alfath sebelum kekantor mengantarkan Nisa ke Panti Asuhan, memang lumayan jauh dari rumahnya, tapi tidak begitu jauh dari kantornya. Nisa yang begitu senang dengan anak-anak, lalu disambut gembira oleh semua anak panti disana. Penghuninya lumayan banyak, jadi pengurusnyapun lumayan banyak, karena memang disatukan dengan orangtua lanjut usia yang tidak memiliki keluarga, hanya saja bangunan yang dipisah takut orangtua semua terganggu oleh bisingnya anak-anak.


__ADS_2