Bunga Dari Surga

Bunga Dari Surga
eps. 58~


__ADS_3

Alfath lalu mendorong kursi roda yang Nisa tumpaki, keruang periksa dokter kandungan.


Disana dokter kandungannya sudah menunggu kedatangan Nisa dan Alfath. Kebetulan dokter spesialis kandungannya adalah perempuan, namanya dr. Naya.


Nisa lalu dibaringkan dikasur periksa, dibantu oleh Alfath dan seorang suster.


"Siap ya bu" ucap dr. Naya dengan sangat ramah


"Iya dok" Jawab Nisa dengan suara gemetar


Lalu suster membantu membuka baju Nisa sampai terlihat perut bagian bawah puser, dan mengoleskan Gel. Lalu dokter menempelkan sebuah alat USG ke perut Nisa dan mulai terlihat isi rahim Nisa.


"Bu, sepertinya memang ada tanda-tanda untuk hamil, tapi belum terlalu jelas terlihat" Ucap dr. Naya menjelaskan


"Ini baru hanya ada gumpalan darah yang mulai mengental, masih keadaan yang sangat rawan" tambah dr. Naya


Alfath mendengar itu semua sangat senang, walau memang belum pasti Nisa positif hamil. Begitu juga dengan Nisa, Nisa sangat berdebar mendengarnya, Nisa juga sangat berharap.


"Untuk hasil positif atau tidaknya saya menyarankan untuk Bu Annisa memeriksakannya kembali bulan depan, sewaktu merasa telat menstruasi yaaa" Ucap dr. Naya lagi

__ADS_1


"Baik dok. Saya memang belum telat menstruasi, malah sebelum menikah saya baru selesai menstruasi" Jawab Nisa juga menjelaskan keadaannya.


"Oh begitu ya Bu, berarti awal menikah ibu sedang masa subur, bagus itu. Bisa hamil cepat Bu, insyaallah." Ucap dr. Naya lagi


"Saya sarankan untuk minum susu penambah asam folat dulu saja ya bu, diminum sehari 2 kali, dan banyak istirahat ya bu. Jangan lupa selalu dibahagiakan ya Pak" Lanjut dr. Naya kepada Alfath juga


"Baik Bu" Jawab Nisa dan Alfath


Lalu Nisa dan Alfath keluar dari ruangan dr. Naya, Nisa minta untuk diajak jalan-jalan ke taman yang ada di Rumah Sakit. Alfath menurutinya. Taman itu penuh dengan rumput hijau, pepohonan, dan bunga yang warna-warni membuat Nisa begitu nyaman disana.


"Udaranya sangat sejuk yaaa" ucap Nisa lalu menarik nafas dalam-dalam


Nisa dan Alfath menikmati udara disana tak begitu lama.


"Mas, aku ingin pulang" ucap Nisa tiba-tiba


"Iya sayang, ayo kita ke kamar rawat dulu, setelah diperiksa oleh dokter kalau dibolehkan pulang, mari pulang" jawab Alfath menenangkan


Alfath mendorong kursi roda Nisa kearah kamar rawat lagi. Setelah sampai, Alfath membantu untuk Nisa berbaring dikasur lagj.

__ADS_1


"Aku bosan sekali mas, tidak melakukan apa-apa disini" Ucap Nisa merengek


"Iya sayang, nanti juga sudah dirumah kamu istirahat juga" jawab Alfath


"Banyak istirahat ya istriku sayang, demi calon baby kita" lanjut Alfath sembari mengelus perut Nisa


"Iya mas" Jawab Nisa sembari tersenyum penuh harap


Tak berapa lama, datang dokter untuk periksa keadaan Nisa. Semua hasilnya sudah bagus dan tidak ada masalah.


"Alhamdulillah Pak, istri Bapak sudah membaik, dan boleh pulang" Ucap dokter setelah memperiksa kondisi Nisa


"Alhamdulillah" jawab Nisa dan Alfath berbarengan


"Terimakasih banyak ya dok" ucap Alfath lagi


"Iya Pak. Oh iya ini ada beberapa obat yang perlu ditebus untuk persediaan dirumah, dan diminum jika perlu saja" Jelas Dokter sembari memberikan selembar kertas resep


Nisa dan Alfath lalu berkemas untuk bersiap pulang. Nisa sudah siap untuk pulang, dan duduk dikursi roda untuk masuk kedalam mobil. Tapi mereka tidak langsung pulang, Alfath melunasi sisa pembayaran rumah sakit terlebih dahulu, lalu bergegas mendorong Nisa kearah mobil mereka yang sudah disiapkan security didepan pintu keluar Rumah Sakit.

__ADS_1


__ADS_2