Bunga Dari Surga

Bunga Dari Surga
eps. 37~


__ADS_3

Nisa dan Alfath sholat Ashar berjama'ah dikamar mereka. Nisa kini terpaksa harus menuruti perintah Alfath untuk memeriksakan dirinya kedokter.


Kali ini Alfath yang meminta dokternya untuk datang kerumahnya, ditemani oleh Rio asisten pribadinya.


Dokter diajaknya masuk kedalam, karena Nisa sedang berbaring dikamarnya dilantai atas.


Rio menunggu diruang tamu sendirian.


"hasil pemeriksaan sih bagus, tidak ada masalah" ucap dr. Marwah


"Istri saya sering mual muntah dok, semenjak dari waktu kami diperjalanan ke Surabaya, dan sekarang masih saja apa karena kelelahan?" tanya Alfath panjang lebar


"bisa saja pak. Tapi istri anda kondisi perutnya tidak kembung" jawab dr. Marwah


"Iya dok, istri saya juga mual karena hal sepele seperti bau parfum yang menyengat, bau bawang yang menempel ditangan, dan masa mual setelah kami berhubungan intim" jelas Alfath


Nisa sebenernya sangat malu saat Alfath menceritakan itu semua. Nisa hanya terdiam tak bicara sepatah katapun karena sangat merasa malu pada dr. Marwah itu.


"Bisa kemungkinan Istri Bapak mengalami gejala mabuk karena hamil muda, ngidam gitu pak" jawab dr. Marwah


"apa iya dok? kami baru menikah 5 hari" jawab Alfath tak ingin menerka-nerka


"bisa saja, kapan bu Annisa terakhir haid?" tanya dr. Marwah pada Nisa yang sedang berbaring

__ADS_1


"7 hari yang lalu dok, sebelum kami menikah" jawab Nisa dengan cepat


"tuh tentu saja bisa, karena sekarang adalah masa subur dari siklus haidnya Bu Annisa" jelas dr. Marwah


"oh begitu ya" jawab Alfath sembari senyum-senyum kegiringan


"yasudah kalau penasaran nanti periksa saja menggunakan tespek. Untuk sekarang saya beri obat mual yang aman untuk ibu hamil juga ya, nanti setelah hasil tespeknya positif segera konsultasi dengan dokter spesialis kandungan ya bu Annisa" jelas dr. Marwah panjang lebar


"baik dok" jawab Nisa dengan lesu


"baik dok, terimakasih banyak" ucap Alfath dengan cepat setelah Nisa


Lalu dr. Marwah diantar Nisa dan Alfath untuk turun kebawah, untuk pulang.


"Bagaimana hasil pemeriksaan dokternya pak? apa tidak ada masalah?" tanya Rio pada Alfath yang sedari tadi senyum-senyum terus


"tidak, kemungkinan istri saya hamil. Doakan yang terbaik ya" jawab Alfath sembari terus mengumbar senyum


"Aaammmiiinnn, insyaallah ya Pak" ucap Rio mengaminkan.


Setelah sampai diteras rumah, dr. Marwah kembali berbicara pada Nisa


"jangan lupa banyak istirahat ya, Bu" ucap dr. Marwah sembari menyalami Nisa

__ADS_1


Sementara Rio sudah masuk kedalam mobil dan menyalakan mesin mobilnya


"oh iya satu lagi, bapak juga ketika berhubungan intim kalau istrinya positif hamil jangan mengeluarkan spermanya didalam ya, karena membahayakan janin dan pasti mual ke ibunya" jelas dr. Marwah lagi


"baik dok" jawab Alfath sembari tersenyum, sekarang membuat Alfath malu sendiri


Begitu juga dengan Nisa. Nisa sangat merasa malu dengan hal ini. Setelah mobil yang Rio kendarai melaju menjauhi rumah Alfath, Nisa dan Alfath masuk kembali kedalam rumah.


"Mas, ih aku malu. masa menceritakan hubungan badan" ucap Nisa dengan nada yang manja


"tidak menceritakan hubungannya sayang, hanya tentang mualnya hehe" jawab Alfath menggoda Nisa


"iihhh kamu ini" ucap Nisa lalu memeluk tubuh Alfath.


Mereka bedua kini duduk di halaman belakang, sembari memperhatikan air kolam renang. Alfath yang sembari menyenderkan badannya ke sofa, tiba-tiba ingin makan makanan yang berkuah dan pedas.


"Sayang, aku ingin sekali memakan makanan yang berkuah, pedas dan hangat. Makan apa yaaa?" tanya Alfath meminta saran pada Nisa


"makan bakso yuuu mas, aku ingin sekali bakso dengan bihun" ucap Nisa


"boleh juga, ayooo. Kita mau makan diluar apa pesan dirumah saja?" tanya Alfath menawarkan


"aku tidak ingin kemana-mana mas. Ingin dirumah saja" jawab Nisa dengan cepat

__ADS_1


"ya sudah aku pesan saja ya" ucap Alfath lalu membuka Aplikasi send food online


__ADS_2