Bunga Dari Surga

Bunga Dari Surga
eps. 68~


__ADS_3

Nisa dan Alfath yang sudah selesai sholat isya bersama, lalu memutuskan untuk packing keperluan mereka secara bersama-sama kedalam koper. Alfath yang sudah berpengalaman bepergian keluar negri, dan kekampung halamannya itu lebih mengerti apa yang harus disiapkan dan dibawa. Nisa pun menuruti semua perkataan Alfath, untuk barang apa saja yang hendak dibawa.


Nisa akhirnya beres memasukan keperluan Alfath dan dirinya dalam 2 koper berbeda berukuran sedang, dan Nisa berencana akan membawa tas tangan yang biasa ia bawa untuk makeup, dan beberapa barang penting lainnya, hanya itu saja yang akan dibawa nantinya.


Sebelum tidur, Alfath memastikan tiket keberangkatan mereka pada Rio, ternyata semua sudah siap, dan penerbangan dijadwalkan jam 08.30 pagi.


Malam semakin larut, Alfath mengajak Nisa untuk tidur karena takut besok kurang vit. Lagi-lagi Nisa sudah terbayang untuk bepergian, membuatnya jadi tak sabar, malah membuat ia susah tidur. Nisa yang gelisah tidur dengan membolak-balikan badannya, membuat Alfath merasakannya.


"Sayang, belum tidur yaaa?" tanya Alfath yang lebih tenang dari pada Nisa


"Iya nih Mas, aku selalu begitu kalau hendak bepergian" jawab Nisa dengan membalikan badannya jadi menghadap Alfath

__ADS_1


"Kita sholawatan aja yuuu, nanti lama-lama juga ngantuk" ucap Alfath membuat tenang


Alfath memulai terlebih dahulu, melantunkan sholawat dengan nada yang sangat merdu, sembari memeluk istrinya itu. Nisa yang mendengarnya begitu terpana karena baru kali ini ia benar-benar mendengar suara merdu suaminya itu.


Lama kelamaan Nisa nyenyak dipelukan Alfath.


Malam berganti pagi, Nisa dan Alfath seperti biasa sholat subuh berjama'ah lalu mandi dan menyiapkan sarapan bersama.


"Lumayan lama sayang. Nanti kamu tidur saja beristirahat yaaa supaya tidak mabuk perjalanan juga" jawab Alfath sembari menggoda


"Iiihh Mas ini. Mudah-mudahan Nisa gak sampai mabuk perjalanan lagi deh" ucap Nisa sembari meninggalkan Alfath dimeja makan untuk mencuci piring kotor

__ADS_1


Alfath dan Nisa sudah bersiap untuk berangkat, tak begitu lama Rio sudah datang untuk mengantarkan Alfath dan Nisa ke Bandara Surabaya dengan tujuan London.


Setelah itu mereka langsung berangkat, karena Nisa sudah begitu tak sabar.


Rio sudah memarkirkan mobilnya, dan hendak membantu semua barang bawaan Bosnya itu. Penerbangan sudah hampir sebentar lagi, Nisa dan Alfath sudah masuk kedalam untuk pemeriksaan, sementara Rio sudah kembali untuk bekerja ke kantor.


Selama diperjalanan Nisa begitu antusias, kali ini Nisa sangat menikmati perjalanannya. Perjalanan yang memakan waktu yang cukup lamapun tak ia hiraukan. Ia menghabiskan waktu dengan membaca buku, dan bercerita kesuaminya itu. Setibanya mereka di London, Nisa sangat tak menyangka bisa menginjakan kakinya di negri orang. Mereka sampai tepatnya tengah malam waktu London, Alfath memutuskan untuk tidak merepotkan Umi dan Papa, jadi Umi dan Papa tidak menjemput di Bandara karena waktu sudah begitu malam. Alfath mengajak Nisa untuk makan terlebih dahulu, lalu menaiki Taxi menuju rumah orangtuanya.


Waktu sudah memasuki subuh, Nisa dan Alfath baru sampai kerumah Umi dan Papa. Tepatnya rumah yang sederhana, tapi nyaman dengan adanya halaman yang sangat luas.


Setibanya Alfath dan Nisa, Umi dan Papa hendak melaksanakan sholat subuh, Nisa dan Alfath juga langsung melaksanakannya berjama'ah bersama. Umi dan Papa sangat senang akhirnya anak dan menantunya datang. Selepas sholat Alfath dan Nisa memutuskan untuk beristirahat tidur sebentar.

__ADS_1


"Ya sudah kalian istirahat dulu saja. Nanti siang kita berbincang" ucap Umi dengan logat khas melayunya


__ADS_2