
Nisa yang sedang memasak tidak mendengar bel rumah mereka berbunyi. Alfath yang sedang bekerja dengan laptopnya dihubungi oleh Rio dan diberitahu bahwa Rio dan Lia sudah datang dan menunggu diteras rumah sedari tadi.
Alfath segera membukakan pintu untuk mereka, setelah itu Alfath menyuruh mereka untuk duduk dulu diruang tamu, tapi Alfath meninggalkan mereka dan menuju dapur.
"Sayang, rekan kerjanku sudah datang" ucap Alfath mengagetkan Nisa yang sedang menggoreng
"oh ya? Aku tidak mendengar bel berbunyi" jawab Nisa sembari membalikan yang ia goreng
"iya tak apa. kamu mau bertemu mereka dulu sebelum mereka meeting bersamaku" ucap Alfath lagi sembari menyiapkan minuman untuk tamunya
"boleh mas. Sebentar ya ini tanggung, itu minuman biar aku yang bawakan" jawab Nisa dengan lembut
"baik istriku, lanjut aja dulu gorengnya" ucap Alfath sedikit menggoda lalu memeluk Nisa dari belakang
"eh mas kan ada tamu, malu nanti dilihat mereka" ucap Nisa sembari senyum
"tidak dong, mereka kan diruang tamu hehe" jawab Alfath dengan cepat sembari tertawa kecil, lalu mencium pipi Nisa
"masyaAllah suamiku" ucap Nisa sembari mengelus balik pipi Alfath
"ayo kita masuk kedalam, aku sudah selesai. Tinggal dihidangkan saja" lanjut Nisa sembari membawa nampan berisi dua gelas minuman itu
Alfath yang terus menggoda Nisa sewaktu berjalan, membuat Nisa tertawa-tertawa kecil. Hingga terlihat oleh Rio dan Lia. Membuat Lia jadi berbisik pada Rio
"mereka terlihat bahagia sekali yaaa" ucap Lia pelan
"iya, sibos sangat menyayangi istirnya itu" jawab Rio juga dengan berbisik pada Lia
__ADS_1
Nisa dan Alfath sampai diruang tamu, Nisa menghidangkan minuman itu pada kedua tamu suaminya itu.
"silahkan diminum" ucap Nisa sangat anggun dan terlihat senyum dibalik cadarnya.
"terimakasih bu" ucap Rio sembari menerima minuman itu
"terimakasih maaf merepotkan bu" disambung dengan ucapan Lia
"tidak repot kok. Maaf jamuannya hanya seadanya" jawab Nisa lembut dan duduk disamping Alfath
"ini istriku, yang kemarin aku nikahi. Sekarang dia tinggal dirumah ini bersamaku. Jadi tolonglah jika istriku meminta bantuan" Ucap Alfath menjelaskan
"ohhh pantas saja sibos tadi kepasar tradisional" batin Rio
"baik pa" jawab Rio dan Lia berbarengan
"mari pak" jawab Rio
"dibawa saja minumannya" lanjut Alfath
"Sayang, kita bekerja dulu ya" ucap Alfath pada istrinya sembari mengelus kepalanya dengan lembut
"iya mas" jawab Nisa sembari mengikuti Alfath bangkit
Alfath, Rio dan Lia langsung menuju halaman belakang depan kolam renang itu. Sementara Nisa kembali kedapur untuk menghidangkan makanan dimeja makan. Nisa mencium tangannya yang masih bau bawang karena sudah memotong bawang, tiba-tiba merasa mual.
"uuuwweeeek" Nisa yang mual mengeluarkan suara seperti akan muntah
__ADS_1
"astagfirullah kok baunya gak enak begini ya padahal tadi gak kenapa-kenapa" tanya Nisa pada diri sendiri
Lalu Nisa mengambil segelas air putih hangat untuk ia minum, lagi-lagi malah membuatnya mual.
"astagfirullah kok air minum begini saja jadi tidak enak ya rasanya" ucap Nisa lagi-lagi ia ingin muntah, tapi yang keluar hanya air dari mulutnya
Nisa langsung menghidangkan makanan yang ia masak ke meja makan, ia memasak capcay udang, bakwan jagung, dan ayam balado. Semua sudah siap disantap.
Nisa juga sudah menyiapkan minumannya.
Setelah dirasa siap Nisa bermaksud untuk melihat Alfath yang sedang bekerja itu dan mengajaknya untuk makan, baru sampai pintu keluar halaman belakang tiba-tiba Nisa mencium aroma parfum yang terhembus angin masuk kedalam rumah, lagi-lagi Nisa merasa mual.
"uuuuuwwweeeek" Nisa lagi-lagi ingin muntah dan kembali kedapur.
Nisa yang sedang berlari kecil dan menjauh dari pintu itu terdengar oleh semua dari halaman belakang
"Nisaaa" ucap Alfath panik
"iya pak, istri bapak kenapa?" tanya Lia
"apa istri bapak sedang sakit?" tanya Rio juga karena mendengarnya
"Sebentar yaa kalian lanjut saja" ucap Alfath tidak menjawab pertayaan Rio dan Lia lalu menyimpan kertas yang ia pegang diatas meja lalu berlari mengejar Nisa
"Nis, kamu kenapa?" tanya Alfath sedikit berteriak karena mencari keberadaan Nisa
"aku disini mas" ucap Nisa karena tau suaminya itu mencari
__ADS_1