
Tim dekorasi menjelaskan letak barang yang akan mereka buat untuk kamar sang buah hati. Alfath dan Nisa pun sudah menyetujuinya. Alfath ingin kamar itu juga bisa di gunakan untuk Alfath dan Nisa tidur tidak hanya untuk kamar si buah hati, hanya saja nanti setelah besar kamar itu bisa digunakan untuk anaknya sendiri.
Alfath dan Nisa menjamu tim dekorasi semua untuk makan siang bersama, dan sholat dzuhur berjama'ah di mushola halaman belakang rumahnya. Setelah sholat bersama, semua berdiam dulu dihalaman belakang rumah Nisa dan Alfath itu, sembari menikmati camilan, teh dan kopi yang dibuat oleh Mbok Iyem.
"Kira-kira kapan akan dimulai renovasinya?" tanya Nisa membuka obrolan
"Besok akan dimulai bu.." jawab Faizal cepat
"Iya Bu, besok yang akan dilakukan penggantian dulu warna cat dan melukis desainya" jawab Mita lebih jelas
Nisa mengangguk mengerti, begitu juga dengan Alfath.
"Kalau untuk kasur dan segala macam perabotannya gimana?" tanya Nisa lagi
"Kalau untuk itu, bisa kami yang belikan tetap sesuai keinginan Ibu dan Bapak. Atau tidak Ibu dan Bapak yang belanja sendiri langsung.." jawab Dita
Nisa langsung mengarah pada suaminya itu, untuk mengajak diskusi masalah itu.
"Jadi gimana Mas? kita beli sendiri apa gimana nih Mas?" tanya Nisa langsung pada suaminya
"Mas sih gimana kamu aja, sayang. Kalau kondisi kamu tidak memungkinkan untuk bepergian, biarkan mereka saja yang membelikan, tetap kok mereka akan mengikuti semua kemauan kita" jawab Alfath panjang lebar
__ADS_1
"Tapi aku ingin sendiri yang membelinya langsung, gak sabar rasanya..." ucap Nisa
"Ok kalau gitu..." jawab Alfath cepat
"Aku juga banyak keperluan yang harus dibeli Mas..." ucap Nisa lagi
"Iya sayang, nanti kita cari sekalian yaaa" jawab Alfath sangat lembut
Waktu sudah semakin sore, tim dekorasi sudah pulang kembali ke kantor untuk cek roll absensi dan laporan. Walau bekerja di rumah bosnya tetap harus membuat laporan di kantor.
Keesokan harinya, Nisa dan Alfath akan pergi kesebuah mall setelah sarapan pagi.
"Mbok, untuk nanti siang tidak usah memasak untuk kami. Masak saja untuk tukang yang sedang bekerja merenovasi kamar yaaa..." ucap Nisa
"Mereka hanya 3 orang Mbok, nanti disiapkan saja minuman dan camilannya" ucap Alfath memberitahu
"Baik Pak.." jawab Mbok Iyem
"Kenapa saya tidak perlu memasak untuk Bapak dan Ibu? Bapak dan Ibu mau kemana?" tanya Mbok Iyem penasaran
"Kami akan berbelanja keperluan untuk kamar juga keperluan bayi kami Mbok.." jawab Nisa memberitahu
__ADS_1
"Saya juga akan mempersiapkan apa saja untuk lahiran nanti..." lanjut Nisa menambahkan
"Oh iya Bu, hati-hati ada barang yang tertinggal tidak terbeli Bu. Saya sarankan harus di daftar dari sekarang" ucap Mbok Iyem
"Oh iya juga yaaa.." jawab Nisa sembari berpikir
"Iya sayang, Mbok Iyem benar" ucap Alfath mengiyakan ucapan Mbok Iyem
Nisa kemudian membuat catatan daftar belanja yang harus ia beli nantinya karena takut ada yang tertinggal.
Waktu menunjukan pukul 8 pagi, 3 orang tukang yang akan merenovasi kamar sudah datang, dan sudah ditunjukan kamar yang akan di renovasi.
Setelah semua tukang mengerti dengan pekerjaannya, Alfath dan Nisa pergi menuju Mall untuk berbelanja semua keperluan yang mereka cari.
------------------------------------------------
Halloooo kakak-kakak readers...
Terimakasih yang masih setia membaca Novel Bunga Dari Surga ini. Jangan lupa like, koment dan juga vot pointnya yaaa 😉
Author juga akan menulis novel baru berjudul "Scary Me!"
__ADS_1
Jangan lupa mampir yaaa, cocok buat yang suka cerita seram 😁