Bunga Dari Surga

Bunga Dari Surga
eps. 54~


__ADS_3

Ruang tunggu dan Resepsionis disulap oleh Rio untuk menjadi ruang layaknya gedung aula seperti restoran untuk sebuah acara makan siang bersama. Nisa dan Alfath yang melihatnya begitu kagum, semua dapat selesai ditangan Rio, sementara Lia dibantu oleh office girl untuk menyiapkan hidangannya disebuah meja, dan beberapa hidangan penutup juga minuman.


Kantor seketika ditutup untuk umum.


"Bagus gak sayang?" tanya Alfath sembari menggandeng Nisa


"Bagus kok mas" jawab Nisa dengan kagum


Rio dan Lia memang karyawan yang sangat bisa diandalkan, mereka memang selalu melakukan yang terbaik untuk bosnya itu.


"Bu Annisa mau coba?" tanya Lia menawari cup cake yang begitu cantik


"Boleh, 1 saja" jawab Nisa karena begitu ngiler melihatnya


Lia lalu memberikan 1 buah cup cake dengan toping coklat pada Nisa.


"Saya ingin yang strawberry itu" ucap Nisa karena sangat tertarik dengan yang berwarna pink dengan saus strawberry diatasnya

__ADS_1


"oh boleh bu" jawab Lia dengan cepat menukar cup cake itu


"Pak Alfath juga mau coba?" ucap Lia menawari Alfath yang sudah mengobrol dengan Rio dan Office boy


"Tidak usah, cukup ini saja" jawab Alfath sembari mengangkat tangannya seraya menolak


Nisa menerimanya dan langsung kembali keruangan bersama Alfath.


Didalam ruangan Nisa juga tidak langsung memakannya, Nisa hanya mendangi cup cake itu sembari mengamatinya.


"Dimakan dong sayang" ucap Alfath yang duduk disamping Nisa


Tiba-tiba Alfath melahap duluan cup cake yang dipegang Nisa itu, sampai-sampai ada cream strawberry berwarna pink itu dihidung Alfath yang mancung itu.


"hehe tuh kan mas sih jail" ucap Nisa menertawakan cream yang menempel dihidung Alfath, lalu membersihkannya dengan tissue


Alfath lalu menyuapi Nisa, dan Nisa membuka cadarnya dari bawah seperti biasa ia hendak akan makan.

__ADS_1


Waktu terus berlalu, sebentar lagi mendekati waktu makan siang. Semua karyawan sudah berkumpul diruangan tadi untuk merayakan pernikahan Alfath. Alfath dan Nisa lalu duduk didepan semua karyawan.


Pertama-tama yang dilakukan adalah acara syukuran untuk Alfath dan Nisa yaitu dengan membaca Ayat suci Al-Qur'an dan beberapa surat-surat pendek, yang dipimpin langsung oleh Alfath. Setelah pembacaan ayat suci selesai, kini Alfath mengenalkan Nisa lagi lebih jelas.


"Istri saya adalah anak bungsu dari 5 bersaudara, Nisa berbeda warga negara dengan saya, kami juga berbeda budaya. Tapi kami satu kepercayaan, dan Alhamdulillah saya sangat diterima baik oleh keluarganya" Ucap Alfath


"Istri saya ini akan membantu saya dalam segala hal, termasuk dalam urusan perusahaan ini. Tolong dibantu segala apapunnya yang belum Nisa ketahui" Jelas Alfath lagi


Kini giliran Nisa untuk memberikan sambutannya.


"Assalamu'alaikum, pertama-tama saya ucapkan terimakasih banyak untuk semua yang sudah membantu dan mendoakan kami. Saya berharap bisa diterima dengan baik disini, dan saya bisa dibimbing oleh yang sudah berpengalaman dibidangnya. Saya hanyalah orang awam yang ingin belajar tentang ilmu baru, dan membantu sebisa saya untuk perusahaan yang sudah dirintis lama oleh suami saya. Terimakasih semuanya" ucap Nisa panjang lebar.


Selanjutnya Alfath mempersilahkan untuk semua karyawannya untuk mengambil makan siang. Semua makan dengan suasana yang tenang, tidak terdengar suara sedikitpun. Begitupun dengan Nisa dan Alfath, mereka makan berdua dengan berdekatan. Membuat semua karyawan juga memperhatikan mereka. Kini semua karyawan sudah selesai memakan, makanan utama, kini giliran mereka menikmati makanan penutup, cup cake, puding dan soft drink yang disiapkan oleh Rio. Semua Karyawan kini mulai saling berbincang, membuat ruangan itu menjadi bising.


Tak disangka, acara yang tadinya tenang dan sangat kekeluargaan itu menjadi ricuh tak karuan. Kantor yang ditutup sementara dan tetap dijaga security tiba-tiba dipaksa masuk oleh dua orang pria berbadan kekar dan juga seorang wanita dengan baju terbuka. Security yang juga dua orang itu tak bisa menahan mereka masuk, karena ditodong oleh senjata tajam. Lalu sang wanita itu masuk dalam ramainya karyawan yang menjadi hening dan minggir kepojokan karena takut, dan wanita itu dilindungi oleh satu orang bodyguardnya itu.


"Halooo Alfath sayang" ucap Wanita itu dengan agresifnya

__ADS_1


Seraya Alfath menggeser Nisa untuk berada dibelakang tubuhnya, jelas terlihat Nisa sangat ketakutan sekali.


__ADS_2