Ceraikan Aku!

Ceraikan Aku!
Bonus 6


__ADS_3

Mendengar suara sang putri yang sudah pulang, jantung Alisha berdebar keras. Ia dan Rafael hampir saja ketahuan anak-anak. Untungnya, mereka masih berpakaian lengkap dan juga belum sampai terbawa arus.


Dengan gelagapan, Alisha melepaskan diri dari tubuh Rafael. “Sudah dapat kuenya?” tanya Alisha yang kini berjalan mendekati Cloudia dan Sky.


“Udah dong, Mom. Sesuai keinginan aku. Cantik banget ‘kan kuenya,” jawab Clou sembari memamerkan kue ulang tahunnya. Padahal ulang tahun mereka baru besok, tetapi Cloudia sudah tidak sabar ingin merayakan pergantian usia yang ke tujuh belas.


“Iya, cantik banget kayak anak daddy yang mirip mommy-nya.” Rafael yang membalas.


Tidak bisa dipungkiri, Cloudia adalah putri kesayangan Rafael, sehingga apa pun yang gadis itu inginkan pasti akan dituruti. Bahkan, kakak-kakaknya juga akan menurut karena Cloudia adalah princess di rumah mereka, dan mereka harus patuh pada sang Raja yang sangat menyayangi putrinya.


“Dasar bocah!” Sky hendak menowel kue ulang tahun kembarannya, tapi dengan sigap tangan Clou mencegatnya.


“Jangan macam-macam ya, Sky. Kita cuma beda berapa menit aja, itu artinya kamu juga bocah.”


“Stop, stop, stop!” Alisha menghentikan perdebatan dua anak kembarnya.


“Kalian udah besar loh, sebentar lagi punya kartu identitas. Masa iya kalian mau bertengkar terus sampai dewasa. Apa mau daddy sama Mommy kasih adik,” sahut Rafael.


Sky dan Clou mematung dengan usulan sang ayah yang sangat tidak masuk akal. Bagaiamana bisa terpikirkan untuk memberi mereka adik saat usia mereka sudah tujuh belas tahun.


“Daddy jangan ngaco deh!” Alisha memukul lengan suaminya.


“Please ya, Dad. Kita udah gede. Mending Daddy sama Mommy nungguin Kak Shaka punya anak, itu lebih baik loh daripada udah tua tapi punya anak lagi. Kita yang malu, Dad, Mom,” komentar Cloudia panjang lebar.


“Lagian mommy juga nggak mau hamil lagi,” sahut Alisha dengan kesal. Baginya, tiga anak saja sudah cukup, untuk apa menambah anak lagi. Mereka sudah memiliki dua orang putra dan seorang putri. Ketiganya pasti akan bergantian menjaga mereka sampai tutup usia nanti.


*

__ADS_1


*


*


Jam di ruang tamu sudah menunjukkan pukul 00.00 artinya, dua anak kembar itu sudah resmi berganti usia. Semua orang dipaksa sang putri kerajaan untuk tetap terjaga merayakan ulang tahunnya yang istimewa.


Nyanyian ulang tahun dan doa-doa indah dari Shaka dan kedua orang tuanya untuk sepasang anak kembar itu. Hingga saatnya, Rafael memberikan hadiah yang telah ia janjikan untuk kedua anaknya.


“Mom, Dad. Sky juga punya hadiah buat Mommy sama Daddy,” kata Sky sambil mengulurkan kotak kecil berwarna biru yang tampak sederhana.


“Apa ini, Sky?” tanya Alisha sembari menerima kado dari putranya.


“Kamu yang ulang tahun, kenapa kamu yang kasih kado, Sky?” tanya Rafael yang ikut penasaran dengan pemberian putranya.


“Itu, cuma ucapan terima kasih aja dariku, Mom, Dad. Apa yang kalian berikan dan korbankan buat aku, pasti berkali-kali lebih dari itu. Makasih udah jadi orang tua terbaik buat kita,” jawab Sky dengan bangga.


Mata Alisha berkaca-kaca. Dia sering mendapat hadiah saat berulang tahun, tapi baru kali ini dia mendapat hadiah dari anaknya sendiri yang sedang berulang tahun. Dengan hati-hati dia membuka isi dari kado itu, sebuah paket bulan madu ke luar negeri yang selama seminggu.


“Aku harap, Mommy sama Daddy tetap mesra dan langgeng. Daddy sama Mommy ‘kan jarang banget jalan-jalan berdua, jadi ya aku pikir, ini hadiah yang tepat.”


“Terima kasih, Sayang.” Alisha memeluk Sky, begitupun Rafael yang juga ikut memeluknya.


“Sky curang banget sih, kenapa enggak ngomong-ngomong,” gumam Cloudia yang masih terharu karena kejutan dari kembarannya itu.


“Hem, berarti kalau nanti Daddy sama Mommy bulan madu lagi, kamu sama Sky dalam pengawasan kakak ya.”


Cloudia langsung melotot pada kakaknya.

__ADS_1


*


*


*


Rafael dan Alisha berjalan di tengah rintik gerimis yang membasahi kota. Mereka sekarang ada di kota tua yang menjadi hadiah istimewa dari putra mereka.


“Dulu, di kota ini kita bikin Shaka ya,” ucap Rafael sembari memegang payung yang menghalau air dari langit menembus tubuh mereka.


“Iya aku ingat. Ini kota pertama yang kita datangi saat bulan madu ya, Mas.”


“Ya, aku tidak menyangka Sky akan memberikan kita hadiah istimewa ini. Tapi, Al, jujur perasaanku sama kamu enggak pernah berubah meski kita sudah banyak melewati waktu bersama. Bagaimana denganmu? Pernahkah kamu merasa bosan?”


Alisha mencium pipi Rafael sebagai jawaban. “Mungkin bosan atau jenuh itu pernah, wajar ‘kan manusiawi. Tapi, nggak pernah terlintas sedikitpun untuk meminta pisah darimu, Mas.”


“Benarkah, kalau mengingat masa lalu kita, aku tidak pernah menyangka kalau kita akan seharmonis sekarang.”


“Tenang saja, Mas. Aku tidak akan meminta cerai lagi darimu. Janji!” Alisha mengangkat jari kelingkingnya.


Rafael tersenyum dan mengikat kelingking Alisha dengan kelingkingnya. “Kalau buat anak, mau ‘kan?” tanyanya sambil memainkan alisnya naik turun.


...****************...


THE END


Kisahnya Shaka, Bia dan seseorang tunggu info dari aku ya. Jangan hapus dulu dari rak, dan follow juga ige aku ittaharuka biar dapat info akurat hehe.

__ADS_1


Kira-kira siapa jodohnya Shaka? Tunggu infonya ya, aku selesaikan dulu si Satria sama adiknya yang centil 😂😂😂


Terima kasih 😚😚


__ADS_2