Ceraikan Aku!

Ceraikan Aku!
Ceraikan Aku ~ Bab 79


__ADS_3

Alisha bukan wanita lemah yang bisa dikalahkan begitu saja. Walau dari segi fisik dan kekayaan ia kalah jauh dari Anna, tetapi Alisha tetap ingin mempertahankan apa yang seharusnya menjadi miliknya. Begitu pun dengan Anna. Wanita cantik itu tidak bisa menerima kekalahan begitu saja. Apalagi yang mengalahkannya adalah wanita seperti Alisha. 


Rafael keluar membawa bukti pernikahannya dengan Alisha. Buku kecil itu adalah bukti kuat yang membuktikan bahwa Rafael dan Alisha memang sudah melaksanakan pernikahan. 


“Kamu lihat sendiri, ‘kan? Buku itu sah di mata hukum. Jadi, karena itulah, aku ingin kita mengakhiri pertunangan kita karena aku telah beristri.” Rafael meraih tangan Alisha untuk digenggam. 


Tangan Alisha yang terasa dingin, membuat Rafael menggosoknya perlahan sambil berbisik, “Aku tidak akan pernah meninggalkanmu.” 


“Bisa saja buku ini palsu. Ini hanya lembar tulisan yang bisa saja dimanipulasi,” balas Anna yang masih tidak mau menyerah begitu saja. 


“Terserah kamu, Anna. Kalau buku nikah yang resmi saja kamu ragukan, lalu sekarang kamu mau apa? Pendapatmu tidak akan bisa mempengaruhi pernikahan kami,” kata Rafael. 

__ADS_1


“Aku akan tinggal di sini untuk membuktikan dengan mata kepalaku sendiri,” kata Anna dengan yakin. 


“Tidak bisa! Kamu bisa menginap di hotel atau di mana pun asal jangan di rumahku!” tolak Rafael dengan tegas. 


“Kalau begitu aku akan menghancurkanmu dan dia. Kalau aku tidak bisa memiliki kamu, maka orang lain juga tidak akan bisa,” kata Anna tak mau kalah. 


“Anna. Kalau kamu mau tinggal di sini sebagai tamu, silakan! Tapi, bersikaplah seperti tamu. Bukan seperti perebut suami orang. Kamu ingin membuktikan pernikahan kami yang sangat harmonis ini ‘kan? Kalau begitu tinggallah di sini dengan mental yang kuat. Karena kamu akan merasakan kehancuran hati kamu setiap harinya,” sahut Alisha yang merasa tertantang. 


“Al, aku tidak setuju dia tinggal di sini,” protes Rafael yang berbeda pendapat dengan Alisha. Dia tidak mau jika sampai Anna berbuat macam-macam pada Alisha. 


“Tenang saja, Mas. Selama dia mengikuti peraturan di sini, tidak masalah jika kita menunjukkan kemesraan kita. Aku percaya, kamu tidak akan mengecewakanku. Tetapi, jika dia melanggar peraturan di sini dan menggoda suamiku, aku sendiri yang akan membuatnya dideportasi dari negara ini.” Alisha tidak main-main dengan ucapannya. 

__ADS_1


“Oke aku terima,” balas Anna. Dia sangat yakin bahwa Alisha dan Rafael tidak saling mencintai. Dia akan berusaha mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya terjadi antara dua orang yang katanya suami istri itu. 


“Anna. Mulai hari ini, kamu bukan tunanganku lagi. Aku  ingin memperjelas status kita. Masalah orang tuamu, aku akan mengatakannya setelah kamu kembali karena aku tidak mungkin meninggalkan Alisha seorang diri,” kata Rafael dengan tegas. Dia merangkul Alisha di hadapan Anna. 


“Aku tidak peduli Rafael. Bagiku, kamu masih milikku. Sampai kalian bisa membuatku menyerah, aku tidak akan mundur.” Anna memicingkan mata menatap dua orang di depannya. Dia ingin membuktikan pada Rafael bahwa cintanya lebih besar dari cinta Alisha. Anna sama keras kepalanya dengan Alisha. Dia tidak merasa bersalah, karena itu dia tidak mau mundur begitu saja.


Komentarnya ramein ya biar aku up lagi..


Mampir ke novel temenku ya Gaess.. sampaikan salamku buat othornya 💋💋


__ADS_1


__ADS_2