Ceraikan Aku!

Ceraikan Aku!
Ceraikan Aku ~ Bab 57


__ADS_3

Setelah membereskan masalah Melinda, pasangan suami istri yang sama-sama belum mengakui perasaannya itu akhirnya kembali menjalani kehidupan rumah tangga mereka. Masih seperti biasanya, bahkan setelah tes DNA keluar pun, Alisha masih enggan memikirkan bagaimana perasaannya yang sebenarnya.


Semua itu karena Rafael pun masih belum mengungkapkan apa yang sebenarnya dia rasakan. Dari awal menikah, Rafael mengatakan bahwa Alisha hanya perlu menjalani kehidupannya sebagai istri Rafael, dan tidak perlu mengharapkan cinta.


Saat ini, Rafael berada di ruangannya bersama Felix. Mereka sedang membahas acara pesta tahunan perusahaan yang bertepatan dengan malam pergantian tahun.


"Tuan, undangan akan kami kirimkan pada Nyonya di kantornya. Apa Tuan ingin memberikannya langsung? Atau biar tim saja yang memberikannya?" tanya Felix.


Dia tahu, hubungan Rafael dan Alisha tidak seiintim pasangan suami istri pada umumnya. Alisha yang sibuk dengan perusahaannya, dan Rafael juga sibuk sendiri dengan bisnis-bisnisnya membuat dua orang itu hanya cocok disebut suami istri secara formalitas.


"Kita ke sana saja. Kita lihat bagaimana dia bekerja," jawab Rafael dengan senyuman tipis.


Rafael dan Felix pun pergi ke kantor Alisha.


Sementara itu, Alisha sedang bersama Arjuna untuk melihat langsung proses pembuatan iklan untuk produk sabun muka khusus remaja yang memakai beberapa anak SMA sebagai modelnya.

__ADS_1


"Lihat mereka jadi inget waktu kamu ospek," kata Arjuna sambil memandangi wajah Alisha dari samping.


Alisha menoleh pada seniornya waktu di kampus itu. "Kenapa? Aku kucel ya dulu?" tanya wanita cantik itu.


Arjuna tertawa dan menepuk bahu Alisha. "Mana ada kamu kucel, kamu primadona kampus, Al."


Alisha tersenyum sambil menunduk. Lalu, mereka sama-sama tertawa sambil mengenang cerita lama di kampus. Tidak berapa lama, Rafael datang bersama Felix. Dia cukup terkejut saat melihat Alisha yang tertawa lepas bersama Arjuna.


Kenapa dia sampai tertawa seperti itu? Apa yang mereka bahas? Dia bahkan jarang tersenyum saat bersamaku, kenapa dengan pria lain dia sebahagia itu?


"Iya, Al. Aku titipin coklatnya sama temen kamu yang gendut itu, kalau nggak sampai ke kamu, berarti emang udah dimakan sama dia," kata Arjuna yang lagi-lagi membuat Alisha tertawa lepas.


Arjuna memandangi Alisha yang tertawa itu dengan tatapan kagum sekaligus bahagia. Sudah lama mereka berpisah semenjak dia lulus kuliah dan melanjutkan S2 di luar negeri.


Rafael yang melihat tatapan Arjuna pada istrinya, tiba-tiba merasakan kesal dan emosi. Dia berdehem di belakang dua manusia yang tidak menyadari kehadirannya itu.

__ADS_1


"Mas Rafa." Alisha langsung menghentikan tawanya dan memasang wajah biasa saja.


"Aku datang memberimu undangan, sebenarnya aku bisa menberikannya di rumah, tapi aku ingin kamu orang yang pertama kali menerima undangan ini," kata Rafael sambil menyerahkan undangan berwarna hitam dengan pita emas itu pada Alisha.


"Oh, iya, Mas. Aku akan atur jadwal," balas Alisha.


Arjuna yang mengenal Rafael pun hanya menunduk sejenak sambil tersenyum menyapa CEO Hartono Corporation yang cukup terkenal itu.


"Dia siapa?" tanya Rafael dengan pandangan tidak suka.


"Dia Arjuna putranya Pak Pandu dari Pandu Digital Creative, Mas. Yang biasa mengurusi iklan-iklan perusahaan," jawab Alisha.


"Oh. Hai Pak Arjuna. Saya Rafael Hartono, suaminya Alisha Hartono," sapa Rafael sambil mengulurkan tangan untuk berkenalan dengan Arjuna.


Arjuna sedikit tersentak, dia sama sekali tidak menyangka jika Alisha yang dicintainya itu sudah menikah.

__ADS_1


Selamat pagi, kembang kopinya banyakin ya 💋


__ADS_2