Ceraikan Aku!

Ceraikan Aku!
Ceraikan Aku ~ Bab 66


__ADS_3

Dua anak manusia yang sedang belajar untuk saling menjaga pernikahan itu larut dalam percintaan mereka yang panas di atas kasur. Meski tujuan awalnya Alisha ingin membuat Rafael merasakan kepuasan batin, tetapi nyatanya malah Rafael yang membuatnya lemas kehilangan tenaga.


"Aku udah lelah, Mas," keluh Alisha yang sudah mulai lelah setelah empat kali keluar, sedangkan Rafael masih belum menunjukkan tanda-tanda mengeluarkan lahar panasnya yang kedua.


"Tidak, tidak. Sekali lagi baru tidur. Kamu sudah janji, Sayang." Rafael menciumi wajah Alisha yang mengeluarkan banyak keringat meski mereka berada di kamar berpendingin udara. Namun, alat elektronik itu seolah tidak memiliki fungsi sekarang ini.


Rafael menggerakkan pinggulnya dan bergerak pelan menusuk irisan kiwi yang selalu membuatnya ketagihan.


"Mas, aku lelah," rengek Alisha sambil menggigit bibir bawahnya tiap kali naga sakti itu menyentuh dinding kewaanitaannya.


"Nggak bisa, Sayang. Ini konsekuensinya karena kamu sudah nakal meminum obat itu." Rafael terus melancarkan aksinya. Membuat Alisha pasrah dengan semua perlakuan suaminya. Meski dia sangat kelelahan, nyatanya Alisha juga tidak munafik bahwa ia menikmati permainan Rafael.


"Aku ingin menyulap buah pir ini menjadi pepaya california," kata Rafael sembari menyesap kuat puncak kecil yang menjulang di dadanya.


"Mas, kamu ada-ada saja," balas Alisha sambil tertawa geli.


Rafael mengabaikan celotehan itu. Dia semakin lihai memainkan lidahnya di ujung buah pir kesayangannya. Sementara naga saktinya masih menancap kuat pada irisan kiwi milik Alisha.


Mereka kembali mengarungi samudera kenikmatan yang membuat Alisha menjerit-jerit karena sensasi yang tidak tertahankan.


***

__ADS_1


***


Akibat pertempuran panas semalam, Alisha kini terbangun dengan mata yang masih sangat lengket. Dia tidur telah lewat tengah malam karena suaminya tidak mengizinkannya tidur meski lelah. Jika saja alarm di ponsel itu tidak berbunyi kencang, Alisha pasti akan terlambat bangun.


Rafael masih terpejam menikmati mimpi indah saat tangan Alisha terulur menyentuh wajah tampannya.


Cup.


Satu kecupan mesra mendarat di pipi pria tampan itu. Namun, Rafael sama sekali tidak terganggu dan tetap berada dalam mimpinya. Sama sekali tidak terganggu.


"Kamu ganteng banget sih, Mas kalau tidur gini," kata Alisha sambil membelai wajah suaminya yang memang sangat tampan. Nyaris sempurna.


"Tapi, Mas. Apa kamu yakin akan bisa bertahan sama aku dan tidak akan berpaling. Apa pun alasannya nanti, apakah orang lain tidak akan bisa masuk dan mengganggu hubungan kita, Mas?"


Wanita itu meraba otot perut Rafael dan kembali bersedih saat mendengar penuturan mertuanya. Bukan karena dia lemah, tapi terkadang terlihat sedih itu perlu.


"Al, kamu tahu ...."


Alisha langsung menoleh dan menatap suaminya yang ternyata sudah bangun.


"Pohon itu perlu diterpa angin berkali-kali untuk menguatkan akarnya. Bagitu pun dengan hubungan kita yang seharusnya menjadi semakin kuat. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Tidak juga berniat untuk berbagi hati, karena satu kamu saja sudah membuatku gila, bagaiman kalau dua?"

__ADS_1


Rafael mengusap kepala Alisha dengan sayang sebelum menariknya ke hadapan dan mencium bibirnya.


"Jangan meragukan perasaanku. Karena sekali hatiku terikat, selamanya aku akan terpikat."


Wajah Alisha bersemu-semu mendengar kalimat manis yang diucapkan suaminya pagi ini. Dia sengaja tertawa kecil untuk menyembunyikan perasaan malu-malunya.


"Udah ah, Mas. Aku mau mandi, udah waktunya bersiap ke kantor." Alisha meraih handuk kimono yang berada di kasur bawah kakinya.


"Mandi berdua, Oke."


"Nggak mau, Mas. Aku masih capek, lemes banget ini, Mas."


"Ingat, kamu masih berhutang, Sayang."


"Iya-iya, Mas. Aku akan mencicilnya."


"Nanti malam lagi."


Rafael tidak bisa benar-benar puas dan berhenti menikmati tubuh Alisha. Karena semakin hari tubuh Alisha semakin membuatnya kecanduan. Apalagi, tujuan utamanya adalah membuat Alisha hamil.


Kembang kopi, like, komennya jangan ketinggalan ya gaess 💋💋💋

__ADS_1


__ADS_2