Cinta Senior Galak

Cinta Senior Galak
Eps -16 Perasaan#


__ADS_3

Dela sudah siap dengan seragamnya, lalu bawa tas yang sudah Dela siapkan.


Koper dan tas Dela sudah ia bawa semalam ke kamar Rien, ia malas harus bolak balik ke kamar Reynal.


Sebelum pergi, Bunda sudah siapkan sarapan pagi kesukaan Dela Roti salad serta segelas susu, kali ini susunya ada dua macam, karena Dela menyukai susu coklat sedangkan Reynal lebih suka susu putih.


" Pagi Bun, pagi yah " Sapa Dela.


" Pagi sayang " balas Bunda


" Ayo sarapan kita Del, liat nih Bunda kamu buat apa?" ajak Ayah


" Iya yah" ucap Dela.


Dela tau dimeja ada Reynal, tapi Dela biasa aja, seperti adanya Rayhan atau Aldo.


" La .. buruan nanti gue telat, kan tidak lucu-," ucap Reynal


" Iya tidak lucu kalau, Lo terlambat bareng gue, gitu" Kata Dela yang sudah potong ucapan Reynal. Dengan kesal Dela lalu memakan Roti yang sudah disiapkan Bunda.


" Rey, yang sabar kenapa?" kata Bunda peringatkan putranya


" Biarian aja Bun, Tata duluan, nanti Dedel minta jemput Aldo atau pesan taksi online aja"


" Tidak sayang, Dedel harus nurut dengan Bunda, Kamu harus pergi dan pulang bareng Rey" titah Bunda.


"Tap-i,"


" Sayang-" Sela Bunda " anak gadis Bunda tidak boleh tapi-tapi nurut ya sayang" Kata Bunda lembut dan diakhiri jawaban dengan anggukan Dela.


Mereka berdua pamit untuk pergi ke sekolah, karena Reynal buru-buru, Dela membawa sarapannya ke mobil, yang sudah disiapkan oleh Bunda.


Di perjalanan menuju Sekolah pun Reynal dan Dela tidak banyak bicara, Mereka sibuk demgan fikirannya masing-masing,


Hingga sampailah diparkiran sekolah, Reynal dan Dela turun, karena belum begitu banyak siswa/i, Dela turun dengan santai dan cuek meninggalkan Reynal yang masih berdiri diparkiran.


Reynal melihat kelincinya yang cuek, ia hanya gelengkan kepala, tanpa ia sadari Felia sudah dari tadi perhatikan mereka dengan mengepalkan tangannya, dan melanjurkam langkahnya.


Aldo melihat Reynal yang menatap Dela yang sudah melangkah jauh, lalu mendekat dan berdiri sejajar dengan Reynal.


" Bareng kelinci lo, Rey?" Tanya Aldo yang dianggukin Reynal.


Setelah tau jawaban Reynal, Aldo pergi meninggalkan Reynal, dan mengejar Dela yang belum terlalu jauh dari parkiran.


Di jam istirahat Dela cs hendak ke kantin tapi sudah dulu ada yang menghadang perjalanan mereka, sosok yang putih tinggi berlesun pipi datang kekelas mereka.


" Siang" Sapanya ke mereka yang hendak keluar kelas.


" Siang ganteng" Sapa Mira.


Mereka semua lemparkan senyum ke sosok yang baru saja nyapa mereka, Termasuk Dela.


" Hai Men" sapa Samir juga Aldo yang hampir barengan.


" Saya izin ajak bidadari kalian boleh?"


tanya Daren ke teman-teman Dela.


" Bo-leh kok, tapi balikin tepat waktu ya?" kata Rani.


" Kalau gue tergantung yang mau dibawa, ya gak Beb" kata Aldo yang minta persetujuan mereka.


" Gimana, sudah diizini tuh, kamu maukan ikut saya sebentar?" tanya Daren.


Dela hanya mengangguk malu, dan sedikit menundukan kepala, dia tidak sanggup jika harus langsung bertatapan dengan Daren, karena saat ini jantungnya berdegup kencang.


// Jantung gue, oh my god,terasa ingin meraton_Dela//


Daren, persilakan Dela untuk Berjalan terlebih dahulu dan ia mengikutinya dari belakang setelah tadi sudah berpamitan dengan teman sekaligus sahabatnya.


Daren membawa motornya, dengan membonceng Dela keluar halaman Sekolah.


Dikantin, Dela Cs sudah berada duduk dikursi dan meja kosong Samir dan Mira sudah membawa pesanan makanan mereka.


" Dibawa kemana tu Dedel kira-kira" kata Mira yang tiba-tiba teringat Dela.


" Paling ke area balap " pikir Rani.

__ADS_1


" Tempat Futsal kali" ucap Samir.


" Sudah, kalo makan-makan aja, siap makan baru ngomong " kata Aldo menimpali.


" Iya maaf pak" kata mereka lalu mereka tertawa.


Reynal yang lagi duduk bareng temannya yang tak jauh dari merekapun mendengar percakapan mereka, Dela dijemput oleh Daren anak SMA Pembaruan, yang tak kalah tampannya juga jago dengan futsalnya.


Reynal yang sedang duduk bersama teman-temannya, terpikir akan ucapan Aldo kemarin dia harus punya keputusan, apa harus akhiri cintanya ke Fia, atau harus pertahanin Pertunangannya ke Dela.


" Shiitt..!!.".ucapnya membuat teman-temannya terbengong melihat tingkah Reynal, yang tak seperti biasanya.


//Gue gak boleh gegabah, gue tau kelinci gue liar, oke gue akan ikuti permainan lo kelinci liarku_ Reynal//


Dengan menyunggingkan senyumnya, yang sedari tadi membuat teman sebangkunya Risih melihatnya.


πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡


Sementara, Daren Berhenti disebuah Cafe yang tidak begitu rame, karena memang belum waktunya jam makan siang.


" Kita ngapain kesini kak?" tanya Dela.


" Kencan" ucap Daren.


" Kencan?" Dela balik nanya dengan mengerutkan keningnya.


" Iya Del, kok seperti itu tatapanya?" tanya Daren yang melihat Dela


" Ya biasanya kan, satahu gΓΉe kencan tu malam minggu atau kalau tidak minggunya" kata Dela polos.


Daren tersenyum mendengar ucapan Dela, lalu usap pundaknya," Yuk kita duduk di meja sebelah sana" ajak Daren yang menunjuk meja yang kosong, Dela menganggukin kepalanya.


" Kamu pesan apa, biar sekalian"


"Jus Strowbery aja, makannya kentang goreng aja "


" Itu aja, tidak mau coba yang lain " kata Daren.


" Iya kak itu aja"


" Oke, mb pesan jus strowbery satu, teh tarik dingin satu" kata Daren yang kemudian dicatat oleh kariyawan kafe itu dan kemudian berlalu pergi.


Deg..


" Yang mana nih kak-," Kata Dela yang sedikit ragu dan menggigit bibir dalamnya membuat semakin seksi.


" Iya saya butuh jawaban kamu, apa kamu punya kekasih, kalau tidak apa boleh saya mencintai kamu?" ucapnya.


// Oh tuhan bantu gue harus jawab apa sementara jantung gue sudah nggak karuan rasanya_Dela//


" Del-, panggil Daren.


" Eh iya kak" Dela yang terbangun oleh lamunannya


" Kamu melamun?, mikirin apa?" tanya Daren yang melihat Dela.


" Tidak, Emm apa maksud omongan kak Daren barusan?"


" Saya mencintai kamu, saat kamu ada di lapangan futsal beberapa waktu yang lalu, saat kamu dan teman-teman kamu berada disana menjadi seporter " Ucap Daren,


Deg...!!


//Apa sampai segitunya, dia perhatikan setiap penonton, termasuk gue_Dela//


" Gimana, terima tidak?" tanya Daren sambil menatap manik Dela, Dengan sedikit gugup karena ditatapnya.


Deg..Deg..Deg..


Dela tersenyum dengan jantung bedebar, Dela menganggukan kepalanya perlahan, Daren yang melihatnya tersenyum.


" Maksudnya mengangguk apa ini cantik?" Tanya Daren pastikan.


" Yang kak Daren tadi tanya" ucap Dela polos tapi membuat pipinya merona.


Daren tersenyum bahagia, " itu artinya-,


Ki-ta ja-dian" mempertegas namun gugup karena bahagia.

__ADS_1


Dela lalu tersenyum malu dan menganggukin kepalanya lagi, karena tidak tau harus berkata apa, Daren lalu memeluk bahu Dela dengan senyum manisnya, karena mereka masih berada di cafe.


//Ya allah semoga gue tidak salah pilih dia jadi kekasihku, walau kedua orang tuaku sudah menjodohkan ku dengan Tata bahkan sudah bertunangan, tapi apa aku salah kalau aku mencintai orang lain sementara pertunangan kita hambar dan tak tau mau dibawa kemana_ ucap Dela. dalam hati//.


Tak terasa Air mata Dela keluar begitu aja, lalu dengan sigap Dela usap air matanya.


" Yuk..balik kesekolah" ucap Daren setelah memakan dan meminum pesanannya, Dela mengangguk dan tersenyum.


Mereka balik kesekolah Dela dengan hati berbunga dengan berpegangan tangan.


Sesampainya disekolah, tepat digerbang sekolah Dela turun dan melambaikan tangan ke Daren yang baru saja menjadi kekasihnya, Setelah tak terlihat lagi punggung Daren, Dela langsung masuk dengan senyum mengembang.


Eheemm !!


Dehem seorang yang berdiri di dekat gerbang dengan tangan dilipat didadanya.


" Habis dari mana lo La? "


" Tata..," ucapnya dengan sedikit terkejut.


" Gue ulangi lo habis dari mana?" tanya Reynal sedikit meninggikan suara.


" Makan bareng Daren" ucapnya dengan santai.


Dengar pengakuan Dela, Reynal langsung menggenggam lengan Dela dengan kuat lalu membawanya kedalam mobil.


" Apaan di lo Ta- "


" Lo yang apaan, lo pergi dengan laki-laki lain sementara lo sudah bertunangan, apa lo akan berjuang sampai sini La, apa lo mau habis ujian semester ini kita Nikah" ucap Reynal yang meninggikan suaranya karena terbawa emosi.


Mendengar ucapan Reynal, Dela tertawa karena selama ini yang sudah berusaha pertahankan itu Dela, tapi tidak dengan Reynal, karena Dela tau Reynal akan biarkan pertungannya yang tidak ada apa- apanya, Reynal tidak mencintai Dela melainkan ia mencintai Fia.


" Ta.. untuk apa dipertahanin, sementara lo aja tak ada berniat untuk pertahani yang ada lo ngejalani hubungan selama lima tahun bersama orang lain, iya kan dan apakah itu sudah benar dimata lo?" tanya Dela dengan menyunggingkan tawanya.


" Bener, tapi aku sudah berjanji akan pertahankan pertunangan kita"


" Egois lo Ta"


" Tidak, gue akan akhiri semua jika kita nikah" ucap Reynal tegas,


Dela hembuskan nafas dalam dan pejamkan matanya sejenak " Ta lo bener-bener egois, tapi maaf gue sudah mencintai orang lain, bodo lo mau berbuat apa gue nggak peduli, dan setelah mama pulang, gue akan bilang kalau gue mencintainya dan bukan lo" tunjuk Dela.


Dela kemudian keluar dari mobil Reynal, dan lari menuju kelas, yang sedari tadi memang sudah bel masuk, Sementara Reynal memukul tangannya ke setir mobil.


" Shitt..., gue terjebak oleh permainan gue sendiri sekarang, gue memang cinta Fia, tapi gue nggak bisa biarin Dela bareng laki-laki lain, karena dia kelinci gue, kesayangan gue." jeritnya di mobil.


Reynal menghentakan kepalanya di kemudi mobil, mengusap wajah dengan kasar, lalu tak berselang lama ia turun dari mobil menuju kelas, tapi sebelumnya ia urungkan, karena ia pilih ke toilet untuk basuh wajahnya yang sedikit berantakan, barulah ia menuju kelas dengan wajah lesunya.


Sementara Dela hatinya sedang berbunga karena baru saja jadian dengan Daren, senyum- senyum dari masuk kelas hingga pelajaran sudah dimulai, Aldo yang sengaja melihat Dela ikut tersenyum seakan Aldo tau apa yang Dela rasakan, lalu melengkukan bibirnya keatas.


// Gue turut bahagia _Aldo//


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


.


.


.


.


*Bersambung


.


.


.


.


hai teman-teman


jangan lupa tinggalkan jejak kamu dikolom komentar dan like , serta vote aku .


terima kasih

__ADS_1


salam manis Reynal & Dela*


__ADS_2