
Triiinggg....!!! Triiiiingg!Triiiinggg!
Bel pulang telah berbunyi, siswa/i bersorak ria menyambutnya, mereka merasa bebas,dan hilang Rasa penat yang sedari tadi.
Mereka pergi ke parkiran mengambil mobil mereka masing masing, begitu juga dengan Dela Cs, tapi kali ini Dela keluar gerbang karena Rayhan menunggu di depan gerbang.
Reynal yang juga berada diparkiran, hanya menggelengkan kepalanya, lalu pergi dengan motor sportnya.
Siswa yang sengaja melihat kedatangan Rayhan, merasa patah hati, karena Bidadari sekolah mereka beberapa hari ini di antar cowok tampan.
" Kak Ray, " kata Dela yang melihat Rayhan berdiri di pintu dan menyenderkan punggungnya di pintu mobil srtta kaca mata hitam yang mentereng dihudungnya.
" Gadis kecil kak Ray, ayo tuan putri" Rayhan membukakan pintu mobilnya, Dela tersenyum geli melihat tingkah Rayhan namun tetap nurut maduk kemobilnya.
" Kemana Dek"
" Pantai yuk kak"
" Yakin dek nggak takut hitam?" dengan senyumnya.
" Aduh kak Ray ya nggak lah Dedel mah bukan Alay bin lebai, ayo"
" Oke lest go, eh Dek kenapa rok kamu?" tanya Rayhan yang gak sengaja melihat rok Dela penuh coretan.
" Ini ulah Ketos galak kak" kata Dela dengan kesal.
" Nggak lawan Dek?
" Tadinya, tapi Dedel lagi malas ribut, tapi dia katain Dedel, sakitnya tu disini" kata Dela
" Sabar, kita kepantai oke"
Mereka diam sejenak karena tidak ada bahan pembicaraan lagi.
" Kak Ray cepat bener sih, pulangnya, Dedel masih kangen" kata Dela
" Dedel kalo libur besok, ajak Ado sama Tata kesana, kak Ray nggak bisa tinggalin kafe, kalau Tata enak cuma bengkel."
" Iya deh" Dengan bibir kerucutnya.
" Kak Ray mampir Al**m**t yuk, Beli minum"
" Oke tuan putri "
Rayhan menepikan mobilnya dan
Dela membuka pintu, lalu pergi masuk , mengambil minuman kopi dingin yang
ada dibotol, sama minuman coklat satu,
lalu mengambil Es krem, serasa cukup Dela pergi ke kasir, Mengambil lembaran uang 50.000 untuk membayarnya.
" Bukannya itu Dela" kata cowok berlesun pipi itu dan mendekati Dela.
" Ini mb.." Barengan. Dela langsung menoleh ke arah sumber suara.
" Kak Daren" sedikit mengerutkan pelipisnya.
Daren tersenyum, "nih mb sekalian punya belanjaan saya mb ini dihitung" kata Daren.
" Ja-jangan kak,Biar Dela bayar sendiri"
" Sudah saya bayar, kalau kamu nolak harus jalan dengan saya" seraya sunggingkan senyumnya, Dela benggong lalu berkata,
" Ya sudah deh Dela terima, terima kasih kak, maaf aku harus pergi, kasihan kakakku menunggu dimobil" kata Dela berlalu pergi, Dela takut kalau Daren dengar suara detak jantungnya lagi ingin lompat, Daren yang melihatnya tersenyum.
//Makin kesini makin ingin milikinya//dalam hatinya.
Kepergian Daren disadarkan oleh suara kevin temannya, untuk segera pergi dari sana, karena latihan futsal akan dimulai.
πππ
Reynal...juga sedang bersama dengan pacarnya Fia, cewek bertubuh tinggi cantik dengan gigi ginsulnya, berambut panjang yang ia kuncir, seperti janjinya ia akan jalan setelah pagi tadi gagal menjemputnya, Karena urusan osis yang tak bisa ia tinggal.
" Ay... kok kamu sedikit dingin ya sama aku?"tanya Fia.
" nggak, biasa aja yank" kata Reynal berbohong.
" Kita mau kemana, mall, makan , nonton atau ..." tanya Reynal
" Pantai yuk pasti seru," kata Fia
" Oke"
Mereka melajukan mobilnya di pantai. dan tak terasa mereka sudah jalan cukup jauh dan sekarang mereka sudah sampai disebuah pantai nan indah, pastinya tidak seperti diluar yang penuh asap kendaraaan yang terhirup.
Reynal dan Fia duduk di sebuah kayu-kayu yang ada disana, mereka menghirup udara yang dipantai dengan angin yang sedikit kencang, dan suara yang menyapu pasi pantai.
//Aku tidak akan biarkan kamu dimiliki orang lain Ay// dalam hati Fia, lalu ia senderkan kepalanya ke bahu Raynal
__ADS_1
//Semakin kesini, hati aku bimbang, pertunangan apa ini, kalau aku sendiri mencintai orang lain// Kata hati Reynal
Sementara di temapt yang sama namun tak diketahui keduanya, Rayhan ajak Dela ke pinggir pantai, lalu merentangkan tangannya menghirup udara di laut lepas.
" Dek sejuk banget , selamat datang alam" kata Rayhan yang pejamkan mata masih dengan rentangkan tangannya.
" Iya kak, Dedel merasakan itu"
" Del-"
" Hem-"
" Kalau kesal, sedih keluarkan aja"
" Sedih apa kak, Dedel tu jatungnya lagi meraton tau "
" Kok gitu "
" Iya , Dedel tadi bertemu sama anak SMA Pembaruan, padahal sudah beberapa kali, mobil Dedel aja Di modif sama dia"
" kok Bisa Dek, sudah lama kenal"
" Belum si, tapi ntah lah jantung Dedel rasa mau copot nih kalau bertemu dia" kata Dela membuka matanya.
" Tampan"
" Sangat tampan" kata Dela, dan Rayhan tersenyum mendengarnya, dan mengacak rambut gadis kecilnya.
// Siapa laki laki itu yang sudah curi hati Dedel// kata Rayhan dalam hati
" Kak, nanti ketoko seragam sekolah dulu, beli rok Dedel"
" Ok tuan putri"
Dela buka ponselnya, karena ada pesan
GrupBocahSenk
Delel lo dimana( Rani)
Pantai(Dela)
Ih gak ajak-ajak kitaπ( Samir)
ππ
Tawa lo ( Mira)
Iya donk
Redd
Sudah satu jam mereka berada dipantai, dan mereka putuskan untuk pulang, saat menuju mobil mereka melihat ada Reynal, dengan pacarnya Fia lagi bermain pasir disana.
Dela melihatnya, tapi ia acuhkan pandangannya ke arah lain, Sementara Ray malah mendekatinya, Rey juga melihatnya.
" Lo disini juga Rey?"
" Eh kak, iya kak, Berdua aja lo kak?"
" Iya sama gadis kecil gue, dan lo bakal kehilangan kelinci lo, karena lo abaikan"
dengan santai namun kena.
" Kelinci, Ay..kamu pelihara kelinci dirumah?" kata Fia, Rey masih dengan diamnya.
" Iya, Rey sudah peliara kelinci dari kelincinya masih kecil, sekarang kelincinya sudah besar dan Rey abaikan " kata Rayhan.
" Kak ayo, Dedel lapar" kata Dela agar tidak terjadi keributan,
Dela menarik Ray, dan pergi dari mereka berdua.
//Cewek itu, Bukannya itu siswi sekolah Rey, seragamnya sama, kok sama kakak Ray// dalam hati Fia.
Dela dan Rayhan, sudah berada dimobilnya, dan melajukan mobilnya, mereka akan pergi cari makan, mereka milih makan disebuah saung yang sederhana, mereka merasa itu tampat yang paling santai, Bukan seperti resto pilihan mereka, Reynal juga tau jika Dela lebih suka makan di tempat lesehan karna menurutnya bisa bebas, ketimbang Diresto.
Setelah mengenyangkan perutnya, Dela dan Rayhan pergi toko keseragam sekolah khusus untuk Rok sekolahnya, setelah itu mereka pulang.
" Kak..besok pulang jam berapa?
" Jam 07.00 Wib, biar nggak kesiangan sampai sana dek"
" Huh.. kak Ray hati-hati ya" dengan cemberut.
" Sudah jangan cemberut, nanti gak cantik lagi tuan putrinya"
" Ih... kak Ray.."
" Sudah sampai, kak Ray langsung pulang ya dek,
__ADS_1
" Iya kak, bye kak"
Rayhan tersenyum dan acak rambut Dela,
" Masuk geh.." kata Rayhan dan dianggukin Dela.
Rayhan mengerti Pasti Dela masih merasa kecewa dan sedih, tapi Rayhan gak bisa lama-lama, karena ada urusan lebih penting yaitu kafe, Rayhan juga Rindu dengan kekasihnya disana.
Dela masuk rumah setelah Rayhan pergi, menuju kamarnya langsung mandi karena badan terasa sangat lengket
πΉπΉ
Sementara , Reynal masih bersama Fia di pantai, asik dengan bermain pasir, "Aku mencintaimu sangat mencintaimu" ucap Fia yang menoleh Reynal.
" Aku juga sangat mencintaimu Yank" balas Reynal." Kita pulang yuk, hari sudah sore, besok kita harus sekolah, dan aku harus pergi pagi" kata Reynal dan diangguki oleh Fia pasrah
// Aneh, beberapa hari belakangan, apa yang sebenarnya, Rey sembunyiin _Fia//sambil memandang pujaan hatinya.
// Kenapa dia jadi aneh sikapnya , apa dia merasa aneh atas percakapan gue dan kak Ray_Reynal//
Mereka menghentikan bermain pasir, mereka menuju parkir motor, tak memerlukan waktu lama, Reynal melajukan motornya , langsung mengantarkan Fia kerumahnya, dalam perjalanan tak banyak yang mereka obrolin, hingga tak terasa mereka sampai di rumah Fia, usai Fia masuk rumah Reynal langsung melajukan motornya hingga ia sampai rumah dengan buru-buru ia kekamar dan segera bersihkan dirinya yang sudah merasa lengket.
πΉ
Rayhan sedang tiduran, terlentang dengan tangannya direntangkan, setelah bereskan baju-bajunya.
Tok..tok!!! ketukan pintu kamar Rayhan
" Kak lo sudah tidur?" tanya Reynal sambil mengetuk
" Belum, masuk lah" titah Rayhan.
" Kak, gue boleh ngobrol?"
" Hem...".
" Apa maksud kalimat lo tadi, tentang kelinci gue" yang sudah ikut merebahkan tubuhnya diranjang sang kakak.
" Lo beneran mau tau?" tanya Rayhan balik dan dianggukin kepala Reynal
" Sepertinya kelinci Lo, beneran sudah besar dan liar bukan?, hati kelinci lo juga sudah kecuri oleh orang lain, dan lo percuma ikat dia tapi lo yang pergi-pergi, kelinci lo kesepian akhirnya kelinci lo, didatangi kelinci luar untuk bantu menghilangkan kesepiannya" Jelas Rayhan.
" Maksudnya kak?" masih bingung dengan kata-kata Rayhan.
" Lo sekolah pintar , tapi cerna omongan gue aja Nggak ngerti" Dengus Rayhan
" Dela lo biarin sendiri, sementara lo asik dengan Fia, sampai kapan?, kalau lo sudah gak mau lanjuti tu pertunangan, baiknya lo ngomong sama Bunda sama Ayah, agar perjodohan Lo dibatalin, dan kalian bisa cari kehidupan masing-masing, kasihan Dela" kata Rayhan menjelaskan.
" Tapi kak, Gue..."
" Dela lagi jatuh cinta dengan seseorang..., dan orang itu berhasil bawa hatinya Dela" jelas Rayhan yang langsung motong ucapan Reynal.
"Sudah sana lo pikirin kata-kata gue ambil keputusan dengan baik dan bijak" ucap Rayhan lagi.
// Apa itu artinya dia bakal benar pergi dari hidup gue, Sial gak akan aku biarkan_Reynal//
Reynal memimirkan apa yang telah dijelaskan oleh Rayhan, Namun matanya sangat mengantuk, sehingga Reynal malas untuk balik kekamarnya, Reynal memilih untuk tidur bareng kakakanya Rayhan.
Disisi lain Dela menguling-gulingkan tubuhnya sambil tersenyum -senyum sendiri.
"Tampan, macho, pintar, dan sopan" ucapnya pikirannya sedang melayang ke satu orang yang saat ini lagi menggelitik hatinya, Dela merasa hatinya sedang menari-nari diatas sana. hingga larut malam ia baru bisa pejamkan matanya.
ππππ
.
.
.
.
.
πππ
Bersambung
.
.
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian setelah membaca dengan like dan koment teriamakasih.
salam hangat
__ADS_1
Raynal dan Dela π