Cinta Senior Galak

Cinta Senior Galak
Eps - 22 Urusan Rumah Tangga#


__ADS_3

Deringan lagu my love milik westlife di ponsel Dela berbunyi, Dela terbangun dan mencari sumber suaranya.


Dengan rasa mengntuk dengan sedikit kesadaran, Dela berjalan menuju meja belajar, ^siapa sih^ Gumannya.


Setelah melihat kelayar, Dela membuka matanya lebar ^ Kak Daren^ ucapnya.


Dela langsung Menggeser tombol hijau di layar,


📲 💙 Daren


Dela⚘


" Hai " sapa Dela


💙 Daren


" Hai , lagi apa, Kok mata kamu sembab?


Dela⚘


" Iya baru bangun tidur


💙 Daren


"Maaf baru bisa hubungi, tadi habis latihan terus hujan.


Dela⚘


" Iya kak, nggak apa,


💙 Daren


Besok Sa-, em aku Jemput mau sebegai tebusan kesalahan hari ini?


Dela⚘


Bo-leh


💙 Daren


" Ya sudah , aku tutup dulu ya Del, mau mandi lengket semua badannya kena keringat. miss you Dear.


Dela⚘


Missu too


Setelah menutup telpon dari Daren, Dela baru sadar kalau dia sedang berada di Apartemennya Reynal.


" Kirain tadi pulang kerumah, kok pulang kesini, kebangetan Deh, kan gue disini nggak ada baju, dah lengket nih badan, Tata apaan sih, nyebelin, songong , Tunangan apaan, pokoknya gue gak punya tunangan macam dia " Kata Dela yang bicara sendiri dengan memaki Reynal.


" Sudah ngomelnya" kata Reynal membuka pintu lebar untuk meminta Dela makan.


" Ayo makan gue lapar" ucapnya lagi.


" Iya-iya bawel," kata Dela sambil berjalan kemeja makan.


" Kalo mau mandi, mandi aja, di meja ada paperbag, isinya baju buat lo " kata Reynal, yang memasukan nasi kemulutnya.


" Ngapain sih lo bawa kesini" ucap Dela.


" Yah suka- suka gue dong, gue gak minta lo untuk ikut gue"


Perdebatan kecil selalu ada diantara keduanya, Sebenarnya Dela sudah berusaha menghindar tapi Reynal sebaliknya berusaha untuk mendekatinya, ia janji akan bawa kelinci itu pulang pada rumahnya.


Selesai makan, Dela langsung pergi mandi, dengan mengambil paperbag yang tadi Reynal letakan.


Sementara Reynal langsung merebahkan badannya, dan tak lama matanya terpejam, karena sangat melelahkan hari ini.


Dela sudah siap dengan ritual mandinya, terlihat Reynal tertidur, Dela memoles pipinya dan mengirim pesan untuk Rani, agar menjemputnya di Apartement.


📨Rani🌹


Dela⚘


Beb jemput gue di Apartement ketos galak

__ADS_1


Rani 🌹


Siap... langsung On the way.


Tidak memakan waktu lama, Dela sudah siap merias dirinya, lalu ponsel terdengar bunyi pesan.


Rani 🌹


Gue sudah di parkiran.


Dela nyelonong pergi dengan meninggalkan note untuk Reynal


* Gue pergi , dada bye-bye 🙄*


...Dela⚘...


Dela meninggalkan Reynal yang terlelap dengan tidurnya, membuka pintu dengan hati-hati agar tidak terbangun.


Dela pergi seperti tidak ada beban, baju seragamnya sudah Dela letakkan di tas sebelum benar-benar pergi.


Sesampainya Di parkiran , Dela tersenyum karena melihat mobil Rani sudah berada di parkiran, Dela langsung masuk mobil Rani.


" Huh.. Akhirnya lepas juga dari kandang macan" sambil menyenderkan kepalanya.


" Nongkrong aja kita, Del?" kata Rani


"Boleh"


Mereka pergi nongkrong di sebuah Kafe DN atau lebih tepatnya Dn Kafe, mereka disana hanya pesan kopi.


" Lo kopi aja Del"


" Iya, sudah makan gue, Jangan tanya yang aneh selanjutnya gue malas"


" Oke"


Satu jam mereka nongkrong di kafe, lalu Dela minta antar pulang kerumahnya, dan dianggukin oleh Rani.


" Lo yakin pulang kerumah, apa gak telpon Bunda dulu?" tanya Rani.


" Yah sudah baiklah " kata Rani pasrah.


Sesampainya mereka dihalaman rumah Dela, Dela turun, sebelum turun ia menawarkan agar Rani tidur dirumahnya, tapi karena tidak bawa perlengkapan sekolah, Rani tidak jadi tidur dirumah Dela.


" Lo yakin, Beb nggak mau tidur disini"


" Yakin, ingat besok ada tugas pak Mulia"


" Oh iya, lupa besok gue liat lo aja " dengan entengnya.


" Hati-hati lo " kata Dela dan keluar dari mobil.


Mobil Rani sudah pergi dan Dela masuk rumah, setelah Bi Marni membukakan Pintu.


" Bi..., Dedel masuk kamar dulu ya" kata Dela mencium punggung tangan Bi Marni.


" Baik Non" kata Bi Marni.


Dela masuk kekamarnya dan langsung buka buku dan mengerjakannya, memang sebagian bukunya ada dirumah.


Hingga jam menunjukan pukul sebelas malam, Dela akhirnya selesai dan pergi keranjang membantingkan badannya ke kasur empuknya, tak lama ia terpejam.


Pagi pukul 06.50 Wib, Dela belum bangun dari tidurnya, bahkan Alaram serta ketukan pintu tak terdengar olehmya.


Ddreetttt.....Ddrreeettt....


📲 Aldo Ken🏃‍♂️


" Dedel... lo dimana"


📲Dela can❤


" Dela menoleh sekitar" masih dirumah".


📲Aldo ken🏃‍♂️

__ADS_1


" Lo kesiangan Dedel, buruan lo telat" Aldo disebrang sana.


Telpon langsung diputus oleh Dela, Dela cuci muka dan gosok gigi, lalu buru- buru pakai seragam, dan memasukan beberapa buku ke tasnya.


Dela langsung turun dengan sedikit berlari menuju mobilnya, Dela tak butuh lama ia melajukan sangat ngebut, Dela memang tidak bisa diragukan lagi, sekarang dia sudah berada di parkiran, tapi sayang jam belajar sudah mulai beberapa menit yang lalu.


Dela tergesa-gesa berjalan dengan menggendong tasnya, Dela lewat belakang, agar tidak terlalu kelihatan dari kantor.


" Telat lagi lo?" ucap Reynal dingin yang tentu saja ditunjukan untuknya, Reynal tidak sendiri, Reynal bersama sahabatnya Kevin, Dela melototkan matanya dengan sempurna, lalu dengan berbalik badannya.


" Emang kenapa kalau gue telat?" kata Dela Cuek lalu Dela menarik tas dukungnya dan pergi meninggalkan Reynal dan Kevin.


" Dela Riani permana " panggil Reynal dengan nama lengkapnya.


Sejenak Dela berhenti lalu lanjut jalan,


" Terserah " kata Dela yang mengguman.


Tapi langkahnya bener terhenti karena Reynal berhasil meraih tangan Dela.


" Lo apaan si, gue sudah telat, tapi lo tambahi gue semakin telat" ucap Dela dengan kesal.


" Bicara yang sopan" kata Kevin yang jauh lebih dingin dari Reynal.


" Terserah" kata Dela lagi.


" Oke ini mau lo, cepat lo skot jump sekarang"


" Ta-Tapi...,


" Lo bantah gue tambah " kesal Reynal.


Reynal yang menahan Amarahnya terlihat dari matanya yang tajam, walau mata sayunya itu indah tapi saat ia marah maka akan berubah menjadi Elang siap mangsa.


Dela Dengan kesal karena harus melakukan skot jump, padahal Reynal tidak menghiraukannya, hanya melihat sekilas.


" Udah dong ta gue capek gue belum sarapan" ucapnya.


" Ini hukuman bagi lo karena pergi tanpa kabar" kata Reynal.


" Tap-,


" Ssttt... kata Reynal yang meletakan jari terlunjuknya ke Bibir Dela.


Dikelas, Aldo dan yang lain cemas karena Dela belum sampai,Dengan cepat Aldo mencari Dela, ternyata benar Dela bersama Reynal.


" Dedel, Rey Syukurlah kalau kalian disini, Rey jangan ceroboh, ingat itu mengalah lah" kata Aldo menginggatkan.


" Ado-,tolongi gue"


" Gak bisa, cepat lakukan sekarang"


" Tau begitu, gue bolos aja"


" Gue tinggal Rey, gue gak mau ikutan urusan rumah tangga lo " kata Aldo yang meninggalkan mereka Berdua.


Reynal menyunggingkan senyumnya dengan penuh kemenangan, walau semalam Reynal dibuat panik dengan kepergian Dela dari Apartement.


" Sudah gue katakan kelinci itu milik gue paham" kata Reynal.


" Sekarang lo ikut gue ke Bk, karena ini minggu akhir untuk laporan para anak yang tidak ikuti aturan kayak lu"


Dela sangat dibuat kesal oleh Reynal yang permainkannya, Dela akan mencari cara menghindarinya bagaimanapun caranya.


//Lo kira lo bisa lari dari gue gak La_Reynal//


.


.


Bersambung


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2