
Sejak kebakaran Cafe itu terjadi di tiga bulan yang lalu Reynal sedikit was-was , cemas akan terjadi sesuatu yang lebih dari Dela, apalagi cafenya terbakar, karena unsur kesengajaan.
Reynal juga sudah meminata Azar, anak teman sang ayah agar membantu menjaga sang istri Dela, saat tanpa pengawasannya, karena beberapa minggu kedepan, Reynal akan disibukan dengan ujian.
Dela tak bisa menolaknya, bahkan Reynal telah melarangnya untuk ikut kumpul di club mobil, walau itu hobby nya sekalipun.
Reynal gak akan biarkan Dela sendiri, bahkan Dela sering dibawa ke bengkel atau showroom oleh Reynal.
" Ta... bosan, kerumah Bunda ya atau Mama, gue malaman disana." Rengek Dela.
" Gak , kita balik bareng nanti setelah gue selesai ujian, baru bisa balik kerumah Bunda atau Mama" ucap Reynal dengan tegas.
" Lo ngeselin.!!
Fyuuh hembusan nafas Reynal mengenai dua mata Dela.
" Tahan ya seminggu lagi"
" Gue bosen, ini gak boleh, itu gak boleh jalan bareng sahabat gue gak lo bolehi, selama lo ujian kan gue libur Ta"
" Huh...!
" Tata ngerti, tapi Tata gak mau kamu sampai celaka, Tata suami Lala, Tata khawatir"
" Tapi Lo posesif"
" Demi keselamatan Lala"
" Ih lo makin ngeselin" ucap Dela yang menutup pintu kamarnya dengan kencang Reynal hanya bisa gelengkan kepalanya.
//Gak cukup tiga bulan luluhkan lo, lo terlalu keras menutup diri lo, walau lo gak segalak dulu, untuk buka hati sulit, gue tau lo juga miliki rasa itu walau sedikit_Reynal//
Dikamar Dela menarik selimutnya dan menutup seluruh wajahnya, dalam diam ia menanggis meratapi kehidupannya.
// Harusnya gue gak nikah, kalau akhirnya seperti ini, harusnya gue pergi saja saat itu,_Dela//
Dela merutuki dirinya yang sedang menutupi dirinya sendiri dengan selimut.
🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎
Pagi hari Reynal bangunkan Dela untuk subuhan bersama, dengan menyibak selimut yang menutupi tubuhnya semalam.
Ya semalam Reynal membiarkan Dela sendiri tanpa mengganggunya, Reynal memilih tidur diluar kamar tepatnya sofa yang berada tak jauh dengan Tv nya.
" La...bangun, hei sudah waktunya subuhan, ayo nanti keburu habis waktunya" ucap Reynal dengan mengusap pipi Dela.
" Lima menit lagi" ucap Dela dengan suara khas bangun tidur dengan mata masih terpejam.
" La.. ayo, mau rezeki gue dipotong sama Allah gara-gara kita telat sholat"" Iya ..iya Ta, Lala bangun" ucapnya yang membuka matanya malas.
" Istri soleha, Ayo bangun ambil air wudhu geh, nanti boleh tidur lagi"
" Iya -" ucap Dela patuh, Reynal tersenyum melihat tingkah Delayang menurutnya gemesin.
// Syukurlah, ia bisa sedikit berubah, setidaknya tidak keras kepala seperti sebelumnya_Reynal//
Mereka menunaikan shalat berjemaah, tak lupa mereka panjatkan doa kepada Allah Swt.
// Ya Allah ya Rob, ku berserah diri atas semua yang ada, dan mudahkan lah apa yang kan ku raih, jadikan lah ku suami yang bisa membimbing istri hamba, bukakanlah pintu hatinya untuk ku_Reynal//
__ADS_1
//Ya Allah ya tuhan ku, terima kasih engkau memberiku lebih segalanya, semua yang ku miliki adalah milikmu ya allah, ya Allah maafkan aku jika aku belum bisa menjadi istri yang baik, tapi hamba masih berusaha bimbing hamba ya Allah_Dela//
^ Robana Attina fidun ya hasana wafilakhiroti hasanah wakina aza banar^ gumam mereka barengan.
Dela naik ke ranjang lagi dan menarik selimutnya, setelah melipat sajadah dan mukenahnya, Reynal menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya.
" La... Ayo baca Alquran dulu, baru setelahnya tidur" ajak Reynal.
" Kan lo udah baca , sama aja kan, gue masih ngantuk " ucapnya yang menutup wajahnya kembali dengan selimut.
" Hem..., yah sudah- " ucap Reynal pasrah.
Dela dengan Enaknya tidur, dengan menarik selimutnya, sementara Reynal membaca Alquran sebentar, kemudian bersiap mengulang pelajaran, karena hari ini hari pertama ujian.
Reynal yang awalnya galak dan keras Dengan Dela, tapi tidak dengan sekarang ia ikuti mau Dela yang masih masuk diakal.
Selesai mengulang, Reynal keluar kamar dan memasak nasi goreng kesukaan dirinya juga Dela.
Reynal menerapkan apa yang dikatakan Eyang olehnya, Dela berubah karena dirinya, maka Reynal pula lah yang akan mengubah diri Dela lebih baik.
Reynal akan menjadi seorang yang Dela butuhkan, bukan hanya sosok suami yang banyak menuntut, tapi lebih mengayominya, saat ini butuh teman curhat dan Reynal akan siap mendengarkan, dan saat ini ia butuh kasih sayang walau kedua orang tua mereka telah memberikannya ke Dela bukan hanya itu Rayhan dan Rien juga telah menyalurkan kasih sayangnya ke Dela. Namun beda dengan seorang suami yang harus merangkap jadi satu apa yang dibutuhkan istri ataupun anaknya kelak.
Usai semuanya, Reynal sarapan kemudian membangunkan Dela untuk segera mandi dan sarapan, Dela hanya mengeluarkan suara dehemnya, namun tak ada niat untuk bangun ataupun buka matanya.
Reynal pamit pergi sekolah, kemudian tak lupa ia memberi kecupkan ke kening Dela dan mengusap pucuk kepalanya.
🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇
Ditempat lain, Mira dan Rani sudah joging di taman kota, mereka bareng Samir yang juga yang membawa adiknya.
" Halo cantik, namanya siapa?" tanya Rani
" Kakak, kakak cantik deh, em jadi pacar bang Sam aja" celotehnya.
" Aduh, kamu gemes deh, kakak, kak Mira sam Bang Sam itu sahabat, gak boleh pacar-pacaran"
" Oh gitu ya"
" Bang..., kakak itu cantik" tunjuk Lauren ke Mira.
" Nah pas tu kalau kakak ini lagi jomlo, kalau kakak Rani sudah ada yang punya" ucap Rani menjelaskan.
" Sialan Lo..! " menonyorkan kepala Rani.
Rani pun tertawa dengan kekehannya.
" Kakak..., besok aku kalau sudah besar, mau perawatan kaya kakak biar cantik" ucap Lauren yang memandangi dua gadis remaja yang sedang memandangi ponsel mereka, berhenti sejenak dan memandang gadis kecil dihadapannya dengan senyum manisnya.
" Apa sayang mau perawatan?"
" Boleh nanti kita perawatan okey"
" okey kak" balas Lauren yang mengundang gelak tawa keduanya, lain halnya Samir yang tepok dahi melihat sang adik.
" Udah yuk pulang hari mulai panas nih"
" Yuk... kak, nanti hitam lauren, Sun block mahal" ucapnya polos.
" Utuutu.. adek pintar kita pulang yuk, kakak gerah nih ingin mandi" ucap Mira yang mengelap keringat yang ada didahinya.
__ADS_1
Mereka setuju,lalu berjalan keparkiran mengambil kendaraan dan meninggalkan lapangan tempat mereka joging.
🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇
Dela baru bangun dan merentangkan tangannya, lalu melihat jam sudah pukul 09.00 wib, Ia bangun dari ranjangnya menuju kamar mandi, usai mandi Dela ke meja makan karena terasa perutnya lapar.
^ Tata masak nasi goreng, ada notenya^
...Pagi, soleha...
...Sarapannya jangan lupa dimakan, susunya Lala buat sendiri ya, tadi Tata mau butkan takut dingin, yang ada Lala gak mau minumnya....
...Tata ❤...
Dela tersenyum membaca note dari Reynal, Dela lalu memakan nasi goreng udang kesukaannya setelah ia buat susu coklat kesukaannya.
Sementara Reynal bernapas lega, bisa selesaikan ujian hari ini, dan bergegas bereskan alat tulis dan keluar berlajut Reno dan yang lainnya.
Mereka keluar kelas menuju parkiran, sambil bercerita, mengenai selesai ujian, dan rencana setelah lulus mereka akan melanjutkan kemana.
" Rey lo jadi ikut anggota perwira?"
" Belum tau, gue ada tanggung jawab lain" ucapnya berat.
" Maksud lo"
" Maksud lo dengan gadis ini?, siapa gadis ini Rey?" Tanya David kepo karena ada di story sosmed Reynal namun tak terlihat wajahnya.
" Iya, salah satunya dia" ucapnya lirih.
" Gak salah?" ucap Kevin.
" Sudah jangan berfikir macam-macam, yuk pulang ,hari esok menunggu kita" ucap Reynal yang mengambil motornya, begitu pula yang lainnya, melajukan kendaraan mereka satu persatu meninggalkan Sekolahnya.
Reynal memang nyembunyiin statusnya dengan Dela kecuali Reno, Reno sudah tau kalau hubungannya dengan Dela bukan hubungan biasa, namun Reynal masih sembunyiin status pernikahannya.
Reynal pulang membawa beberapa kantong belanjaan, untuk mengisi kulkas mereka yang sudah mulai kosong.
Assalamualaikum..
Waalaikumsalam..
Jawab Dela tanpa menolehnya, Reynal hanya menggelengkan kepala langsung bergegas pergi kekamar segera mandi, dan mengganti bajunya.
" Suami pulang itu disambut senyuman bukan cemberut gini" mengacak rambut Dela.
" Serah lo "
" Hem, susah memang punya istri yang hatinya ditutupi batu" ucapnya yang kemudian mulai pergi kedapur meninggalkan Dela.
Reynal mengambil air putih dan meneguknya, lalu ikut gabung bersama Dela yang sedang asik npnton film kesukaanya, dengan menyenderkan punggungnya yang terasa lelah.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
.
.
Bersambung
__ADS_1