Cinta Senior Galak

Cinta Senior Galak
Eps- 41 Mengalir Apa Adanya#


__ADS_3

Reynal sudah mendekat kearah Dela, Tepatnya didepannya, Sementara sang kakak hanya gelengkan kepalanya, melihat keduanya.


" Gue gak akan biarin lo disakiti siapa pun " kata Reynal yang sudah mengangkat dagu Dela dengan jari tangannya.


" Termasuk cowok yang lo sayangi" sambil usap sisa air mata Dela.


" Itu bukan urusan lo " ucapnya yang sudah menepis tangan Reynal.


" Aww... mata kakak tutup deh, pura-pura gak liat deh" ucap Rien yang terkekeh.


Kakak..!!! Teriakan mereka barengan.


" Tu....tu..kan- , kompakan, jodoh memang gak kemana, udahlah nikah langsung aja, kakak rela kok harus kalian langkahi, dan ingat kakak gak minta mahar sebagai pelangkah" kata Rien memperingatkan.


"Setuju " ucap seorang laki-laki yang baru saja buka pintu dan mendengarkan percakapan mereka.


" Kak Ray.." Teriak mereka, lagi-lagi barengan.


" Wah..wah, Ray mereka kompak lagi" kata Rien ke Rayhan dan dianggukin oleh Rayhan


" Kebetulan" ucap mereka samaan.


" Masyaallah.." ucap Rien yang melihat kedua adiknya sementara Rayhan hanya tertawa melihat keduanya.


" Gadis kecil kak Ray, besok mau kemana ?" tanya Ray dari kejauhan.


"Emmm, Dedel ada janji sama Bastian kak Ray, dia ajak ke sungai dekat sini, dan cari ikan, untuk di bakar" ucap Dela yang girang.


" Oke..., kak Ray gak ikut dulu deh, besok kak Ray ada kuliyah dan pagi-pagi harus berangkat" ucapnya.


" Gak, lo gak boleh pergi hanya berdua dengan Bastian" protes Reynal.


" Terus masalah buat lo" ucap Dela sinis


" Masalah" ucap Reynal singkat.


" Terserah" ucapnya lalu rebahkan badannya, dan menutupnya dengan selimut hingga tak terlihat.


" Udah_, pada keluar sana, gue capek dan seharian pasien gue banyak, Sekarang bertambah kalian pasien cinta , buciin " kata Rien yang telah membuka pintunya namun sedikit kekehan.


" Iye..Iye.., sampai jumpa besok dek" ucap Rayhan ke Dela. dan dibalas dengan senyuman serta lambaian tangan.


" Apaan si kak" ucap Reynal yang ikut beranjak dan keluar dari kamar sang kakak.


Rien dan Dela sudah bercanda kembali, setelah dua laki-laki yang nyelonong masuk kekamarnya sudah benar pergi.


" Jadi tadi kamu nanggis beneran, cemburu dek?" tanya Rien. Dela tersenyum dan lalu mengangguk.


" Kok bisa?" tanya Rien kepo.


" Dedel juga gak ngerti kak, tiba-tiba aja gitu air mata Dela keluar" ucapnya yang memang entah kenapa air matanya yang tiba-tiba keluar sendiri.


" Kamu lagi cemasin dia?" tanya Rien dan dapat anggukan dari Dela.

__ADS_1


" Terus gimana dengan pertunangan kalian?" tanya Rien.


" Dedel gak tau kak, Rasa itu datang sendiri, dan ini lebih dalam" ucap Dela yang mengalihkan pembicaraannya.


" Apa Rey masih berhubungan dengan Fia dek?" tanya Rien yang ingin tau.


" Hemm, soal itu Dedel gak perduli kak, tolong jangan kakak tanya soal ini lagi ya, biarin aja berjalan seperti apa adanya" ucapnya.


" Sampai kapan Dek? " tanya Rien yang ingin tahu.


" Jika memang tidak berjodoh jangan paksa kak, saat ini biarkanlah seperti ini, jangan di ubah" ucap Dela dengan senyum getirnya.


" Dedel ngantuk bobok yok kak" ajak Dela ke Rien, Rien yang melihat tingkah Dedel .


// Sesakit itukah kamu Dek, enggan untuk cerita tentang hubungan kalian, apa semakin memburuk, kasihan kamu, wajar jika kamu bersikap seperti ini_Rien//


Rien lalu ikut menarik selimut dan mengikuti mimpi Dela karena memang hari ini melelahkan.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Reynal berada dikamar, bareng Rayhan kakaknya, Reynal mengambil gitar lalu ia petik senar gitarnya, dengan memandang malam yang bercahaya Bintang.


"Lo masih dengan gadis kebanggaan lo dek?" tanya Rayhan ke Reynal.


" Maksud kakak Fia?" tanya Reynal balik yang menghentikan jemarinya memetik gitar.


" Iya siapa lagi" kata Rayhan yang menyeruput minumannya.


" Gue sudah putusin untuk tidak menjalin hubungan lagi dengannya lagi" kata Reynal dengan membuang nafasnya.


" Lha memang selama ini, gue lo anggap apa kak?" ucap Reynal yang kembali main gitarnya.


" Batu" ucapnya singkat tapi kena.


" Sialan lo kak" ucap Reynal dengan nada kesalnya.


"Lha itu yang pantas untuk lo, siapa suruh lo sakiti gadis kecil gue selama ini" kata Rayhan yang kembali menyeruput minumnya.


" Tuhan adil kak, dia kirim Daren untuk malaikatnya, Bahkan mereka saling menyayangi" ucap Reynal yang meletakkan gitarnya.


" Itu salah lo sendirilah, sudah tau punya tunangan tapi main api, terang-terangan pula" kata Rayhan.


" Harusnya lo coba terima, apa yang telah menjadi takdir hidup lo dek" kata Rayhan lagi yang merebahkan badannya ke lantai tanpa beralas apapun.


" Kakak harus ngertiin posisi Rey, saat itu Rey baru saja jadian dengan Fia, bahkan Rey juga menyukainya karena sifatnya begitu lembut dan mengayomi, beda dengan Lala" jelas Reynal.


" Gue baru tau kalau itu alasannya" kata Rayhan dan menoleh ke Reynal.


" Rencana lo apa sekarang dek? " tanya Rayhan.


" Belum tau kak, Rey akan coba bertahan sebagai mana Lala lakuin kak, kalau akhirnya nanti kita tak jodoh,Rey akan terima " ucapnya yang dudah merubah posisi tidurnya.


" Rey bisa aja ambil sepihak untuk nikahinya kalau Rey mau, tapi Rey gak ingin Lala semakin membenci Rey kak" ucapnya lagi.

__ADS_1


" Lo yang sabar Dek, gue pasti berdo'a yang terbaik untuk hidup lo, tapi ingat lo gak boleh sakiti gadis kecil gue" kata Rayhan yang sudah duduk Reynal ikut duduk dan mengangguk.


" Terima kasih kak" balas Reynal.


Tak lama mereka tutup jendela dan mulai naik ranjang, dan tarik selimut untuk pergi kedunia mimpi.


πŸ’πŸ’πŸ’


Tengah Malam Dela terbangun, lalu membuka pintu kamar dengan membawa hewan bercahaya kala malam hari, Dela duduk didepan pintu belakang, yang terlihat teras serta tanaman eyang yang ada disana.


^ Boo.. lihatlah, hadiah dari kamu indah, aku gak bisa tidur, aku kangen kamu, semoga kamu selalu setia padaku ya Boo, aku takut terluka kembali ^ ucapnya lirih yang sudah usap air matanya.


//Gue gak akan ulangi kesalahan yang sama La, gue akan jaga lo walau lo sudah ada Daren_ Reynal.// yang tiba-tiba sudah duduk bersamanya.


" Gue tau , gue gak ada apanya ketimbang Daren, tapi gue akan lakuin apapun itu dan gue akan lupakan Fia demi lo, demi kita juga keluarga kita " ucapnya.


" Bodo amat, lo ganggu gue pergi lo " ucapnya.


" Gue gak mau, udah gue temani lo sini jangan bantah," kata Reynal


" Gue gak tau salah gue dimana, tapi biarin, biarin seperti ini La, Biarin berjalan apa adanya, seperti air yang akan mengalir." ucap Reynal yang sudah peluk Dela.


" Lepas Ta" dengan mendorong badan Reynal.


" Gak La, izini gue sebentar aja seperti ini" ucapnya lagi yang tak ingin lepas pelukannya.


Dela, hanya diam, yang sedari tadi menolak kehadiran Reynal, saat ia merindui Daren dengan melihat kunang-kunang, hewan yang bercahaya indah kala malam hari, Tapi Reynal sengaja datang menemuinya dan mengganggu dirinya.


Reynal terbangun karena merasa tenggorokan kering tapi saat berada di dapur ia melihat pintu terbuka ternyata ada seorang gadis yang lagi duduk menung sambil perhatikan kunang-kunang yang ia bawa, Reynal tanpa izinpun duduk disamping Dela.


Tiba-tiba Reynal tanpa permisi sang pemiliknya, Reyhan menyapu bibir tanpa sisa dan itu membuat pemiliknya merasa kaget dan marah.


" Tata...!!!!


.


.


.


Bersambung..


.


.


Hai kak,


Terimakasih masih setia menunggu Up dari ceritaku Cinta Senior Galak ya.


Oh iya jangan lupa tinggalkan jejak semangat kalian ya dengan Cara vote, like dan komentarnya, mau kasih bintang juga boleh. sebelumnya terimakasih


Salam hangat

__ADS_1


Reynal & Dela πŸ‘«


__ADS_2