Cinta Senior Galak

Cinta Senior Galak
Eps- 68 Lagi Lagi Demi Lo#


__ADS_3

Hari ini Dela mulai masuk sekolah kembali, Dela yang dibangunkan, tidak bangun membuat Reynal membawanya ke kamar mandi dengan mengguyurkan air setelah itu Dela akan bangun dan mandi.


" Tata....!


Terdengar suara dari balik pintu, Reynal hanya gelengkan kepalanya, Reynal membuatkan sarapan paginya dengan dua gelas susu dan Roti untuk dirinya juga Dela, Reynal tidak ambil pusing, karena memang keputusannya untuk tinggal terpisah dengan keluarga selama beberapa bulan kedepan.


Reynal harus bangunkan tidur Dela hingga sarapan pun ia harus siapkan, Sebenarnya itu sering Reynal lakukan jika Dela terlambat bangun.


Reynal akan menunggunya di meja makan yang sebelumnya, ia masuk kamar agar Dela segera sarapan bareng Reynal, Usai sarapan Dela dan Reynal pergi bareng, karena Reynal tak ingin Dela terlambat dan dapat hukuman kembali.


Dela memarkirkan mobilnya, sementara Reynal parkirkan motornya, Reynal memang sesekali menggunakan motornya menurutnya itu praktis dan instan gak bakal terjebak macet.


Sahabat Dela sengaja menunggunya disekitaran parkir, sambil ngobrol, melihat kedatangan Dela mereka berlari mendekat dan lambaikan tangan.


" Bebeb Dedel, akhirnya" mereka berpelukan lalu melepaskan pelukan mereka.


" Dela Riani Fito, kesini buruan- " panggil Reynal santai.


" Apa sih Ta, kita lagi gak terlambat " ucapnya cuek.


" Mau gue kencengi suara gue?" Ancamnya yang berakhir Dela mendekat Reynal dengan cemberut, Reynal langsung sodorkan punggung tangannya, Dela yang mengerti langsung menciumnya.


" Istri soleha Tata, belajar yang bener, nih duit jajan Lo" ucap Reynal.


" Makasih senior galak bye-" ucapnya setelah mendapatkan tambahan uang jajan, lalu mendekati dua sahabatnya.


" Yuk capcus beb" ucapnya mengajak dua sahabatnya, sahabatnya yang melihat pun merasa gak percaya apa yang mereka liat, mata merekamembola tak berkedip,


" What gue gak salah liat kan, mata gue- " " Masih normal?"


" Iya mata lo pada normal "jawab Dela.


" Ayo jalan gue tinggal lo pada lama " ucap Dela lagi yang kemudian menariktangan dua sahabatnya.


Reynal melihatnya tersenyum, memandangi punggung mereka yang sudah menjauh.


// Kelinci gue kembali_Reynal//


" Sudah liatinnya " ucap Aldo.


" Iya, ngageti Lo Do" balasnya.


" Iya maaf, dari wajah lo , lo bahagia amat" ucap Aldo.


" Dia kembali, kelinci gue kembali Do" Ungkapnya.


" Syukurlah, lo jagain baik-baik to kelinci Lo, kalau gak ingin kelinci lo pergi lagi, dan sayangi Dia" Ucap Aldo seraya menepuk bahunya lalu pergi meninggalkannya.


Reynal masih memandangi Dela cs yang hanya terlihat jauh, bahkan Aldo sedikit berlari mengejarnya dan itu membuatnya tersenyum simpul.


^ Gue janji La, gue akan selalu bersama Lo, gue buktikan ke Lo, kalau gue gak akan tinggalin lo lagi ^ gumamnya.


" Rey" panggil Reno yang melihat Reynal berdiri di belakangnya.


" Lo liatin siapa? " tanyanya lagi, namun Reynal tak bergeming, Reno melihat arah mata Reynal, namun tak ia dapatkan jawaban.


" Sudah masuk yuk" ucap Reynal yang merangkul Reno, Reno hanya gelengkan kepala tak mengerti dengan teman sekaligus sahabatnya.


Sementara mereka berjalan menuju kelas beberapa Siswa /i memanggil-manggil namanya, tapi Reynal dengan cueknya Reynal berjalan lurus tanpa hiraukan mereka.


" Rey..." panggil seorang gadis, Reynal berhenti karena merasa ada yang manggil.


" Selamat ya, atas kemenangan Lo kemarin, maaf gue-"


" Terima kasih" ucap Reynal yang sedikit dingin dengan Felia, " Ayo Ren" ajaknya ke Reno, dan Reno mengangguk meneruskan perjalanan mereka yang tertunda, Felia pun bedecak kesel denganya karena merasa di abaikan.


^Awas lo ya Rey, bakal gue dapatin ^ ucap Felia lirih.


Sementara Dela cs yang beranggotaan berlima, merupakan anak populer, walau mereka terkenal buat ulah, dan sedikit bar-bar. tapi pesona mereka pun tak luput dari pandangan mereka.l, cowok-cowok senantiasa memangil menyapa mereka bukan itu saja 0ara cewek-cewek pun bersautan memanggil dua. pangeran yang berada di belakang tiga gadis yang berada di depannya, mereka semua masih berjalsn di koridoor sekolah melewati kelas-kelas lain sebelum kelas mereka.


" Kak Ley, co cweet benel "


" Ngomong yang bener Mira"


" Hehe, tapi gue meleleh tiba-tiba, gue kagum aja, walau galak, tapi perhatian" ucap Mira yang mengagumi Reynal.


" Lumayan Nih, buat makan ntar" ucapnya, " tapi Pelit amat cuma segini " ungkapnya yang bolak- balik dua lembar uang kertasnya"


" Cukup ini malah lebih, lo tu harusnya bersyukur Dedel, miliki kuda kaya Rey, yang gak lari dari tanggung jawab" ucap Aldo yang mencibir.

__ADS_1


" Masih ada gak stok kaya kak Rey?" ucap Mira.


" Ada noh Samir yang nungguin Lo" ucap Dela asal


" Dia sahabat gue, bukan gebetan gue kali " ucap Mira yang sedikit memanyunkan bibirnya.


" Udah, berisik kalian yang penting kita formasi lengkap" ucap Rani yang sedari tadi diam.


" Beb dengarin gue." cicit Dela


" Gue kemarin bertemu mamanya Boo, bukan bertemu sih, tepatnya ketemuan di kafe bersama Bunda" ucap Dela dengan ucapan yang serius.


" Terus?" tanya Rani kepo.


" Terus mamanya berikan ini ke gue, katanya ini disiapkan untuk gue" ucap Dela, yang menunjukan sebuah kunci rumah.


" Beb, itukan kunci rumah" ucap samir,


" Tepat gue belum tau juga kenapa mamanya kasihkan ini, dan ini alamatnya" ucapnya


" Lo sudah kesana?" Tanya Mira, Dela menggeleng. " Gue belum sanggup untuk datang kesana" ucap Dela lirih.


" Emmm pulang sejolah nanti kita ke kafe aja yuk, Kafe Dn kan gak jadi ditutuplagian sekalian rayain lo balik sekolah beb" ucap Rani yang telah mendapat kabar, bahwa kafe itu gak jadi ditutup.


" Lha bukannya kemarin sempat dapat kabar akan ditutup ya" ucap Samir


" Ada yang membelinya" ucap Rani santai, sementara Aldo hanya menyunggingkan senyumnya dan menatap Dela, Dela mengangguk mengerti apa maksud Aldo.


Triiiinggggg.....!!!


Bel masuk telah berbunyi, Siswa/i berburu masuk kekelasnya.


πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡


Setelah jam istirahat nanti, para guru akan adakan rapat, para siswa/i tidak diperbolehkan pulang, jadi siswa/i tetap dalam lingkungan sekolah.


Begitu mendengar pengumuman, semua siswa/i bersorak ria, termasuk Dela cs.


" Del, apa rencana lo"


" Keluarin gitar lo Do, lama kita gak ngamen"


"Gak seru disini aja" ucap Aldo yang sudah berjalan keluar mrngambil gitar.


Tak lama Aldo kembali, dan membawa gitarnya, lalu menyanyikan lagu milik pink sweat dengan At my worst.


Mereka pun ikut bernyanyi bersama terhanyut dalam petikan gitar yang dimainkan oleh Aldo, Dela yang ikut bernyanyi kemudian bersender dipundak Aldo.


" Del temeni gue yuk ke toilet, gak tahan nih" ucap Mira yang menggoyang-goyangkan tangan Dela.


" Sama Rani aja " ucapnya malas.


" Rani lagi terima telpon kak Alex tu" ucap Mira menunjuk arah Rani.


" Huh iya... iya gue temani" ucap Dela dengan nada kesalnya.


" Hai cantik "


" Halo Dedel"


Begitulah saapaan para siswa yang dilewati Dela saat ke toilet.


" Halo juga cowok tampan, tapi jomlo" ucapnya sambil berjalan.


" Duh del sekate-kate lo katai kita, kita tu jumlo demi lo," ucap salah satu dari mereka.


" Iya gue tau, dada babay " ucap Dela yang membalikkan badannya mengikuti Mira.


" Iih... lo apaan si Del, centil amat "


" Lo tu apaan, mereka nyapa, sekali-kali dibalas gak apa" ucap Dela santai.


" Tumben maksud gue, gesrek kali Lo"


" Iya kali " ucap Dela yang membut Dela. terkekeh sendiri.


Dela membuka ponselnya, karena ponselnya berdering .


Kuda galak 🐎

__ADS_1


Nanti ke kafe, ajak Aldo dan yang lainnya, no bantahan.


^ Selalu deh apa-apa semaunya^ gumamnya.


Dela mencoba untuk berdamai dengan dirinya, mencoba menerima Reynal di hidupnya, Dela merubah kontaknya yang tadinya kuda kini ia tambah dangan galak baginya itu pantas untuk julukan Reynal suaminya.


Dela dan Mira telah kembali ke kelas, dan ikut bergabung lagi dengan teman kelasnya hingga tak terasa bel panjang tanda pulang berbunyi siswa /i pun bersiap-siap untuk keluar kelasnya masing-masing.


" Beb, jadi kita ke kafe D**n,


"Jadi dong" ucap mereka bersemangat Dela hanya memberikan senyum manisnya.


Mereka lalu pergi keparkiran menuju kendaraan mereka kemudian melajukan mobil mereka ke kafe Dn.


Kuda galak 🐎


" Cepatan La, yang lain sudah ngumpul."


^ Huuh nih orang gak ada sabar-sabarnya ngajak perang bener ^ gerutunya yang masih mengemudi.


Dela, Rani, Aldo lebih dulu sampai sementara Mira dan Samir masih berada di belakang karena mereka kalah cepat oleh ketiganya.


Sesampainya Dela dikafe, Reynal mengetuk kaca pintu mobil, Dela yang mengerti lalu membukanya.


" Apa?"


" Kita pasar bentar ya Duriannya habis banyak yang pesan,"


" Lo sendiri aja"


" Kafe ini milik lo, apa lo tega liat pengunjung kecewa"


" Suruh siapa lo ambil ni kafe."


fyuuuh...


" Pendek amat cara berfikir lo "


" Terus-"


" Semua yang gue lakuin ini buat lo, biar lo bisa kumpul ditempat favorit lo, dan lo gak merasa kehilangan sa-"


" Terserah "


" Bukan itu juga La, gue sengaja-"


" Iya...iya gue ngerti, maaf "


" Nah gitu dong ini beneran kelinci Gue, sambil mengacak rambut Dela.


// Lagi dan lagi semua untuk lo,tak ada lagi selain Lo, maaf sekali lagi kalau gue sempat berubah_Reynal//


Reynal dan Dela pindah posisi , Reynal berada di bangku kemudi dan menancap gas pergi, Sementara, Dela cs bengong melihat mobil Dela mutar balik.


Kemana tu anak , begitulah fikiran mereka, yang melihat Dela pergi gitu aja.


tanpa memberi tau kemereka. tetapi Aldo dan Rani mengerti karena srmpatmelihat Reynal menyamperin mobil Dela.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


.


.


Bersambung


.


.


Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak kalian, terimakasih.


.


.


Salam hangatπŸ€—


Reynal& DelaπŸ‘«

__ADS_1


__ADS_2