Cinta Senior Galak

Cinta Senior Galak
Eps 49 Semanis Gula#


__ADS_3

Dela sedang nikmati sunsetnya masih berada dekat pantai, duduk dengan santai masih dengan kacamatanya, dengan kaki diselonjorkan menikmati sore yang hampir gelap itu.


^ Dicariin juga, ternyata disini ^ gumamnya dengan gelengkan kepalanya.


" Nggak ada kerjaan lo, seharian ngilang dan anehnya seharian disini" ucap Reynal yang sudah duduk disamping Dela.


Dela menoleh sekilas lalu kembali menatap kedepan" Bukan urusan lo" kata Dela yang memang masih betah di tempat itu.


"Apa lo gak sayang sama Mama, sama Bunda"tanya Reynal santai masih dengan menatap tajam Dela.


" Itu beda, tapi gue saat ini lagi ingin sendiri, pergi lo "


" La jangan gila"


" Gue memang sudah gila, tinggalin gue atau gue yang bakal-" ucapan Dela terhenti karena sudah dipotong oleh Reynal.


" Okey , gue pergi tapi gue mohon lo segera pulang , gue gak ingin semua orang resah karena lo" ucap Reynal yang sudah berdiri lalu menepuk kepala Dela lembut


" Tata!!!" teriak Dela yang membuka kacamatanya


" Apa" ucap Reynal sambil senyum smirk


" Nyebelin" Dengan menutup kembali kacamatanya dengan kasar.


Reynal hanya geleng-gelengkan kepalanya dengan meninggalkan Dela disana sendiri.


^ Boo... aku kangen, aku sejujurnya cemas dengan keadanmu Boo^ gumamnya.


Reynal tau apa yang harus dia lakukan, dia pergi ke suatu tempat untuk menemui seorang disana, awalnya mereka tidak ingin memberitahukan Daren ada dimana,tapi bukan Reynal namanya kalau masalah begini tidak bisa ia atasi, lalu Reynal pergi dengan menyunggingkan senyumnya.


Reynal balik kerumah Dela untuk melihat Dela sudah pulang atau belum, ternyata Dela sudah pulang, melihat sudah ada mobilnya berada di halaman rumah.


Reynal langsung memutar balik mobilnya, untuk segera pulang, karena badan sudah merasa lelah seharian mencari Dela, dan berujung mencari dimana Daren berada.


Jam pun menunjukan pukul 09.30 wib, Reynal baru selesai segala urusannya untuk hari ini, lebih tepat ke Dela, karena Reynal tau mengapa Dela berubah murung, Reynal tidak bisa diam saja, dia harus lakukan sesuatu tanpa sepengetahuan Dela.


Sesampainya dirumah , Ayah berada diruang tv , menunggu kepulangannya. Sedangkan Bunda sudah masuk kamar lebih dulu.


Assalamualaikum yah-,


Waalaikumsalam Rey-,


" Gimana Dedel Rey,? tanya pak Tomi


" Aman Yah-" jawab Reynal yang menghampiri Ayahnya.


" Pasti kamu capek Rey, istirahat ge jangan lupa isyaan dulu" ucap Palk Tomi.


" Iya Yah, Rey kekamar dulu ya yah" ucap Reynal, Ayah pun menganggukin kepalanya dengan manik mata masih melihat Reynal hingga tak terlihat.


^Rey... Rey, salah kamu sendiri nak, kamu abaikannya, sekarang kamu yang harus berusaha dapatkannya lagi^ guman Pak Tomi.


Pak Tomi lalu mematikan tv dan masuk kekamar, karena sang putra sudah sampai dirumah.


πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡πŸ‡


Sudah dua minggu telah berlalu, pertanda libur telah usai, Siswa/i juga sudah masuk sekolah pagi ini, Hari dimana mulai belajar kembali, Reynal sudah datang terlebih dahulu, disana sudah ada kepala sekolah, Reno, Aldo juga Papinya Aldo, Mereka rapat untuk bahas osis, Kepala Sekolah dan Reno yang mewakili Osis meminta agar Reynal tetap lanjutkan, Reno beralasan, tidak bisa handele sendiri tanpa Reynal.


Sementara Aldo hanya ingin mendengarkan mereka berbicara sebagai anak pemilik sekolah, yang bakalan dialihkan ke dirinya ketika tiba waktunya.


" Saya gak bisa pak" ucap Reynal tegas namun dengan wajah menunduk.

__ADS_1


" Rey ceme on, masa iya lo tega sama gue, nanti gue bantu lo, okey" kata Reno.


" Iya Rey gue setuju dengan Reno, Reno bingung karena ini kan biasa lo yang handele, sementara Reno hanya meneruskan kerjaan lo, paham kan maksud gue"


" Iya gue faham Tapi-" ucapannya terputus.


" Em maaf Pak ,apa bisa tinggalin kami sebentar" ucap pak Abdi papi Aldo sekaligus pemilik yayasan.


" Baiklah pak silakan" ucap kepala sekolah dan meninggalkan mereka diruangan itu.


Setelah kepergian kepala sekolah, pak Abdi mulai berbicara.


" Rey... papi tau masalah kamu, tapi papi minta jangan tinggalkan tanggung jawab kamu Rey, yang dengan gampangkan kamu alihkan ke waket, Mana Rey yang papi kenal " ucap pak Abdi.


" Tapi Reynal takut gak terhandele-"


"Rey Papi tau kamu nak, tolong kabulkan tinggal beberapa bulan lagi bisa kan?"


" Papi benar Rey gue bisa bantu lo, ayo la Rey jangan putus asa begini" ucap Aldo,


Reynal diam sejenak untuk berfikir.


" Baiklah Rey setuju" ucapnya yang mengangkat kepalanya.


" Nah gitu dong Rey semangat" Ucap pak Abdi.


" Gue tau lo pasti bisa atasi masalah lo Rey " ucap Reno.


"Lo takut Dela benaran diambil orang, mending lo halalin segera saran terbaik gue" Aldo berbisik ke Reynal yang juga sahabatnya.


" Resek lo" ucap Reynal ke Aldo yang menyenggol perut Aldo, Aldo lalu tersenyum dan sedikit meringis.


Lalu Reno memanggil Kepala sekolah untuk masuk kembali untuk bicarakan kembali tentang Osis.


Aldo sudah berada dikelas tapi Dela tak terlihat, yang terlihat tiga sahabat semprulnya.


" Dedel mana?" tanya Aldo yang tak melihat Dela.


" Gak tau nih anak, gak masuk kali" ucap Samir


" Apa sakit? tanya Mira lagi.


" Sakit, ntar kita telpon mama" ucap Aldo mencari kontak nama Mama Mila dan segera menanyakan keberadaan Dela.


Ternyata Dela Dela sekolah, Tak banyak babibu Aldo langsung matikan ponsel dan pergi ke Uks tempat persembunyian paling aman.


" Dela sekolah Beb, dan gue tau dia dimana, gue cek dulu" ucap Aldo yang buru-buru keluar kelas.


" Iya cepat geh"


" Dedel kebiasaan nih ada masalah disimpan sendiri" ucap Mira mengerucutkan bibirnya.


🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎


Reynal yang masih berada disekolah pun merasa hatinya mulai tidak tenang, tapi ia sedang rapat osis.


Rapat masih diteruskan, Mereka bahagia Akhirnya Reynal tidak jadi undurkan diri, dan semua berjalan dengan baik, Reno lalu siap membantunya.


Rapat kemudian selesai setelah satu jam mereka berdebat dalam rapat,semua anggota bubar kekelas masing-masing tidak dengan Reynal dan Reno, yang lagi sibuk berberes. Felia yang tadi berniat keluar, ia urungkan karena ada mahluk ciptaan allah yang masih sibuk bereskan berkas dan sayang untuk ia lewatkan.


" Rey... em kantin bareng yuk?" Ajak Felia

__ADS_1


" Duluan aja Fel, Gue ada urusan sebentar" ucapnya tanpa melihat Felia.


" Okey, gue duluan, ada mau yang dipesan gak?" tanya Felia lembut.


" Nggak Fel, terima kasih tawarannya" ucap Reynal yang masukin leptopnya.


Felia sedikit kecewa dengan tanggapan Reynal, ia lalu permisi pergi keluar duluan meninggalkan mereka


Reynal pergi ke arah Uks, Dia yakin Dela berada disana, karena memang kebiasaan Dela kalau jam kosong ia sempati ke Uks untuk tidur.


Reynal berada di pintu Uks kemudian ia buka pelan, Ternyata benar Dela berada disana.


//La... ternyata Lo sedang nangis, apa lagi lo tau kabar ini, apa jadinya_Reynal //


Reynal sudah membawa susu UHT nya, sengaja ia beli tadi, saat ia mampir market untuk beli sesuatu.


Reynal mengusap kepala Dela dengan lembut lalu mengecupnya menghapus sisa air matanya.


" Lo jadi perempuan sok kuat La, Lo pura-pura biasa aja, apa lo begini La, melihat gue dengan Fia-"


" Stop Ta jangan diterusi, lo berisik pergi lo, gue gak mau liat lo apa lagi ucapan-ucapan lo yang unfaedah" ucap Dela yang kini menutupi matanya dengan sebelah tangannya.


" Bangun dan ikut gue"


" Lo apaan si Ta, gue masih ingin istirahat, ngntuk gue"


" Bohong lo, mending lo ikut gue"


" Gak mau, pergi Ta... pergi gue bilang"


" Serah Lo"


" Bodo Amat"


" Keras kepala, nanti nyesal lo, atau nanggis-nanggis lo" ucap Reynal.


" Gak akan"


" Lo yakin?" tanya Reynal yang mendekati Dela,


" Lo mau apa sih Ta"


" Gue mau isi daya aja, kenapa gak boleh?" Ucap Reynal yang membuat Dela melotot sempurna, Dela tau maksud arah omongam Reynal.


Reynal sengaja mendekat, lalu mengecup bibir Dela sekilas, " Semanis Gula" ucapnya dengan semiriknya,lalu pergi meninggalkan Dela di Uks, sementara Dela masih diam mematung.


//kecupan apa lagi ini_Dela //


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


.


.


Bersambung


.


.


Jangan.lupa jejaknya kk,

__ADS_1


makasih kk, salam hangat


πŸ’™Dela πŸ‡ & Reynal πŸŽπŸ’™


__ADS_2