
Pukul 07.00 wib, Terdengar ketukan pintu diluar kamar sementara Alrm sedari tadi berbunyi tapi Dela tak kunjung bangun, bahkan ponsel sedari tadi berdering karena Aldo menelponnya agar bangun.
" Del.... bangun woy... " Panggil Aldo dengan pukul -pukul pintu karena diketuk Dela tidak menjawabnya.
" Emmm " Mengulat sambil melihat jam lalu melototkan matanya. " Ha kesiangan gue, iya bentar gue siap-siap dulu Do" ucapnya dari dalam.
Tak lama Dari itu Dela sudah selesai, Dela langsung menyambar tasnya dan langsug turun dengan tergesa- gesa, Dela hanya minum susu, dan menyambar tangan Aldo." Ayo Do sudah telat nih" ucapnya lalu mencium punggung tangan Mamanya
" Pergi dulu Ma " kata Dela yang diikuti oleh Aldo yang berada dibelakangnya.
Aldo melajukan motornya, diatas rata-rata, dengan kelihaiannya, sebenarnya Aldo juga mempunyai hobby yang sama dengan Dela,Balap.
" Ya gerbangnya sudah tutup Do" kata Dela manyunkan bibirnya.
" Sudah paling kita dihukum, gue mau rasain di hukum, bareng lo kayaknya seru deh " kata Aldo yang menaik turunkan alisnya.
" Oke" kata Dela setelah mencerna ucapan Aldo.
" Buka dong gerbangnya pak, kita tau telat tapi ini gegara-, " kata Dela, tapi kalimat Dela terpotong.
" Gegara apa, gegara seharian pergi pulang larut malam, dan telponan sampai larut " kata Reynal yang sudah berdiri dihadapan mereka.
" Lo juga Do, Alasan yang sama bukan, sekarang kalian berbaris disana bareng anak yang telat juga" Ucap Reynal.
Dela menghentakkan kakinya, dan Aldo masuk membawa motornya, lalu ikut berbaris menyusul Dela dan yang lainnya.
" Oke bagi tugasnya Vid "
" Iye "
" Aldo sama Dela berdiri di lapangan, Kia, Tomi, Fedi kalian bersihkan gudang dekat Labor" kata David.
" Lo yakin hanya kita berdua yang dihukum berjemur, apa gak ada yang adem dikit apa, kasihan Dedel" kata Aldo
" Gue gak perduli, atau kalian sajalah yang bersihkan gudang? " tawar David.
" Ogah gue bersihkan gudang, kotor banyak debu" kata Dela dengan nada cueknya.
" Tapi beb-" kata Aldo.
" Sudah gue nggak apa, yang penting bukan gudang, kena panas pagi aja kok" kata Dela cuek.
" Yakin beb? " tanya Aldo ragu.
" Saya akan temani kalian berdua" kata seorang, yang tiba-tiba mendekat ke mereka.
" Boo-," Ucap Dela lirih sedikit malu karena ketawan dihukum.
" Siapa lo, berani-beraninya datang kemari di jam pelajaran " kata David.
" Santai Bro, saya kesini hanya ingin temani pacar gue yang dihukum apa gue salah? "ulas Daren
" Salah.. karena lo bukan Siswa sini" kata David sinis.
" Iya kamu benar Bro, tapi saya tidak ingin biarkan orang yang saya sayangi dihukum sendiri " kata Daren yang jika orang yang akan mendengarkan akan meleleh.
__ADS_1
" Boo- "
" Iya Bee " kata Daren dengan mengusapkan tangannya ke rambut Dela.
" Eh kalian lagi dihukum bukan pacaran"
Mendengarkan David bicara , Dela memutar bola matanya dengan malas." ter-serah" yang diiringi senyumnya ke Daren.
" Iri bilang bos" celoteh Aldo.
Aldo yang melihat Reynal mengepal kedua tangannya dengan mengeraskan rahangnya.
// Kenapa gue nggak rela, Dela dekat dengan laki-laki itu, beda dengan teman- temannya_Reynal//
Reynal lalu pergi begitu aja, meninggalkan mereka yang ada dilapangan, Aldo yang melihatnya hanya terkekeh dengan sikap Reynal beberapa hari ini yang terlihat kesel sendiri.
//Aneh lo Rey..., kemarin-marin kemana aja lo, giliran Dela sudah punya pacar lo cemburu bahkan posesif_Aldo//
Aldo menggelengkan kepalanya dan tersenyum semirik, karena melihat keanehan didiri Reynal.
☘☘☘☘☘☘☘☘
Jam istirahat sudah datang , Bell panjang telah berbunyi, semua Siswa/i keluar kelas menuju tempat favorit mereka masing-masing.
Daren Sudah balik kesekolahnya, setelaah hukuman Dela usai, dan Dela cs sudah berada dikantin, memesan makanan yang ada di kantin.
" Del.. nih untuk lo pasti lo haus nih gue belikan air mineral untuk lo" kata Siswa yang mengaguminya.
" Ini tissu untuk mengelapnya" kata teman yang lainnya.
Dela tersenyum lalu mengambil semua yang diberikan oleh para siswa laki-laki itu.
" Terimakasih semua " kata Dela dengan enteng.
" Diterima bro...pemberian kita, memang benar deh primadona Sekolah, ramah, baik nggak sombong, cantik walau ada Badnya." kata salah satu siswa yang mengaguminya.
" Iya Bro ayo pesan makan " kata salah satu siswa lain dengan senyum sumringahnya.
Samir juga Aldo yang mendengarkan pembicaraan para siswa hanya gelengkan kepalanya, Karena Aldo dan Samir lagi pesan makan mereka.
Dela keluar kantin dan meminum pemberian dari siswa laki-laki tadi, lalu sisa airnya ia siramkan ke wajahnya," Uh seger " ucap Dela.
Dela nggak perduli semua siswa melihat tingkahnya, yang penting nggak mengganggunya, lalu Dela masuk dan memakai handuk yang diberikan oleh anak laki-laki tadi. Barulah Dela duduk bersama Dela Cs dan menyantap bakso yang sudah di pesan oleh Aldo dan Samir.
" Beb enak dong tadi ditemani dua pangeran hati lo, walau dihukum tapi seru"
" Iya dong, ya nggak Do"
" Lo pada tu, pada gak setia kawan ralat S.A.H.A.B.A.T " kata Aldo mencibirkan Bibirnya.
" Bukan gitu Beb, nanti SunBlok gue luntur" kata Mira polos.
" Ye masih mikir SunBlok aja Lo " kata Aldo yang menonyorkan kepala Mira.
" Iy maaf, besok kalau diantara kita dapat hukuman, kita ikut kayanya seru deh "kata Rani.
__ADS_1
" Bener ya, awas kalian ingkar" ancam Dela.
" Hamp" Samir dan yang lainnya terdiam.
" Seruan saat dihukum kali, gak belajar, bisa bercanda dan bebas" Ucap Aldo, yang mengingat kejadian pagi tadi.
" Boleh juga tu, eh habis ini ada kabar ada razia" kata Rani yang menscroll ponselnya.
" Pas tu berulah seru tu apalagi kita barengan" kata Samir dengan senyum semiriknya.
Mereka pun tertawa bersama, dengan clotehan -celotehan konyol mereka.
Reynal yang tak sengaja mendengar celotehan mereka, saat Reynal akan bergabung bersama teman - tenan yang lainnya.
//Aneh dihukum dibilang seru_Reynal// menggelengkan kepalanya lalu duduk bergabung dengan yang lainnya.
☘☘☘☘☘☘☘☘
Jam pelajaran terakhir, Osis bergerak berpencar menuju setiap kelas, kali ini David, Felia, Desy yang bergerak keliling.
Karena Reno atau Reynal , ada pekerjaan Osis yang lain dan harus selesai minggu ini karena seminggu lagi mereka ujian semester, bersama pembina Osis.
" Selamat siang semua" kata David Dengan Ramah.
" Siang kak" begitulah riuh suara Siswa/i membalas sapaan Anggota Osis.
" Sudah tau ya, berhubung mau ujian semester , Seperti biasa kita kesini mau melihat kalian tak lain merazia kalian"
" Huuu" riuh suara Siswa/i yang menjadi.
Mereka berdiri, Felia dan David mulai berkeliling,dan Desy mencatat siswa/i yang kerazia.
Seperti biasa Dela Cs selalu terciduk, tapi buat mereka nggak jera, mereka pun santai menanggapinya.
" Kalian lagi- kalian lagi" kata David menggelengkan Kepalanya.
Sementara Felia tersemyum semirik "Mampus lo kali ini" kata Felia.
Namun Dela Cs cuek dengan apa yang barusan Felia lakukan, tapi Felia merasa senang karena Dela Cs akan mendapat hukuman, Entah apa yang akan direncanakan Felia ke Dela Cs.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
.
.
.
Bersambung
.
.
Hai semua, jangan lupa tinggalin jejak kalian ya terima kasih
__ADS_1