
" Dedel... sayang buruan Bunda sudah nunggu dibawah" Teriak Mama dari pintu luar.
" Iya Ma, Dedel bentar lagi siap" Teriak Dela dari dalam kamar.
Mendengar jawaban sang putri, Mama Mila lalu turun dan menunggunya di bawah bersama yang lain.
"Dedel mana Ma?" tanya sang Papa.
"Masih dikamar pa" jawab Mama.
Tak lama Dela datang membawa koper kecil dan tas slempangnya dengan mengenakan celana di atas lutut dan Tshirt pendek pula.
" Ayo Ma, Bun" ucap Dela dengan memakai kaca mata coklatnya.
" Penampilan kamu mau seperti ini sayang?" tanya Mama
" Iya , kenapa Ma?"
" Kita bukan ke mall, tapi kita kerumah Neni dan Eyang sayang" kata Mama.
Tanpa ada perintah Reynal mengangkat Dela masuk kembali ke kamar, Reynal mencari celana jens yang panjang menutupi lutut.
" Nih pakai, gak pake lama, kalau lama gue tinggal." kata Reynal ke Dela.
" I don't care " ucap Dela yang malah duduk.
" But im care, Dela Riani Permana, menekan setiap katanya.
" Uuh-, lo nyebelin" ucap Dela dengan melipat kedua tangannya, didada.
" Buruan, tunggu apa lagi, apa lo mau gue-"ucap Reynal menatap tajam ke Dela dengan sengaja menggantungkan kalimatnya.
" Stop-, Okey gue ganti" ucap Dela dengan mengambil celana yang ada ditangan Reynal berjalan ke kamar mandi, dengan wajah kesalnya Reynal hanya bisa menyunggingkan senyum datarnya.
Keluar dari kamar mandi, Dela langsung keluar kamar, dengan meninggalkan Reynal di kamar, Reynal tersenyum lalu mengikutinya dari belakang dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Mana Rey sayang, " Tanya Mama
" Tau ah," kata Dela yang sudah berada dimobil dengan bibir yang masih dimanyunkan dan tangan dilipat.
Tak lama Reynal masuk mobil, dan menoleh sekilas ke Dela , yang masih cemberut atas kejadian tadi dikamar.
" Maaf Rey sedikit lama, Rey habis dari kamar mandi," ucapnya menutupi perdebatan kecil tadi dikamar.
" Iya gak apa Rey" ucap Papa dan dianggukin oleh Reynal.
" Bawa mobilnya pelan aja nak" ucap Ayah.
" Iya Yah-" jawab Reynal.
Reynal menghidupkan mesin lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan standar, Sesekali Reynal menoleh Dela yang masih cemberut karena kesal dengan Reynal, Sesekali ikut nimbrung Para orang tua tengah baya yang berada duduk dikursi penumpang belakang.
Dela, merasa bosan dan ngantuk ia pun pejamkan matanya untuk tidur dengan tangan berada dipipinya untuk penyangganya, Reynal melihatnya hanya tersenyum lalu ia menepikan mobilnya.
" Kenapa Rey?" tanya sang ayah melihat sang putra menepikan mobilnya.
" Gak Yah, Rey hanya beneri posisi tidur Lala" ucapnya.
Reynal baiki posisi Dela, dan mengambil boneka kuda berwarna coklat, yang terjatuh lalu memberikan ke Dela dengan meletakkannya di tangan Dela agar bisa memeluknya, Kemudian Reynal kembali melajukan mobilnya.
Hampir tiga jam mereka melakukan perjalanan, Reynal berhenti di sebuah kedai untuk istirahat sejenak,
" Yah , Pa, kita istirahat dan sholat dulu ya" ucap Reynal.
" Iya gak apa, Ayah pengen ngopi dulu" ucap sang ayah.
__ADS_1
" Iya Rey kalau capek istirahat dulu , paling satu jaman lagi kita sampai" ucap Papa.Reynal hanya menganggukin kepala.
Ke empat orang tuanya sudah turun tinggal Dela dan Reynal yang masih berada di mobil.
" Fuuuh-" tepat di kedua mata Dela.
" Bangun cewek macan, gue tinggal lo dimobil sendiri" membisikan ketelinga Dela.
Dela yang merasa geli, terbangun megetip-ngetipkan mata, lalu menoleh ke belakang dan kesamping ^kemana Mama sama Bunda ^ Gumannya " kok cuma ada lo" kata Dela yang menunjuk ke arah Reynal dengan wajah binggungnya.
" Ayo turun"
" Turun, emang kita mau kemana, kan belum sampai ?" tanyanya yang masih setengah sadar.
" Turun aja nanti lo juga tau" kata Reynal sambil membuka pintu mobilnya.
Dela yang melihat Reynal keluar mobil, ia pun mengikutinya dari belakang sambil peluk bonekanya.
" Ta... kemana sih" ucapnya sambil memanyunkan bibirnya sementara itu Reynal tidak memperdulikan ucapan Dela.
Reynal masih berjalan terus hingga sampai di mushola dan mengambil wudhu.
// Oh sholat_Dela //
Dela lalu mengambil air wudhunya dan pergi masuk mushola untuk sholat.
Empat orang tua mereka, sudah berada di resto dan memesan beberapa menu, lalu memesan kopi serta teh hangat untuk mereka sambil menunggu dua anak remaja mereka menghampirinya.
" Mil...lama amat ya mereka" kata Bunda
" Biarin aja paling mereka lagi drama" ucap Mama, dan disetujui oleh dua lelaki tampannya.
" Bun, jangan khawatir anak bungsu bunda pokoknya T.O.P la pokoknya." ucap Ayah.
" Kita Di sini kok Ma?" kata Dela yang tiba-tiba sudah berada di dekat mereka.
" Syukurlah" ucap Bunda.
Mereka menyantap makan sore, karena perut yang sudah mendemo, tak ada arah pembicaraan, mereka menginginkan segera sampai rumah Eyang, agar segera istirahat pula.
Selesai siapkan makan mereka segera melanjutkan perjalanan yang tinggal satu jaman lagi.
Aldo dan Sarah juga akan berlibur kerumah nenek mereka, yang akan diakhiri dikampung keluarga Aldo.
Sama halnya Aldo dan Sarah juga dijodohkan sejak kecil, tetapi mereka coba menerima keputusan orang tuanya, dan kini mereka saling mencintai.
Jika Reynal dan Dela bertentangan dengan perjodohannya, karena ada suatu yang Dela sembunyikan dari semua orang termasuk Reynal sendiri
🌳🌳🌳
"Akhirnya sampai juga dirumah Eyang" , ucapnya yang langsung turun dari mobil dengan menggerakan pinggangnya kekiri dan kanan.
Eyang ti segera keluar mendengar suara mobil berhenti. Dengan senyum merekahnya, mereka melihat Seorang ibu yang sudah sepuh.
Eyang..., pangil mereka habir barengan dan segera lari untuk memeluk sang Eyang.Eyang pun merentangkan kedua tangannya yang sudah siap dengan mereka untuk memeluknya.
" Cucu eyang..., sudah besar" ucap eyang yang masih menciumi pipi keduanya bergantian.
" Kapan kalian akan berikan cicit ke Eyang, dan kamu Rey, buruan segera nikahi Dedel, karena Eyang gak mau nanti dia diambil orang, walaupun kalian sudah bertunangan"
pinta Eyang.
" Iih eyang apaan sih sudah ke cicit
aja ngomongnya" kata Dela yang melonggarkan pelukannya.
__ADS_1
" Iya Yang, tapi Lala yang belum bisa di halalin karena masih dibawah umur"
ucal Reynal.
" Bu sudah, kasihan mereka baru sampai ditanyai begituan.
" Iya, Ibu sabar aja ya, biar mereka selesaikan sekolahnya terlebih dahulu, kalau mereka jodoh kita akan segera nikahkan mereka.
" Yah sudah ayo masuk dulu, tapi yang terpenting kamu jaga Dedel untuk Eyang, jangan lagi, kamu sakiti hatinya Rey" ucap Eyang yang berjalan menuntun mereka semua untuk masuk.
" Insya allah Yang," ucap Reynal.
Mereka pun istirahat dengan membersihkan badan mereka karena keringat selama perjalanan.
Reynal sudah berada di kamarnya, kamarnya setiap berlibur dirumah Eyang, lain halnya dengan Dela yang berada di kamar Rien , kakak perempuannya Reynal.
Dela merebahkan badannya kekasur dan mengambil ponselnya, mulai mengirim pesan untuk Daren.
Begitu juga dengan Reynal yang berada di kamarnya, memainkan ponselnya hingga ia tertidur, begitu lelah untuknya karena mengemudi dengan perjalanan jauh.
Sementara para orang tua mereka lagi duduk diruangan yang berada di belakang rumah dengan macam berbagai tanaman hias, milik Eyang, Bercanda dan tertawa sesekali menyeruput minumnya.
Sudah satu jam Reynal tidur dan ketika ia terbangun ia keluar untuk ikut kumpul bareng keluarga yang berada di luar.
Ternyata Kakaknya Rien sidah pulang kerja, ia pun ingin segera memeluknya.
" Kak... "panggilnya.
" Hai dek.." ucapnya yang merentangkan kedua tangannya dan ingin memeluk adik bungsunya.
Reynal pun menerima pelukannya dan meneteskan air matanya lalu dengan cepat ia menyekanya Reynal merindui sang kakak yang setahun ini tak ia temui karena kesibukan masing-masing.
" Kak Rien" panggil Dela yang sudah bagun.
" Eh dek, sudah bangun sini kakak peluk juga." ucap Rien, Dela langsung lari kepelukannya Rien.
Semua yang berada disana pun tersenyum,Melihat tingkah kedua anaknya, sebenarnya mereka memiliki sifat yang sama dan kebiasaan yang sama, hanya saja keduanya butuh waktu, Sementara Eyang yang melihat keduanya ingin meminta segera menghalalkannya.
" Lo lepas gak!! "
" Gak!! jawab Reynal cepat membut Dela membolakan kedua matanya.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
.
Bersambung
.
.
.
Assalamualaikum wr wb
Hai srmua,
Selamat hari raya idul fitri , mohon maaf lahir dan batin.
Selamat lebaran ya.
salam hangat
Reynal & Dela
__ADS_1
.
.