
Surya sedang merapihkan berkas-berkas di atas meja kantornya yang sudah ia tandatangani. Ia menghembuskan nafasnya pelan lalu ia melihat ponsel, waktu sudah menunjukan jam istirahat.
Surya langsung menghubungi sekretariat-nya untuk membawa semua berkas yang sudah ia selesaikan. Tak menjelang lama, ponselnya berdering, terlihat Ibu Farrah menghubungi Surya.
"Hallo, Surya cepat kamu ke rumah sakit, istrimu mau melahirkan" ucap ibu Farrah di dalam telephone.
"Kok, cepat amat sama perkiraan dokter Bu, kirim saja alamat rumah sakitnya aku sekarang juga ke sana" balas Surya ia menutup ponselnya.
Hatinya tidak beraturan, ia sangat khawatir memikirkan istrinya yang akan melahirkan. Padahal mereka belum membeli perlengkapan sang bayi, rencana besok mereka membelinya karena memang Surya sangat sibuk.
Surya langsung bergegas pergi, ia berlari ke parkiran dan langsung tancap gas.
Ia tidak mau istrinya melahirkan tanpa ia dampingi. Perkiraan sang Dokter melesat, harusnya 4 Minggu lagi Clara melahirkan. Tapi mungkin ini sudah waktunya.
Beberapa menit kemudian
Surya sudah berada di lorong rumah sakit, kebetulan rumah sakitnya tidak terlalu jauh dari kantor Surya, jadi ia bisa cepat sampai.
πΎπΎπΎ
Di ruang persalinan.
Clara meneteskan air matanya, ia tidak kuat menahan rasa sakit dan mules yang menerpa seluruh angan dan badannya. Perkiraan Clara akan melahirkan normal, Ibu Farrah terlihat cemas melihat menantunya sedang berjuang antara hidup dan mati.
Karena resiko orang yang punya bayi kembar kemungkinan seperti ini, jauh dari perkiraan. Dokter harus bisa menyelamatkan ketiga nyawa itu.
Tetesan keringat membasahi sekujur tubuh Clara, tenaga yang di keluarkan Clara begitu kuat. Clara harap Surya segera datang karena ia kasian melihat ibu Farrah kerepotan.
Mamah Shiren dan Papah Farrel sudah mereka hubungi dan akan tiba secepat mungkin.
Surya berlari di lorong rumah sakit, ia mencari ruangan istrinya bersalin. Hatinya dag-dig-dug membuncah tidak beraturan, hatinya lemas dan khawatir campur aduk.
Setelah melewati lorong yang berliku, Surya akhirnya sampai juga di ruangan bersalin.
Terlihat Clara sedang menahan kesakitan yang amat sakit.
Wajahnya pucat, ia lagi berjuang antara hidup dan mati.
Surya langsung menghampiri istrinya, ia mencium kening dan juga melihat tangannya yang sedang di infus.
Ibu Farrah lega karena anaknya tepat waktu datang ke rumah sakit.
"Sayang kamu pasti kuat, kita akan mempunyai bayi kembar, semoga kamu bisa melewati masa ini. Aku ada bersamamu sayang" ucap Surya pelan di telinga istrinya.
Terlihat tetesan keringat begitu banyak di area wajah sang istri, membuat Surya tak kuasa melihatnya. Clara mengeratkan cengkeramannya pada besi ranjang, ia berusaha untuk tetap tenang dan harus menahan rasa sakit yang begitu dahsyat.
Suaminya ia abaikan tidak bisa menjawab setiap ucapannya. Ia hanya bisa meneteskan air matanya begitu Surya terus menyemangati dirinya.
Surya tak kuasa ia langsung meneteskan air matanya. Ia tidak kuat melihat istrinya sedang kesakitan, ia elus perut buncit Istrinya, terasa hangat dan keras.
Mungkin itu efek mau melahirkan jadi perutnya hangat dan juga terasa keras. Surya mengusap air mata yang bercucuran dari pelupuk mata sang istri.
πΎπΎπΎ
Mamah Shiren dan juga Papah Farrel sudah berada di jalan menuju rumah sakit untuk menemani anaknya Clara yang sedang berjuang mau melahirkan.
Ia tersenyum sambil menatap ke arah depan. Dirinya bahagia campur aduk, ia merasa teringat saat dirinya melahirkan. Clery dan juga Clara beberapa puluh tahun yang lalu.
Dan sekarang dirinya mau menghadapi anaknya yang sedang berjuang sepertu dirinya dulu.
πΎπΎπΎ
__ADS_1
Di rumah Clery.
Tetesan air mata membasahi pipinya.
Clery berada di rumah bersama si mbok yang bekerja di rumahnya.
Clery bahagia adiknya sudah mau launcing terlebih dahulu. Ia mengusap perutnya yang sama buncit seperti Clara, karena kehamilan mereka sama kembar.
"Semoga Clara bisa melewati masa-masa lahirannya, setelah baby-nya keluar, aku dan Rey langsung ke sana. Semoga lancar dan sehat semuanya" ucap Clery sambil mengelus-elus perutnya.
πΎπΎπΎ
Di rumah sakit.
Clara mulai merasakan dahsyatnya mules yang ia rasakan saat ini. Mamah Shiren langsung tiba di ruangan di mana Clara sedang berjuang.
Terlihat wajah anaknya kusut dan juga menangis akibat menahan sakit yang ia rasakan.
Tak henti-hentinya juga Surya terus menyemangati istrinya.
4 Jam sudah, Clara mulai lebih dahsyat merasakan sakit mulesnya. Ia terus tarik nafas secara perlahan, walaupun sakit yang amat sakit.
Ia berusaha kuat demi anak kembarnya yang akan segera tiba lahir kedunia.
"Kamu wanita hebat sayang, berjuanglah Mamah selalu mendoakan kamu" elusan tangan Mamah Shiren lembut di kepala anaknya.
Clara hanya bisa tersenyum sambil memegang erat tangan surya yang ia cengkram sekuat tenaga.
Surya hanya bisa pasrah mau di Jambak atau di pukul istrinya. Ia senang karena cita-cita untuk menemani Clara lahiran tercapai dan kerjaan juga sudah ia tuntaskan.
Jadi Cuti pun bisa langsung ia gunakan untuk menemani istri dan anaknya nanti.
2 jam kemudian.
"Dokter apa yang terjadi pada istriku?" tanya Surya panik.
"Clara mau melahirkan terus bantu dia untuk tarik nafas secara perlahan, lihatlah bayinya sudah terlihat kepalanya" ucap sang Dokter.
Clara semakin bersemangat setelah sang Dokter mengucapkan kalimat itu. Surya juga langsung tersenyum lebar, ia mengusap air matanya dan juga air mata istrinya.
"Sabar sayang, sebentar lagi bayi kita keluar dari persembunyian-nya" ucap Surya halus.
Clara hanya bisa tersenyum mendengar ucapan suaminya.
Tak berselang lama, sang bayi yang di bantu sang Dokter keluar. Jerit tangis sang bayi membuyarkan semua kecemasan Clara, Surya dan yang lainnya.
"Sayang, lihatlah bayi ke satu kita sudah keluar.
Ooaaa.... Oaaa.... Ooaaa... suara tangis bayi.
Terdengar sangat nyaring dan kencang, Surya merasa lega.
Jelang 3 menit, Clara merasakan mules yang amat sakit lagi. Ia bersiap untuk mengeluarkan bayi keduanya, Surya terus menyemangati istrinya yang sudah terlihat pucat dan juga lemah.
Darah mengalir banyak dari sang goa, membuat Surya merasa panik.
Clara sedang mengejan untuk mengeluarkan bayi ke duanya. Tak di sangka bayinya cepat keluar dengan begitu mudah, rasa campur aduk di benak Clara dan Surya sudah plong ketika mendengar jeritan dari bayi keduanya.
"Alhamdulillah, bayinya Cowok semua, selamat Pak Surya Dan nyonya Clara" ucap
sang Dokter,
__ADS_1
kedua bayi itu langsung di pertemukan sama ibunya sebelum di bersihkan.
Cukup 5 menit, sang bayi kembar itu di bawa lagi untuk di bersihkan.
Surya merasa lega, setelah melewati masa yang sangat menegangkan.
Mamah Shiren, Papah Farrel dan juga Ibu Farrah bersorak gembira. Cucu mereka sudah launching dan Twin Boy.
Tak berselang lama, Clara sudah rapih, darah yang terlihat banyak semuanya sudah di bersihkan.
Ia di bawa ke ruang rawat, Surya terus memegang tangan istrinya.
Terlihat senyuman manis istrinya yang begitu cantik.
Mereka sudah tiba di ruang rawat, tinggal menunggu bayi mereka di pertemukan untuk di adzan-nin.
10 menit kemudian.
Setelah itu, pandangan Clara mendadak kabur, ia merasa lemas dan Ia pun tidak sadarkan diri.
Wajahnya memucat, Surya yang menyadari istrinya mendadak pingsan langsung panik dan langsung berteriak.
Orangtua mereka langsung mengerumuni Clara. Dokter tiba dan langsung menyuruh mereka untuk keluar dulu, karena Dokter akan memeriksa keadaan Clara.
#Hai readers kesayangan, jangan pernah bosan untuk membaca karyaku walaupun masih amuradul ehehehe.
INFO !!!
Aku mau ngadain doorprize lagi, jangan pernah berhenti memberikan hadiah. Karena aku akan memberikan Hadiah mingguan untuk kalian.
Contoh sebagai gambar di atas, itu rangking yang sudah memberikan hadiah terbanyak. Nah mulai Hari ini sampai tanggal 05-12, akan saya undi lagi hadiah pulsa buat para pemenang hadiah terbanyak untuk Minggu besok tgl 12 bulan Maret 2021 hari juma'at.
Jadi mulai hari ini ayoo siapa yang paling banyak akan mendapatkan hadiah mingguannya.
Hadiah berupa pulsa.
* Juara 1. 25.000
* Juara 2. 20.000
* Juara 3. 15.000
Lumayankan pulsanya dari hasil kalian memberi hadiah eheheheh.
Biar kalian semakin semangat membacanya, jangan pernah bosan oke. eheheheh.
Jangan lupa, komen, like, vote tentunya Hadiah juga eheheheheh.
Semoga kalian sehat selalu yaa,
Mampir juga di karyaku yang lain.
Semoga kalian suka.
Setelah mereka kontrak aku akan adain juga doorprize buat novel yang lain. Jadi ayo semangat bacannya eheheh
__ADS_1
Terima kasih muuaacchhh π€£π€£π€£π€£π