
Clery mendapat telephone dari Clara, ia menyuruhnya untuk segera menjemput ke rumah Surya. Clery bergegas untuk pergi dan langsung tancap gas.
Setelah 30 menit menuju rumah Surya, kini Clery sudah berada di depan rumah baru Surya. Ia mulai turun dari mobil, langkah kaki mengiringi hatinya yang sangat gelisah.
Clery berharap Clara baik-baik saja di dalam sana. Setelah ia mengetuk pintu berulang kali, namun tidak ada jawaban sedikitpun. Ia langsung mendorong pintunya perlahan, Kebetulan pintu tidak terkunci. padahal bell rumah terpang-pang ada di sebelah pintu, namun Clery tidak menyadarinya.
Clery membuka pintu itu, sedikit demi sedikit pintu terbuka lebar, ia syok mendapat pemandangan yang tak di sangka. Terlihat Clara sedang berpelukan bersama Surya, pandangan melebar ia sungguh tidak percaya.
Clara dan Surya menyadari ada seseorang yang sedang melihat mereka. Mereka menoleh bersamaan, Clery langsung menghampiri mereka berdua. Ia bingung apa yang sedang terjadi di antara mereka.
"Clara" ucap Clery sambil melangkah maju menuju Clara dan Surya. Rangkulan mereka langsung di lepas, dan terlihat jelas wajah kacau dari keduanya, membuat Clery bingung dan penasaran.
"Kak Clery? sejak kapan kakak di sini?" tanya Clara ia berdiri dan langsung menghampirinya.
"Tidak terlalu lama, apa yang terjadi sama kalian berdua? tolong jelaskan, biar aku tidak salah paham sama kalian berdua." Ujar Clery
Surya langsung berdiri dan tersenyum ke arah Clara dan Clery yang tengah berdiri.
"Aku tidak tau harus memulai dari mana awal permasalahan ini Clery? syukurlah kamu tidak membenciku saat kamu tau aku membawa adik kembar mu ke sini." Ucap Surya terlihat sangat pucat, Clara langsung membawa Surya ke sofa agar mereka bisa duduk dengan tenang.
Setelah itu Clara menuju dapur dan membuatkan teh manis seperti biasa untuk mereka minum dan sedikit cemilan.
"Kalian minum dulu." Ucap Clara sambil ikut duduk bersama mereka.
__ADS_1
"Surya, apa kamu masih mengingatku? kenapa kamu sampai membawa Clara ke sini? dan kenapa kamu menjadi orang aneh seperti meneror Clara dan juga Rey? tolong jelaskan padaku Surya?" tanya Clery banyak pertanyaan yang ia tanyakan kepada Surya.
"Maafkan aku Clery, ini semua Kesalah pahamanku pada Clara dan juga Rey. Saat itu awal mula aku membenci Rey dan Clara, Aku di beri kabar bahwa ayahku mengalami tabrakan maut, hingga membuat mobil yang di kendarai ayah masuk ke jurang. Waktu itu, terekam Cctv, terlihat Rey, Clara turun dari mobil yang sama persis dengan mobil yang menabrak ayahku. Aku menyelidiki mereka berdua, sengaja aku tidak langsung melaporkan kepada polisi agar aku bisa menyiksa mereka." Ucapan Surya terhenti, Clery langsung memotongnya.
"Tunggu dulu Surya, itu bukan Clery tapi aku bersama Rey!" Ucapan Clery mengagetkan Surya dan juga Clara.
"Waktu itu, aku bersama Rey, kami bersahabat baik, waktu itu kita baru lulus sekolah. Memang benar kami ada di kejadian lokasi karena kita ada di belakang orang yang menabrak ayahmu. Waktu itu kita keluar dari mobil, tapi mobil yang mencelaki ayahmu berhasil lolos. Kita tidak terlalu fokus kepada sang penabrak karena kami syok mobil ayahmu sangat hancur ke jurang itu." Ujar Clery menjelaskan
"Maafkan aku Clery aku sudah salah paham mengenai ini, waktu itu aku juga mencari kalian namun aku tidak menemukannya. Setelah beberapa tahun, dan waktu bulan lalu aku menemukan Clara dan juga Rey. Saat itu aku mulai beraksi menuntaskan balas dendam. Tapi semua itu salah, setelah orang suruhanku memberitahuku, malam tadi ia memberitahuku, bahwa yang mencelaki ayahku adalah keponakanku sendiri yaitu David." ucapan Surya mengejutkan Clery, ia menohok tidak percaya, matanya langsung melotot dan membungkam mulutnya dengan tangan.
"Apa aku tidak salah dengar, David adalah keponkanmu? tunggu dulu, David juga yang telah menabrak Clara waktu sebelum Clara hilang ingatan dan di selamatkan sama kakak kita Darren." Seru Clery sambil menatap ke arah Clara yang tengah mendengarkan penjelasan mereka.
"Apa? jadi bukan Surya yang menabrak aku!" Clara menangis ia sudah salah paham kepada Surya mengenai kejadian itu.
Sekarang sudah jelas bahwa dendam mu salah alamat Surya, begitu juga dendam Rey terhadap Clara juga salah alamat." Ujar Clery membuat Clara terkejut mendengarnya.
"Apa yang kakak katakan? Rey salah dendam? maksud kakak apa?" tanya Clara dan juga Surya penasaran.
"Waktu itu, Rey membenciku setengah mati. Setelah kita melihat kejadian tabrakan ayahmu Surya. Kita punya masalah besar. Waktu itu, aku dan Rey sedang asyik jalan-jalan di sebuah mall. Setelah itu Rey mendapat mendapat chat, aku juga gak tau itu dari siapa? tapi yang jelas manusia itu sudah memfitnah aku, dan aku adalah korban. Rey terlihat marah dan juga langsung membenciku, aku tidak tau apa yang terjadi, yang jelas ia mengamuk dan pergi meninggalkan aku di mall sendirian. Aku sangat penasaran, dan langsung menyusul Rey ke tempat parkir mobil. Waktu itu aku berteriak seseorang akan membidik Rey yang tengah berjalan ke arah mobilnya. Setelah itu aku lari untuk menyelamatkan Rey dari senapan itu. Namun sayang, orang itu dengan cekatan menghampiriku dan langsung mengarahkan pistol itu ke arah Rey. Ia menembaknya setelah itu ia pergi dan memberikan pistol itu ke tanganku sendiri, Rey langsung berbalik badan, mungkin ia salah paham karena aku yang menggenggam pistol itu sendirian, karena orang itu langsung pergi begitu saja tanpa aku tau arahnya Kemana." Terang Clery ia menangis dan di peluk Clara
"Setelah itu apa yang terjadi, dan kenapa kalian berdua bisa terpisah?" tanya Surya ia langsung penasaran dan tertarik mengenai masa lalu Clery dan Rey.
"Saat itu Rey langsung terjatuh dan tersenyum ke arahku, aku tidak sadar masih menggenggam pistol itu, dan langsung menghampiri Rey yang tergeletak dan bersimpah darah di perutnya. Ia mengucapkan hal yang menyakitkan dalam hatiku. Ia bilang bahwa aku penghianat dalam persahabatannya. Aku tidak mengerti apa yang ia katakan, setelah itu ia pingsan dan aku membawa kerumah sakit, namun sayang orang tuanya juga salah paham dan mereka membenciku setengah mati." Ujar Clery meneteskan air matanya.
__ADS_1
Clara terkejut mengenai masa lalu mereka berdua, hingga ia terus memeluk kakaknya sambil mengelus punggungnya. Clery melanjutkan penjelasannya.
"Aku, di usir dari rumah sakit, yang ku dengar setelah itu, Rey kritis, ia koma gak tau koma berapa lama. Karena aku langsung menyelidiki dalang dari penembakan Rey. Dan yang aku tau, dia pergi ke luar negri. Aku menyusulnya untuk memberikan bukti pada Rey dan keluarganya namun semuanya nihil, aku terpaksa tinggal dan melanjutkan kuliahku di luar negri. Setelah itu, aku mendapatkan bukti namun bukti itu tidak begitu kuat, sampai sekarang aku kehilangan jejak orang itu. Tapi aku punya bukti itu, yang mungkin bagiku tidak begitu kuat tapi Rey percaya saat melihat bukti yang aku berikan. Ia meminta maaf, dan yang aku tau, Clara sudah mengenal Rey dan Rey telah menjebak Clara dalam cintanya." Mendengar itu Clara terkejut, bahwa yang di lakukan Rey itu salah untuk Clery. Karena wajah mereka mirip jadi Rey salah orang.
"Jadi Rey salah sangka terhadapku, dan mengira aku adalah kakak?" tanya Clara pada Clery, terlihat Clery sedih dan juga kacau. Mungkin bagi Clara ini sungguh merumitkan dirinya.
"Aku korban dari kalian bos, malang banget nasibku! kalian balas dendam namun salah sasaran dan aku korban dari keegoisan kalian berdua, sungguh menyakitkan." Ujar Clara sambil meneteskan air matanya.
"Tidak Clara, aku yang patut kamu benci, mungkin dengan adanya wajah kita yang sama, orang-orang menyangka aku adalah kamu! tolong maafkan aku Clara sayang." Ucap Clery ia merangkul Clara yang tengah menangis.
Surya tidak percaya semua masalahnya hampir sama dengan Rey, ia mungkin akan mendatangi Rey secepatnya. Bagi Surya permasalahan ini tidak baik untuk terus di pendam. Ia ingin segera tuntas, apapun resikonya nanti, akan Surya terima.
🍀🍀🍀
Haii semuanya readers kesayangan, yang udah setia membaca karyaku amuradul dan amatiranku ini heheheh
bila kalian suka sama ceritanya like, bila ada kekesalan sama ceritanya komen yah biar tambah seru dan ramein kolom komentar biar aku tambah semangat untuk Up nya.
Kasih dukungan kalian dengan memberikan bunga hadiah 19 poin atau kopi 199 poin
selamat membaca ya readers kesayangan muuachhhh buat kalian yang sudah kasih dukungan jangan lupa like, komen, hadiah dan vote-nya.
TERIMA KASIH
__ADS_1