Dendam Salah Alamat

Dendam Salah Alamat
Salah orang


__ADS_3

Rey marah besar, karena info yang di dapat rumah Surya telah lama kosong, ia hanya bisa mendapatkan info itu dari teman Clery. Ia bingung harus mencari Clara kemana lagi.


Kevin dan Clery hanya bisa pasrah dan mendoakan Rey, Kevin juga sangat merindukan sosok Clara yang selalu ceria bila ada di dekatnya.


Mungkin adanya Clery Kevin bisa menyembuhkan sedikit demi sedikit kerinduan yang ada di benaknya.


Mereka langsung merencanakan untuk menjebak Dewi. Rey sudah tidak sabar ingin lepas dari genggaman Dewi yang kian hari mengancam dia akan segera menikah.


Di luar dugaan Dewi langsung datang ke rumah Rey, ia terlihat cemas dan juga khawatir mendengar Rey jatuh sakit.


Perutnya sudah mulai keliatan walaupun tidak terlalu besar, menurutnya ia hamil memasuki 4 bulan.


Rey langsung emosi melihat Dewi, tak di sangka ada seorang pria yang menyusul Dewi, raut wajahnya sangat kesal. Ia adalah David suami Dewi, semua menohok begitu juga dengan mamah Rey.


Dewi langsung tersenyum dan memeluk Rey, namun dengan cekatan pelukannya di lepaskan oleh David suami Dewi. Sontak saja Dewi tidak menyangka dan langsung memasang raut wajah yang tegang.


Plaaaakk plakaaaakkk


Tamparan sangat keras dari tangan David, semua yang ada di ruang tengah Rey menohok tidak percaya, atas apa yang telah mereka saksikan. Mamah Rey langsung mengahampiri dewi, ia langsung nemparnya, mamah Rey sangat gemas ketika mengetahui dalang dari kebusukan Dewi.


Plaaaakk, Plaaaakk


ini hukuman untukmu wanita licik yang telah mengahancurkan anak saya, sekarang aku tidak lagi takut sama ancaman mu, dan akan membawa kamu kepengadilan.


Dewi memegang pipinya yang merah 4 kali tamparan yang ia dapat dari suami dan Mama Rey. Ia merasa tidak mengerti kenapa David dan mamah Rey lancang menampar dirinya.


"Kenapa kamu menamparku? dan kenapa kamu ada di sini?" seru Dewi pada David, terlihat David rahangnya mengeras dan tatapan yang tajam.


"Kamu lancang sekali mengkhianatiku Dewi! aku sudah percaya penuh dan sudah yakin padamu. Tapi apa yang kamu lakukan padaku sungguh menjijikan. Aku akan menunggu anakmu lahir dan membawanya pergi, setelah itu aku akan mencerikan mu" Ucapan David menggema di ruangan rumah Rey.


Kemudian ia menghampiri Rey yang tengah berdiri melihat pertengkaran yang terjadi di rumahnya.


"Maafkan aku Rey, semua salahku. Dulu aku mencoba memisahkan mu sama Clara dan juga ingin menguras hartamu lewat Dewi. Namun dia telah berkhianat dan aku sadar , aku telah salah melakukan kesalahan yang besar semua ini membuatku merasa bersalah. Kamu boleh saja menghukum ku, karena aku yang telah menabrak Clara, Semua itu atas usulan Dewi, dia yang merencanakan semuanya dan juga semua dalang dari masalah ini. Aku kira semuanya akan berjalan mulus ketika Clara sudah tidak ada dalam hidupmu. Namun Dewi gagal melakukan aksinya, ia telah berkhianat, dia berjanji tidak akan jatuh hati padamu, namun setelah yang dia lakukan, aku mengetahui bahwa dia akan menceraikanku dan dia akan menikah denganmu. Aku kira dia bersandiwara untuk menjebak mu. Namun itu adalah kenyataan. Aku tidak terima semua ini dan aku akan meninggalkan Dewi setelah itu aku akan mengambil anakku darinya! maafkan aku Rey semua salahku? kamu boleh menghukum-ku?" Ucapan David menohok semua orang yang ada di ruangan.


Kemudian David permisi pulang, rey mengijinkan pulang ia akan mengurus kasus David secepatnya.

__ADS_1


Rey kira yang mencelaki Clara waktu itu adalah Surya.Ternyata di balik kekacauan ini adalah muslihat Dewi. Rey langsung menampar keras Dewi dan langsung menggugat dia atas pencemaran nama baik dan juga telah mencelakai Clara.


"Gue tidak akan mengampuni mu Dewi, sekarang lho keluar dari rumah gue! dan ingat David hukuman mu akan tetap berjalan sebagai mestinya. Aku akan memaafkan mu tapi tidak untuk Dewi!" ucap Rey keras. David berterima kasih pada Rey karena telah memaafkannya, untuk hukuman yang di dapatnya nanti. Ia akan mengurusnya dengan baik, karena baginya bisa di sogok dengan uang.


Dewi kemudian memohon ampun pada Rey, ia meminta maaf dan langsung berjanji akan memperbaiki semuanya lagi. Tapi Rey tidak bergeming dan juga sudah sangat muak melihatnya. Sekarang Dewi hancur semua laki-laki yang dulu ada di dekatnya kini telah menjauh.


"Aku minta maaf Rey, mohon ampun? aku sedang mengandung, tolong jangan laporkan aku pada polisi." Tapi ucapan Dewi di bantah sama mamah Rey.


"Kamu sudah menghancurkan masa depan anak saya, dan ingat hukuman akan segera berlanjut. Untuk kamu hamil tidak ada alasan lagi! PERGI SEKARANG JUGA" teriak mamah Rey sambil menunjuk marah pada Dewi.


Dewi keluar rumah Rey membawa luka dan kekesalan.


"Ini semua David yang telah menghancurkan hidupku, awas saja kamu david gue akan balas semua perbuatan mu padaku!" Dewi langsung memasuki mobil, harapan untuk menjadi istri Rey telah musnah. Dan ini telah di hancurkan sama suaminya sendiri.


🌸🌸🌸


Di Rumah Surya Clara langsung memasuki kamar, menurutnya ia sangat lelah sudah menghadiri acara pernikahan.


Ia merasa sangat kesal pada tingkah Surya yang tidak membantah ucapan semua orang Yanga da di pesta itu.


Clara berpikir, dirinya harus menemui Rey. Mungkin dengan pertemuannya nanti ia akan mulai bisa menerima semuanya. Clara tidak mengerti sama perasaannya saat ini, membuatnya pusing tujuh keliling.


"Aku menunggu takdir apa aku bisa balikan sama Rey atau aku akan meninggalkannya." gumam Clara.


Ia sangat heran, kenapa ia bisa menikah dan kenal Rey, juga Kevin. Ia mencoba mengingat masa lalu yang belum di ingat semuanya. Kini kepalanya mulai sakit ketika Clara mengingatnya lagi.


Bagi Clara Kevin merasa sangat dekat dan baik. Tapi perkenalan itu ia tidak ingat, di mana dan sudah berapa lama, yang ia ingat sekarang Kevin kakak angkatnya.


Clara mencoba bangkit, ia merasa sangat nyaman berada di dekat Surya, entah kenapa Clara tidak tau semua itu. Bagi Clara masalah yang pernah ada di hidupnya akan ia kupas tuntas, rencana besok Clara mau kerumah mamahnya dan menemui Clery.


Clara mengingat dirinya mulai ceria dan ada sedikit perubahan ketika sudah mengenal surya. Ia kemudian menghidupkan ponselnya dan langsung ada beberapa pesan dan panggilan dari Rey, Clery Kevin. Clara merasa bersalah kepada mereka.


Ia langsung menghubungi Clery terlebih dahulu, untuk masalah Rey nanti ia akan menemuinya lewat Clery. Ia kemudian menghubungi Clery, rasanya sangat campur aduk dan langsung saja telephone-nya langsung di angkat.


"Hallo, Clara kamu kemana saja sih? kita khawatir kamu di culik!" ucap Clery terdengar sangat cemas.

__ADS_1


"Tidak kok kak, aku tidak di apa-apain dan juga aku tidak di culik Surya! aku bekerja di sini sebagai asisten pribadinya." Ucapan Clara enteng terdengar Clery, ia merasa aneh Clara menjadi asisten pribadi Surya.


"Apa kamu tidak di kasarin sama dia?" tanya Clery cemas.


"Tidak kok kak, aku baik-baik saja, oh ia besok kakak jemput aku ke rumah Surya, alamatnya nanti aku kirim. Aku mau bertemu sama mamah dulu." Ucapan Clara membuat Clery merasa senang, Akhirnya Clara mau pulang juga.


Bagi Clara, ia mau tau penjelasan tentang masa lalu orang tuanya.Mereka langsung berbincang lewat telephone, dan akan bertemu besok.


Di kamar Surya sedang melamun, suara ponsel membuyarkan lamunannya. Ia langsung mengangkat dan ternyata itu adalah anak buah suruhannya.


"Hallo, ada apa kamu menelphoneku malam-malam begini haahh?" ujar Surya ketus dan dingin.


"Bos maafkan kami, ternyata orang yang bos tuju bukan Rey dan Clara bos?" ucapan anak buahnya membuat Surya kaget dan tidak percaya ia langsung berdiri tegap sambil memijat keningnya. Surya langsung menyuruh anak buahnya menjelaskan semuanya, karena untuk datang ke sini Surya takut Clara curiga.


"Apa yang kamu ketahui haahh? kamu salah orang! bagaimana bisa kita salah orang? siapa yang telah menabrak ayah, dan di mana dia? cepat katakan?" emosi tersulut di dalam benak Surya. Yang ia cari selama ini bukanlah Clara dan juga Rey, Ia mulai gelisah dan tidak tau harus berbuat apa.


"Semua ini ulah anak buah yang tidak becus memberi info. Sekarang gue jadi pusing bagaimana menjelaskan permasalahan ini sama Rey dan juga Clara." Ujar Surya sambil melangkah pergi keluar


Tak lama kemudian anak buahnya memberikan photo target yang sebenarnya. Surya mengacak rambutnya prustasi dan tidak menyangka yang menabrak ayahnya adalah keponakannya sendiri yaitu David. Ia mulai bergegas pergi mencari David, ia ingin tau apa yang sebenarnya di inginkan David, Hingga dia tega menabrak ayahnya hingga tewas. Semua masih menjadi misteri dan juga kenapa malah Rey dan Clara yang ada di lokasi kejadian membuatnya tidak menyangka bahwa dendamnya salah orang.


Ia bingung bagaimana nanti Clara tau kejahatan yang pernah ia perbuat, Clara benci kebohongan membuat Surya prustasi hebat. Ia sudah menyadari rasanya pada Clara, tapi pada akhirnya ia takut Clara meninggalkan dirinya.


Surya bergegas masuk mobil membawa sulutan emosi, ia mau mendatangi rumah David keponakannya sendiri.


πŸ€πŸ€πŸ€


#Author


Haii semuanya readers kesayangan, yang udah setia membaca karyaku amuradul dan amatiranku ini heheheh


bila kalian suka sama ceritanya like, bila ada kekesalan sama ceritanya komen yah biar tambah seru dan ramein kolom komentar biar aku tambah semangat untuk Up nya.


Kasih dukungan kalian dengan memberikan bunga hadiah 19 poin atau kopi 199 poin


selamat membaca ya readers kesayangan muuachhhh buat kalian yang sudah kasih dukungan jangan lupa like, komen, hadiah dan vote-nya.

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2