
Surya lagi menunggu Clara di ruang bawah, dirinya memainkan ponsel sambil cekikikan karena saling kirim pesan sama Darren.
Surya senang punya Kakak Ipar seperti Darren yang bisa ia jahili.
Setengah jam telah berlalu, Clara tiba menuruni tangga, mata Surya terpaku melihat kecantikan istrinya yang begitu memukau. Sebelum Clara mau pergi ke pesta, dirinya sudah menidurkan Twins Boys-nya terlebih dahulu.
Setelah itu, Clara bersiap untuk bermake-up secantik mungkin untuk menemani suaminya. Pikir Clara dirinya takut mempermalukan suaminya nanti di pesta.
Terlihat polesan make up mendarat di wajah cantik Clara, lipstik merah maroon yang begitu elegant menempel di bibir seksi miliknya.
Rambut Clara di sanggul longgar, karena itu ciri khas dari dirinya. Anting yang menjuntai sedikit menghiasai telinganya yang indah, gaun panjang menjuntai sampai tungkai. Dengan belahan samping kanannya sampai paha putih mulusnya terlihat, gaunnya berwarna hitam blaster silver yang begitu memukau. Senada dengan acara mereka untuk memakai baju warna hitam. Tak lupa juga sepasang sepatu high heels tinggi, membuat kesan kecantikan tambah sempurna.
Pandangan mata Surya tidak lepas dari sang Istri, setelah Clara mendarat dengan sempurna di lantai yang kini sudah ada Surya menunggunya, untuk menyambut tangan mulusnya yang sangat lembut.
"Wow, nona Tuan Surya sangat cantik sekali," ucapnya sambil menautkan tangan dirinya ke tangan Clara.
"Gombalanmu membuatku geli," sahutnya.
Surya pun terkekeh dan langsung menuju mobilnya yang kini sudah terparkir di depan rumahnya.
Clara masuk dengan sangat elegant, di tambah tas kecil yang dia genggam menambah kesan sempurna sama riasannya.
Mereka langsung berangkat menuju hotel ternama yang ada di Jakarta.
Clara sudah tidak sabar ingin cepat sampai ke tempat pesta, Clara tau Rey merencanakan sesuatu maka dari itu Clara juga merencanakan sesuatu untuk Rey.
Senyuman licik Clara tersirat dari wajahnya, dirinya geram sama Rey yang semakin keterlaluan terhadap perasaan Clery.
Tiga puluh menit sampai tujuan, para tamu pesta sudah berada di dalam. Hiasan pesta begitu sangat indah, tak lupa juga para pengusaha kenalan Surya menyambut kedatangan mereka berdua.
Di satu sisi, Rey tersenyum penuh gairah melihat Clara yang begitu cantik memukau. Tubuh seksinya membuat Rey semakin ingin memilikinya dan ingin merebut kembali mantan istrinya itu.
Clery menghampiri Clara dan juga Surya, mereka cipika-cipiki. Setelah itu, Rey bersalaman sama Surya dan juga Clara.
Clara merasa risih sama tatapan Rey yang begitu menjijikan bagi Clara, tak segan-segan Clara bermesaraan sama suaminya di hadapan Rey.
"Kalian semakin romantis saja adikku sayang," ucap Clery senang.
"Kalian juga begitu sangat serasi di acara pesta ini," sahut Clara tak lepas dari tangan suaminya.
__ADS_1
Tak lama, semua tamu pesta berkumpul dan ketua pesta itu mengumumkan untuk acara dansa tukar pasangan.
Padahal ini rencana Rey untuk mengadakan pesta dansa tukar pasangan dengan cara memakai topeng dan lampu sedikit di gelapkan, agar dirinya mudah berdansa dengan lihay bersama Clara.
"Lihat saja Clara, aku akan memakan dirimu di acara pesta ini," ucapnya dengan pede.
Setelah itu, mereka langsung berdansa dengan memakai topeng setelah panitia pesta memberikan topeng kepada semua anggota dansa.
"Aku sangat mencintaimu Clara, malam ini kamu akan menghabiskan berdansa denganku hahaha," rey tertawa jahat sambil menatap penuh hasrat kepada Clara yang kini sedang berada di samping Surya.
Tak lama, Clery muncul dan langsung merangkul pundak Rey. Hati Rey sangat kacau dirinya hanya ingin berdansa dengan mantan pacarnya saja.
Lampu mulai di redupkan untuk memulai dansanya. Semua orang yang mengikuti dansa tersebut memakai topeng.
Mata Rey tak lepas dari pandangan ke arah Clara, setelah itu, musik mulai di nyalakan dan putaran demi putaran para pedansa mulai menikmati alunan lagu.
Pinggang Clara Rey sentuh dengan penuh ragu, terlihat wajah kecutnya mulai di tunjukan oleh Clara.
"Aku tau, kamu pasti berpaling dari pandanganku, hmm. Mampus kau Rey hahaha." gerutu pelan, Rey tidak mendengar yang di ucapkan Clara yang kini sedang berdansa dengan dirinya.
Padahal sejak dari tadi sebelum pesta di mulai Clara lah yang ada di sampingnya, dan Clery yang berada di samping Surya.
Pinggang Clara ia sentuh dengan putara sedikit, tangan Clara meraih pundak Rey.
"Akhirnya gue kebagian menikmati dansa bersama mantan istri tercinta," ucapnya sambil memutar badan Clara kepada Surya.
Begitu juga Surya memutar badan Clery pada Rey, mereka mulai di tukar.
Badan Clara memutar dan langsung Surya raih, Surya merasa senang karena rencana istrinya berhasil.
Alunan musik begitu sangat romantis, Clara dan Surya menikmati dansa berdua. Dan benar saja tukar pasangan ini sangat lama, karena rencana Rey agar lama berdansa dengan Clara.
Surya mengeratkan tubuh istrinya ke dekapannya, dirinya langsung mengucapkan kata mesra ke telinga istrinya.
"Kau sangat cerdik sayangku," ucapnya penuh cinta.
"Siapa lagi kalau bukan istrimu, biarkan Rey menikmati dansa ini dengan Clery, dia harus di beri pelajaran," sahutnya.
20 menit sudah berlalu.
__ADS_1
Tukar pasangan sudah selesai, lampu kini sudah menyala dan topeng pun mereka buka.
Alangkah terkejutnya Rey, melihat wajah Clery yang kini ada di hadapannya. Dirinya mengepalkan tangannya dan pamit pergi ke WC.
Clery dan Clara mengacungkan jempolnya.
Rencana mereka berhasil, tanpa Clara meminta bertukar posisi dan tukar baju. Clery sudah meminta untuk berganti posisi mereka.
Sore tadi Clara dan Clery sepakat dengan rencananya, hingga Clara merasa lega.
Clery tidak mau berdansa dengan orang lain, maka dari itu Clara merencanakan untuk tukar baju di WC dan topengnya. Hingga aksi mereka berdua berhasil mengelabui Rey.
Di WC Rey berdecak kesal, dirinya merasa kesal sama Clara dan Clery. Ternyata sebelum acara di mulai, yang berada di dekatnya sejak tadi adalah Clara dan Rey tidak menyadari itu, padahal mereka hanya tukar baju dan topeng saja.
Rey begitu ceroboh dan telah di tipu sama perempuan kembar itu. Dirinya membayangkan selama berdansa dirinya bersama Clery, pautan ciuman itu yang di rasanya ternyata Clery dan bukan Clara.
"Tapi pautan itu, aku kenal dan itu aku rasain Clara, kenapa jadi Clery." ucap Rey mengepalkan tangannya di atas tembok westafel.
Setelah itu Clara sudah berganti pakainya di WC bersama Clery, namun Clery duluan untuk pergi ke pesta lagi.
Tak di sangka tangan Clara di raih cepat oleh Rey yang sejak tadi mengintai Clara.
"Kamu sangat licik, wanita cantikku," ucapnya penuh cinta.
"Lepaskan aku Rey, aku tidak mau ada orang yang melihat kita di sini," tegas Clara.
"Aku akan merebutmu lagi dari dekapan Surya, semakin hari kamu terlihat sangat cantik dan seksi." Ucap Rey sambil mengelus wajah Clara.
"Hentikan omong kosong mu Rey, kau sangat menjijikan, aku di rawat oleh Surya hingga aku terlihat cantik. Dia memberikan aku kasih sayang dan cintanya," tegas Clara kesal. Namun siapa sangka, Clara sangat geram dan langsung menampar Rey yang hampir saja mau mencium dirinya.
Plaakk....
Setelah itu Clara pergi meninggalkan jejak tamparan di pipi Rey.
"Sial, ternyata Clara bukan yang seperti dulu lagi, dia berbeda sekarang tidak mudah aku kelabui." Desisnya sambil meninju dinding tembok.
Bersambung.
Maafkan typonya yang masih bertebaran, aku hanya author remahan hehhe.
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya, like, komen, hadiah dan juga vote-nya.
Terima kasih.