
Surya menangis membopong jasad istrinya ke dalam rumah, terlihat wajah pucat pasi dari wajah istrinya, membuat hatinya hancur berhamburan.
Ia berteriak namun tidak ada satu orangpun yang mengahampirinya, Surya sudah berlumuran darah dari tubuh istrinya. Ia masih tidak percaya istrinya sudah meninggal.
🌾🌾🌾
"Tidak, sayang kamu jangan meninggal aku akan menyelamatkan mu dari maut ini, cobalah membuka matamu, aku ada di sini" ucap Surya menangis.
"Honey, kamu kenapa, wajahmu penuh dengan keringat dingin yang keluar" ucap Clara sambil menepuk-nepuk wajah suaminya.
"Tidak kamu jangan seperti ini, aku sangat mencintaimu sayang" seru Surya masih di bawah alam sadarnya.
"Ya ampun kau ini, dia mimpi apaan sih hingga keringatnya banyak sekali, mana susah di banguninnya lagi" desis Clara.
Surya berteriak sangat kencang, membuat Clara merasa takut, begitu juga dengan dua bodyguardnya.
"Kalian ambilkan air dari kamar mandi, susah sekali kau honey, mimpi apaan sih, bikin aku jengkel saja" ujar Clara sambil menunggu Izal membawakan air.
Setelah beberapa menit, Izal kembali membawa 1 gayung air. Ia memberikannya kepada Clara.
Raut wajah kedua bodyguard itu terlihat sangat panik melihat bosnya tak kunjung sadar.
Clara memicratkan air ke wajah suaminya supaya cepat sadar.
"Kau ini sungguh menyebalkan, sudah berbagai cara aku membangunkanmu" ujar Clara sambil memicrat-micratkan air ke wajah suaminya.
Terlihat Izal dan Roby menahan tawanya, mereka tidak menyangka bosnya yang terlihat seram di depan mereka, kini terlihat sangat lucu saat Clara mengomelinya sambil mencipratkan air ke wajahnya.
"TIDAK"
Jerit Surya membuat Clara kaget setengah mati. Ia tersadar dengan wajah sudah basah sama air cipratan Clara.
"Haahh, ini di mana, kamu tidak meninggal sayang, coba lihat perutmu, tadi kamu berlumuran darah sangat banyak" seru Surya memeriksa perut istrinya.
"Iiihhh....., kau ini kenapa, aku baik-baik saja, lihat aku ada di sini sama mereka" ucap Clara sambil menunjuk ke arah dua bodyguardnya.
"Piiuuhh, untung cuma mimpi, aku sangat mencintaimu jangan tinggalkan aku sendirian di dunia ini sayang, eh kalian cepat keluar jangan ganggu kita yang sedang berduaan" desis Surya.
__ADS_1
Izal dan Robby keluar menahan tawanya, melihat bos besarnya yang kini sedang kacau akibat mimpi anehnya.
"Kau ini, sangat menyebalkan sekali, mimpi apaan sih honey?" tanya Clara sambil mencubit hidung mancung suaminya.
Surya terdiam, ia sangat syok dengan mimpinya itu, ia sedikit melamun dan juga terlihat panik.
"Aku mimpi kamu meninggal dunia dengan tusukan di perutmu, aku sangat takut melihat jasadmu terkujur kaku di pangkuanku, untunglah ini cuma mimpi" ucap Surya sambil terus memeluk tubuh istrinya.
"Mimpi yang aneh, aku di sini bersamamu, tidak ada orang yang ingin mencelakaiku, aku kira kau kenapa, baru saja aku sampai ke sini, kamu sudah berteriak dan tidak sadarkan diri, hahahha, kau sangat lucu ketika mengigau" seru Clara merapatkan lagi pelukannya.
"Mungkin ini efek karena tidur siang, dan aku sangat lelah, semalam tidur cuma tiga jam" ujar Surya.
"Kasian sekali suamiku ini, lebih baik kamu istirahat dulu, apakah masih ada pekerjaan?" tanya Clara tersenyum ke arahnya.
"Kurasa tidak terlalu sibuk, aku mau pulang dan tidak mau berjauhan sama kamu, aku sangat merindukan kamu sayang" terang Surya, ia langsung mencium bibir sexsi istrinya.
Keduanya mulai berpautan satu sama lain, mereka tersenyum dan langsung keluar ruang kerja meninggalkan kantornya.
"Kalian pulang saja kerumah, aku sama istriku mau makan siang dulu" ucap Surya menyuruh anak buahnya pergi.
"Kita makan di taman saja, aku mau kau yang menyuapiku di sana" seru Surya menggandeng tangan istrinya.
Clara tersenyum, ia sangat bahagia mendapatkan suami yang sangat sayang dan pengertian kepada dirinya. Membuat ia betah berlama-lama di samping suaminya, rasa rindu selalu menyelimuti keduanya ketika berjauhan membuat mereka terus bermesraan.
"Jangan pernah tinggalin aku sayang, kaulah jantung hatiku, aku tidak bisa hidup tanpamu" ucapan Surya membuat Clara terdiam sesaat, ia menghentikan langkah kakinya, kemudian tersenyum ke arahnya.
"Sejak kapan Bos Surya jadi suka gombal gini" ledek Clara sambil melilitkan tangan ke leher suaminya.
"Sejak tadi aku berkata kepadamu sayangku" pelan Surya mengatakan ke daun telinga istrinya.
"Awww, aku sangat terhura, eh terharu hehehe" seru Clara tertawa renyah.
"Kau ini, gak ada romantis-romantisnya seperti film India gitu" desis Surya pura-pura ngambek.
"Ahahaha, kau sangat menyebalkan, kenapa juga mimpimu sangat aneh honey, aku tadi gemes banget sama kamu, mana sudah ngagetin aku sama teriakan kamu itu" ucap Clara sambil melepaskan lilitan tangannya.
"Kau marah, maafkan aku, itukan tidak di sengaja heheheee, mimpi itu terasa begitu nyata bagiku" ujar Surya mencium tangan istrinya.
__ADS_1
Padahal mereka lagi di parkiran mobil, tapi mereka masa bodo sama orang yang melihat kemesraannya.
"Kita di lihatin sama orang kantor tau" ucap Clara.
"Bodo amat, yang penting aku selalu bersamamu, Kitakan sudah halal, kalau kita berbuat mesum baru, ini cuma gandengan tangan sama pelukan ringan" seru Surya mencolek dagu istrinya.
"Kau ini, sudah ah kita masuk ke dalam mobil, jangan banyak gombal bibirmu nanti dower, mau bibirmu dower, aku gak mau punya suami bibirnya dower begitu" Clara langsung membuka pintu mobilnya, namun di cegah oleh Suaminya.
"Ahahaha, baru tau orang gombal bibirnya dower, yang ada dower di gigitin sama kamu, hehehe" goda Surya.
"iih, apaan sih, kau ini bicara itu suka benar saja eh, keceplosan hehheeee" seru Clara membungkam mulutnya.
"Tuhkan, ngaku sendiri, kamu yang suka gigitin bibir aku, jadi kalau nanti aku dower itu bukan gombalanku tapi karena gigitanmu yang membuat bibirku dower ahahahah" Surya tertawa renyah.
"Iihh, malu nanti di dengar orang, jangan suka buka cover aku deh honey, itu kan rahasia kita berdua ehhehehe" ujar Clara sambil mencubit perut suaminya.
Seusai lelucon yang mereka lontarkan, akhirnya mereka pergi meninggalkan tempat parkiran, mereka pun rencana mau makan siang di taman yang di sukai Clara yaitu taman bunga.
Clara sangat bahagia dan senang, punya suami yang lemah lembut tidak pernah kasar atau pun membentaknya, ya walaupun agak lebay sedikit suaminya itu, tapi ia sangat senang selalu terhibur olehnya, berasa dunia milik berdua yang lain ngontrak.
Dingin dan kalem di depan orang, tapi bobrok di hadapan istrinya, itulah Surya orang lain memandangnya bos dingin cuek dan arogan, tapi bagi istrinya Clara, dia adalah suami yang bobrok penuh dengan kata gombalan lemah lembut, itu yang membuat Clara terasa nyaman di berada di sampingnya.
Surya
Clara
#Hai readers kesayangan, jangan pernah bosan yah membaca karya amuradulku heeee
jangan lupa like, komen, vote dan hadiah terima kasih.
Episode berikutnya Rey dan Clery muncul.
Sehat selalu buat kalian
__ADS_1