Dendam Salah Alamat

Dendam Salah Alamat
Jujur yang membuat hancur


__ADS_3

Di perjalanan menuju rumah David, Surya menahan emosinya yang tersulut di matanya, tatapan yang tajam rahang mengeras. Ia mengemudikan mobilnya sangat kencang, hatinya memburu rasanya ia sudah tidak sabar ingin meninju wajah pengecut David.


Kini Surya sudah berada di depan rumah David. Ia menggedor pintu rumah milik David sangat kencang. Hatinya sudah di selimuti emosi yang sangat kuat, ia terus menggedor-gedor pintu sampai pintu pun terbuka.


David yang terkejut atas gedoran pintu yang sangat keras, membuat ia kaget dan tidak percaya. Yang datang adalah Surya, ia langsung meninju wajah mulut David, dirinya sudah di selimuti emosi yang sangat besar.


"Mau kamu apa? tega sekali kau membunuh ayah gue? tidak ada ampun bagiku untuk bajingan seperti mu." Surya terus memukul David hingga ia tidak berdaya, darah keluar dari hidung dan wajah yang memburu.


Surya langsung mencekram baju David, lalu ia menghempaskan lagi ke lantai. Emosinya semua ia keluarkan, dendam yang seharusnya dari dulu buat David, malah ia lampiaskan kepada orang yang salah yaitu Rey dan juga Clara.


Surya menangis, ia terlihat kacau begitu juga David. Ia tidak bisa apa-apa lagi selain diam. Kemudian Surya langsung meninju lagi bagian pipi David.


Kondisi David sudah babak belur, Surya menangis betapa hancurnya, hati yang ia pendam sejak lama. Membuat ia sangat kacau dan benci kepada ponakannya sendiri.


Kini Surya duduk tertatih, ia langsung menanyakan soal pembunuhan berencana itu.


"Kenapa kamu membunuh ayah? ada masalah apa, hingga kau tega membunuhnya? tatapan Surya sangat tajam. Hingga David ketakutan, ia mulai bangkit dan langsung menjawab pertanyaan Surya.


"Maafkan aku Surya, semua itu aku lakukan demi papah, ia menyuruhku untuk membunuh ayah mu, karena hak waris yang membuat aku melakukannya." Jawab David teperengah.


Surya tertawa kecil, kemudian menatap tajam ke arah David, ia langsung menghampirinya lagi.


"Cuma gara-gara harta dan kekuasaan kamu tega menghabisi nyawa ayahku satu-satunya haahh! kamu tidak pernah merasakan betapa sakitnya di tinggal orang yang orang yang gue sayangi. Sekarang gue cuma punya ibuku satu-satunya, lo tau? semenjak ayah kecelakaan dan di tabrak sama lo, ibu terus menangis begitu juga gue! separuh jiwa telah pergi dan tidak akan kembali." Surya menangis di hadapan David.


Kini David telah menyadari betapa bodohnya dia telah melakukan semua ini kepada keluarganya sendiri.


Setelah percakapan yang membuat Surya menangis dan memukul lagi wajah David. Sekarang polisi datang dan langsung memborgol David. Surya langsung menghubungi polisi, Surya tidak punya bukti buat menjebloskan david ke penjara. Maka dari itu, Surya berinisiatip buat merekam percakapannya dengan David, membuat David menohok tidak percaya.

__ADS_1


Kini David di tahan dan akan di sidang, sekarang Surya sudah menuntaskan semua dendamnya yang ia pendam. Giliran masalah Clara dan Rey, yang harus ia hadapi.


"Semua ini gara-gara si bajingan David! gue harus bagaimana meminta maaf kepada Clara dan juga Rey, apa yang harus gue katakan pada Clara. Gue takut Clara meninggalkan gue dan membenci gue seprti ia membenci Rey.


Langkah kaki gontay membuat ia tersadar, selama ini dia balas dendam yang salah sehingga ia harus menerima perbuatannya. Surya berpikir akan jujur pada Clara tentang masalah ini.


Surya mengacak rambutnya, ia menyadari perbuatannya sangat kejam kepada Rey, hingga ia hampir membunuhnya. Surya berpikir Rey tidak akan memaafkan semua kesalahannya, termasuk Clara.


🌸🌸🌸


Di rumah Clara bingung, ia tadi melihat Surya keluar dari rumah, membawa wajah yang sangat menyeramkan. Ia berpikir semoga Surya tidak berantem atau apalah itu.


Langkah gontay Surya sudah menuju rumahnya, ia di sambut wajah cantik dan senyuman Clara pada dirinya. Surya merasa sangat sakit, ia telah tega meneror dan akan membunuh Clara. Setelah ia mengetahui semuanya, Ia malah jebloskan David kepenjara tanpa ia siksa lebih dahulu yang lebih parah dari Rey.


Surya memikirkannya lagi bahwa dendamnya belum cukup sampai David benar-benar tersiksa.


Clara sangat bingung apa yang Surya ucapkan kepada dirinya, ia langsung menyuruh bosnya bangun dan hal yang tak terduga, Surya memeluk Clara sangat erat sambil terus menangis.


"Bos, kau cengeng sekali, kenapa kamu menangis? apa kamu berantem, terus kamu kalah dan menangis seperti ini." Ujar Clara ia langsung melepaskan pelukan Surya, namun Surya malah tetap mengeratkan pelukannya.


"Clara hanya bisa diam, ia menunggu jawaban dari Surya, kemudian ia langsung melepaskan pelukannya.


"Apa kamu bisa memaafkan segala kesalahanku? ucapan Surya membuat Clara bingung dan tidak mengerti.


"Kenapa bicara seprti itu? apa bos punya kesalahan sama aku?" ucap Clara ia langsung menyipitkan matanya ke arah Surya.


"Aku telah banyak mengotori tanganku sendiri, hingga aku buta, dan salah arah! kamu pernah bilang bahwa kamu membenci orang yang telah membohongi mu Clara? apa kamu mau memaafkan aku jika aku telah berbuat salah yang sangat besar kepadamu?" ucapan Surya membuat Clara semakin tidak mengerti.

__ADS_1


"Kesalahan apa yang bos bahas." Clara merasa bingung dan ia mulai mendengarkan penjelasan Surya.


"Aku adalah orang yang telah meneror Rey dan juga Tante shiren. Waktu itu aku mengirimkan sebuah photo kamu yang berlumur darah dan bertuliskan aku akan membunuh mu. Aku yang telah mencelakai Rey ia tertusuk sampai mau meninggal. Dendam ku membawa aku ke jalan yang salah, aku kira kamu dan Rey yang telah menabrak ayahku waktu di jalan. Apa kamu mengingatnya? aku tau aku salah dan aku juga telah salah balas dendam. Ternyata yang membunuh ayahku adalah keponakanku sendiri. Dan kini ia telah mendekam di penjara." Penjelasan Surya membuat Clara syok berat, ia mulai menangis.


Clara langsung memundurkan kakinya, ia takut pada Surya, orang yang Clara percaya dan terlihat baik. Ternyata seorang penjahat berdarah dingin, Clara pun langsung mengeluarkan suara.


"Apa kamu yang telah menabrakku waktu hujan deras? kamu yang telah menghilangkan ingatanku? apa benar itu semua ulah mu?" ujar Clara mulai meneteskan air matanya.


Sekarang Clara tidak ada pilihan lain, ia langsung berlari pergi meninggalkan rumah Surya. Tapi Surya langsung mengejar dengan cekatan Clara bisa ia raih.


Tangisan Clara pecah bersama hati yang sangat rapuh, ia kembali terluka untuk kesekian kalinya. Surya meminta maaf dan memeluknya, Clara memukul Surya tapi tidak di hiraukan.


"Aku mencintaimu Clara." Ucapan Surya menggema di sudut telinganya, ia langsung melebarkan matanya ke arah Surya yang kini telah memeluknya erat.


Clara kaget dan tidak percaya, ia mengerti mengapa Surya bisa membawanya kesini, itu karena dia mau balas dendam.


πŸ€πŸ€πŸ€


#Author


Haii semuanya readers kesayangan, yang udah setia membaca karyaku amuradul dan amatiranku ini heheheh


bila kalian suka sama ceritanya like, bila ada kekesalan sama ceritanya komen yah biar tambah seru dan ramein kolom komentar biar aku tambah semangat untuk Up nya.


Kasih dukungan kalian dengan memberikan bunga hadiah 19 poin atau kopi 199 poin


selamat membaca ya readers kesayangan muuachhhh buat kalian yang sudah kasih dukungan jangan lupa like, komen, hadiah dan vote-nya.

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2