
❤️❤️ Seseorang yang mencintaimu karena Allah tidak akan meninggalkanmu karena kekuranganmu, dan tidak akan meninggalkanmu karena kesalahanmu ❤️❤️
Clara lagi tiduran di tempat tidur, ia merasa badannya sangat cape dan lelah. Mungkin karena kurang aktivitas, di rumah ia hanya bisa makan tidur terus. Untuk membantu beres-beres saja di larang oleh ibu Farah.
Clara kemudian membaca berita di ponselnya, ia senyum-senyum sendiri karena ada sang idola di berita yang sekarang sedang merajai film kekaisharan. Karena pofularitas film itu naik pesat sehingga beritanya bertebaran di setiap sosmed. Clara sangat ngefans sama aktor China yang bernama duo Wang, yang berjudul yin-yang master dreams of enternity season 1. Clara sekarang lagi menantikan season 2 film itu.
Ia senyum-senyum sambil berbicara sendiri.
Surya yang baru datang ke kamar langsung menghampiri istrinya sambil naik ke tempat tidur.
"Sedang apa sih sayang? kayaknya asyik banget" tanya Surya sambil naik ke tempat tidur, lalu ia merebut ponsel istrinya. Kemudian mencium kening pipi dan juga bibir seksinya.
Clara langsung merebut ponselnya, ia sedang melihat berita yang sangat menarik baginya. Karena memang ada idolanya di berita itu, yang kini sedang booming. Makanya ia tidak mau ketinggalan.
"Sini berikan ponselku honey" rebut Clara ia langsung membukanya kembali.
Terlihat wajah cemburu yang terpasang dari wajah Surya, ia langsung mencubit pipi istrinya itu.
"Kau sangat genit melirik cowok yang bukan suamimu" Seru Surya sambil mencolek dagu manis istrinya.
"Sesekali cuci matalah Honey, aku sangat suka karakter dia, menjadi guru dan juga ular bencana yang sangat meresahkan kaum hawa di dunia ini hehehhe." ujar Clara sambil senyum-senyum sendiri.
"Kamu sudah mulai genit, sini ponselnya aku sita, akan aku makan ponsel ini." Ujar Surya sambil berkacak pinggang ke arah istrinya.
"Coba sana makan tuh ponsel" seru Clara sambil menyipitkan matanya ke arah suaminya.
"Tapi boong" ucap Surya sambil menggelitik perut istrinya.
"Kau sangat menyebalkan sekali" ujar Clara membanting bantal ke arah muka suaminya.
Mereka akhirnya bergelut di tempat tidur saling melempar bantal.
🌾🌾🌾
Di rumah mamah shiren
Suasana sangat dingin mencekam, tidak seperti biasanya. Mamah shiren mendengar ucapan nenek Sukma di dalam kamar. Ia berinisiatip untuk mengajak mamah mertuanya berobat ke rumah sakit.
Tapi saat knop pintu mau di buka, ia mendengar ucapan yang sangat mengerikan dan juga bikin hati mamah shiren sangat ketakutan.
Mamah shiren membekap mulutnya sendiri, terdengar ucapan nenek Sukma sedang berbicara pada photo besar suaminya yang terpang-pang di kamar bekas miliknya dulu.
Urayan tangan nenek shiren mengusap photo wajah suaminya.
"Suamiku, anak itu sudah datang lagi, aku kira dia sudah mati. Tapi ternyata dia masih hidup dan berkeliaran, aku sangat membencinya, suatu saat dendamku akan terbalaskan. Sudah sangat damai dan tentram hidupku tanpa melihat wanita keparat itu. Aku sangat membencinya bahkan aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri. Tidak usah khawatir karena dia tidak akan hidup tenang, selama aku masih ada di sini." Ucapan itu membuat mamah shiren takut, kemudian mamah shiren mundur perlahan pergi dan langsung menuju kamarnya.
Hatinya sangat hancur mendengar ucapan sadis dari mulut mertua untuk anak yang ia sayangi.
__ADS_1
Di pikiran mamah shiren sekarang Clara harus di jaga ekstra dan di awasi terus, ia tidak akan membiarkan anaknya terluka apalagi di bunuh sama mertuanya sendiri.
"Mertua itu sudah psykopat, kalau bukan mertuaku sudah habis dia aku beri pelajaran." Ujar mamah shiren sambil mengusap air matanya yang menetes.
Terdengar ketukan pintu, mamah shiren langsung mengusap air matanya. Lalu mamah Shiren bangkit untuk membuka pintu kamarnya.
"Ayo sayang kita berangkat" ucap Papah Farrel.
Mamah shiren hanya tersenyum tipis, ia membalikan badannya untuk membawa tas yang ada di meja riasnya.
Hatinya sangat gelisah tidak menentu, ia sangat malas melihat wajah mertuanya yang sangat jahat kepada putri kesayangannya.
🌾🌾🌾
Di rumah Surya
Clara sudah merapihkan tempat tidur yang berserakan ulah mereka berdua, ia mendengus kesal. photo yang sudah ia unduh ke galery ponselnya di hapus Surya, padahal itu photo actor kesayangannya. Namun Surya cemburu hingga ia menghapus photo duo Wang.
"Awas saja kalau dia juga menyimpan wanita sexsi di ponselnya, tak segan-segan aku menghapus photo itu. Biar infas, iiiiihhh kau sangat menyebalkan honey, membuatku darah tinggi saja." Seru Clara sambil meninju bantal
Surya datang tanpa sepengetahuan-nya, ia langsung merangkul tubuh ramping istrinya dari belakang. Membuat Clara kaget di buatnya.
"Ih awas aku sedang bebenah, kau ini sangat menyebalkan sekali" ujar Clara dingin tanpa mau menoleh ke belakang.
"Kamu marah sama aku, duh istriku yang sangat cantik, bawel dan juga ahhh mantap" ujar Surya.
"Awas jangan ganggu aku, pergi sana, aku sangat kesal sama kamu" Clara ngambek.
Clara masih diam membisu, ia sangat malas melirik ke arah wajah suaminya.
"Tapi boong, ahahaha aku tidak sejahat itu hapus photo idolamu kok, asalkan hatimu hanya untukku." Ucap Surya langsung menyusup ke leher istrinya.
Senyuman yang tadinya ia malas keluarkan, sekarang ia keluarkan sangat lebar, setelah suaminya tidak jadi menghapus semua photo idolanya.
"Hehehehe, terima kasih ya honey, kau sungguh yang terbaik, aku sayang kamu" ujar Clara sambil membalikan badannya lalu memeluk tubuh kekar surya.
"Kita bikin dedek bayi ayo" ucap Surya menggoda.
"Apaan sih mesum banget, aku belum bersih total sayang, baru juga beberapa hari" ucap Clara nyengir kuda.
"Mahkota sucimu sangat menyebalkan, kenapa coba dia terus-terusan mengeluarkan lahar merahnya. Tau sendirikan pengantin baru itu maunya enyak-enyak, kau sangat tidak mengerti burung sangkarku saja." Terang Surya cemberut.
"Sabar dong honey, suami sabar di sayang istri" seru Clara sambil menyolek dagu suaminya.
mereka langsung berpeluk cium, hanya itu yang bisa mereka lakukan, tanpa hal yang lebih.
20 menit kemudian
__ADS_1
Ibu Farah sedang ngomel-ngomel di depan tv, ia sangat kesal sama sinteron yang ada di Indosiar. Clara menghampiri ibu farah yang sedang serius menghadap tv, sambil menggerutu.
"Ibu sedang apa? tanya Clara sambil duduk di pinggirnya.
"Itu tuh, kamu lihat FTV sangat kesal ibu lihatnya, ini judulnya azab pelakor genit, matinya tersungkur di comberan air got. Duh ibu sudah tidak sabar pengen cepat-cepat ia kena azab biar ibu puas melihat ia kena mati di got." Seru ibu Farah sambil terus mantengin tv.
"Hahahaha, Bu ada-ada saja itu judul azabnya" ucap Clara sambil tertawa renyah.
"Azab ke satu yang tadi judulnya tuh, jenazah susah mingkem karena sering bertanya kapan nikah, nah ini yang kedua." Seru ibu Farah
"Hahahahah, Bu ibu" seru Clara tertawa renyah.
"Iya sayang, ibu hampir tiap hari lihat film azab, kadang kesal kadang juga lucu heee, ada nanti sore film ku menangis, duh ibu sangat pusing pelakor berterbangan di mana-mana. Istri sahnya sangat lebek membuat ibu suka ngomel-ngomel sendiri." Terang ibu Farah
Ibu farah sudah candu menonton serial Azab dan sinetronnya kumenangis. Setiap hari ia selalu mantengin mereka main.
"Ibu mau aku buatin teh manis, hee jangan bosen yah, Clara soalnya suka teh manis" seru Clara sambil tersenyum ke arah ibu Farah.
"Mau dong sayang, teh manis buatan kamu itu bikin nagih, pokoknya mantap sayang." Ujar ibu Farah mengacungkan kedua jempolnya.
Clara langsung melangkah ke dapur membuatkan teh manis buat ibu mertuanya. Clara sangat senang sekali karena ibu farah sangat baik memperlakukannya.
🌾🌾🌾
Di rumah sakit
Suasana di ruang dokter sangat tidak menentu nenek Sukma berulah, ia tidak mau berobat.
"Aku sehat, dan badanku juga sehat, ngapaian aku ke sini?" ujar nenek Sukma.
Farrel anaknya mencoba membujuk supaya mamahnya mau berobat, karena kalau misal tidak di priksa, bisa-bisa akan lebih parah melihat kondisi nenek Sukma mamah shiren menjadi prihatin.
Kadang ia sadar di ajak berobat saja mau, tapi sekarang lagi tidak stabil membuat ia mengamuk di ruangan dokter. Ia terus mengucapkan nama Clara.
"Clara aku akan membunuhmu, dendamku belum puas melihat kamu mati" ucap nenek Sukma tajam, membuat hancur hati mamah shiren.
Dengan cekatan dokter Gita langsung menyuntikan obat penenang membuat nenek Sukma hilang kesadarannya. Ia langsung tertidur membuat semua yang menanganinya merasa lega, nenek Sukma akhirnya di rawat.
"Sebaiknya ibu Sukma harus di rawat di rumah sakit jiwa saja, kondisinya sangat tidak stabil, aku takut dia mencelaki orang." Terang dokter Gita.
Ucapan dokter Gita membuat Papah Farrel dan mamah shiren bingung untuk mengambil keputusan ini.
#**Author
Hai semua para readers, semoga kalian sehat selalu yah, terima kasih kunjungannya. Semoga kalian betah di karya amuradulku ini heeheee.
__ADS_1
Oh ia, cover aku baru di ganti sama pihak NT lho heheheh duh aku sangat senang banget soalnya keren banget.
Jangan lupa kasih dukungan dengan memberikan bunga 19 poin atau kopi 199 poin, like, rate bintang 5 heheh dan juga vote terima kasih atas dukungannya dari kalian semua, maaf yah aku sangat bawel hihihi love you deehh sama kalian.