Dendam Salah Alamat

Dendam Salah Alamat
Puasa dulu ada palang merah season2


__ADS_3

Tidak terasa Clara tertidur di mobil, Surya memarkirkan mobilnya di ke garasi. Ia membuka pintunya kemudian langsung menggendong Clara untuk di tidurkan.


Surya terus menatap wajah Clara, debaran jantungnya masih sama seperti awal mereka bertemu. Wajah yang sangat cantik walaupun lagi tertidur sekalipun.


Surya langsung membuka pintu kamar dengan susah payah, karena dia lagi menggendong Clara yang masih pakai gaun pengantin.


"Aku masih tidak percaya kita sudah menikah sayang" ucapan Surya terdengar di kuping Clara.


Kemudian Clara membuka matanya dan langsung mencium pipi Surya sekilas.


"Kamu kok bangun, apa jangan-jangan kamu pura-pura tidur?" tanya Surya ia langsung menidurkan istrinya ke tempat tidur.


"Haaa...haa.., aku cuma mau ngetes kamu saja, apakah kamu mau menggendongku seperti dulu, lalu kamu langsung melemparku ke tempat tidur, tapi tidak sama sekali hee." Seru Clara ia langsung membungkam mulutnya pakai tangan.


"Kau sangat menyebalkan, membawamu ke sini itu membutuhkan tenaga yang banyak, kamu sangat berat sekali." Ujar Surya ia langsung mendekatkan wajahnya sambil mencium sekilas bibir istrinya.


"Ya ampun sejak kapan kamu genit seperti ini sih." Seru Clara sambil mencubit hidung mancung Surya.


"Sakit tau, ayo cepat kamu bersihin dulu badan mu, dan langsung kita tidur, Aku sangat lelah sekali di tambah tadi menggendong mu." Ujar Surya ia membaringkan tubuhnya ke tempat tidur.


"Apa-apaan kamu ini, ya sudah bila nanti aku tidur lagi di dalam mobil, kamu gak usah mengendongku ke sini, suruh anak buah kamu saja yang gendongku." Seru Clara sambil menyipitkan matanya ke arah Surya.


Clara langsung membalikan badannya, tapi Surya berhasil menarik tangan Clara dan ia pun terjatuh ke atas pelukan Surya.


Mata Clara melebar dan melotot, ia sangat kaget apa yang di lakukan suaminya itu. Surya langsung membelai wajah istrinya lalu ia perlahan mencium kening dan langsung ******* bibir sexsi istrinya.


Tak berselang lama, Clara langsung melepaskan ciuman maut sang suami, Mulut laknat Surya tidak puas, ia langsung ******* lagi dengan sangat rakus.


Clara terperengah dan langsung melepaskan ciuman maut suaminya.


"Lepaskan, aku tidak tahan pengen ke kamar mandi, aku kebelet pipis Surya." Seru Clara ia langsung bangun dari pelukan suaminya.


Clara berlari menuju kamar mandi, Surya berdecak kesal, momen yang sangat romantis di buyarkan oleh Clara.


"Sial banget, lagi seru-serunya malah ada saja gangguan." Surya bangun sambil mengacak rambutnya.


Sudah dua puluh menit, Clara belum keluar dari kamar mandi, padahal Surya menginginkan malam romantis dengan istrinya.

__ADS_1


Ia langsung menggedor pintu kamar mandi, tak berselang lama Clara keluar, ia hanya memakai handuk di selipkan. Kemudian ia menunduk, terlihat rambutnya basahnya, membasahi kepalanya.


Surya perlahan menelan salivanya susah payah, ia tidak berkedip melihat istrinya keluar kamar mandi dengan memaki handuk saja. Ia kemudian mendekati secara perlahan namun Clara mencegahnya.


"Stop, aku keinginan" ucap Clara ia sambil melangkah pergi meninggalkan Surya yang tengah mematung melihat lekukan tubuh sexsi istrinya.


Surya kemudian berjalan memasuki kamar mandi, ia bedecak kesal lagi karena momen yang di nantinya malah belum tersampaikan.


"Pokoknya malam ini, tidak boleh ada gangguan lagi" Ujar surya ia kemudian mandi dengan air hangat.


Di kamar, Clara sudah memakai bajunya, ia bersiap untuk tidur. Tapi ada yang kurang, ia berpikir untuk membuat teh manis kesukaannya, Clara menuju dapur kemudian membuat teh manis.


Namun tak di sangka Clara di kagetkan sama ibu mertuanya yaitu ibu Farah.


"Sayang, kamu lagi ngapain?" ucapannya membuat Clara kaget, ia kemudian membalikan tubuhnya, terdapat senyuman manis dari sang mertua.


"Oh, aku sedang membuat teh manis buat surya, apa ibu mau aku buatkan?" tanya Clara sambil terus mengaduk teh manisnya.


"Boleh, ibu mau banget di buatkan teh manis dari menantu ibu yang cantik ini." Seru ibu Farah


Clara meletakan dua gelas teh manis kemudian ia ikut duduk. Terlihat sekali ibu Farah menyukai Clara, ia langsung tersenyum mengambil teh manis lalu ia menegugnya.


Surya sudah selesai mandi, ia celingukan kesana ke mari mencari istrinya. Ia langsung bersiap-siap memakai baju dan turun ke bawah, Surya sudah punya firasat istrinya pasti keluar kamar, maka dari itu ia langsung bergegas mencarinya.


Terdengar suara tertawa ibu dan istrinya, Surya kemudian berdiam diri mendengarkan obrolan ibu dan istrinya itu.


"Clara, mana bisa kamu masih perawan, kamu dan Rey sudah berapa lama menikah?" Celetuk ibu Farah, Surya terus mendengarkan dari belakang tanpa mereka mengetahui kehadirannya.


"Mungkin 6 bulan aku sama Rey berumah tangga, tapi kita belum pernah melakukan hal intim." Ucap Clara menunduk.


"Haa...haa..., Clara kamu sangat aneh, kenapa coba belum pernah? berarti kamu masih perawan dong! hebat banget, kamu itu janda rasa perawan duh Surya pasti senang banget kalau misal dia tau kamu masih perawan. Ibu bangga sama kamu, bisa menjaga kehormatan mu, eh bukan menjaga sih tapi kamu kok pelit amat sama Rey?" Tanya ibu Farah sambil tertawa geli.


"Hmm, Clara waktu itu, cuma pelampiasan dendamnya makanya Rey belum pernah menyentuh Clara. Dan yang kedua pertemuan kemaren sewaktu Clara masih hilang ingatan, Clara belum siap memberikan semuanya pada Rey, soalnya Clara masih hilang ingatan jadi Clara dulu masih ragu." Jawab Clara panjang lebar


"Anak ibu beruntung banget dapetin janda rasa perawan sayang haa..haaa., maafkan ibu ya, karena memang ibu ini suka becanda dan berguyon. Eh nanti kamu segera berikan cucu buat ibu, biar ibu tidak kesepian lagi di rumah, jangan pelit yah memberikan milikmu pada anakku." Celetuk ibu Farah sambil tertawa ringan


"Tapi Bu, malam ini Clara lagi halangan bagaimana yah! apa Surya nanti marah?" tanya Clara pada ibu mertuanya.

__ADS_1


"Jangan di pikirkan biarkan dia puasa dulu untuk beberapa hari, setelah itu kamu segera buatkan cucu buat ibu yah?" Seru ibu Farah sambil memegang tangan Clara.


Surya mendesah kesal, malam yang ia impikan bakal romantis di ganggu palang merah. Ia membalikan badannya dan langsung masuk kamar.


Tapi, dia merasa senang bahwa Rey belum menyentuh milik berharga Clara, ia tersenyum senang.


Ibu Farah langsung pamit tidur setelah menghabiskan teh manis buatan menantunya. Clara tersenyum dan langsung menaiki tangga untuk melanjutkan tidurnya.


Tidak lupa juga ia membawa teh manis buatannya yang langsung tadi di hangatkan lagi buat suaminya.


Clara kemudian membuka pintu kamar, terdapat suaminya sudah tidur. Clara melangkahkan kakinya ke arah tempat tidur dan langsung menaruh secangkir teh manis.


Clara mendapat pesan dari ponselnya, ia kemudian langsung membuka dan membaca pesan teks dari nomor yang tidak ada namanya.


"Clara, awas saja kalau kamu menginjakkan kaki ke rumah itu lagi, tak segan-segan saya mencelakimu"


Pesan teks itu membuat Clara panik dan heran, Surya langsung membalikan badannya, ia bangun dan menanyakan Clara yang sejak tadi sedang membaca pesan teks dari ponselnya.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Surya ia langsung mengambil ponsel dari tangan istrinya, lalu ia membacanya.


"Jangan terlalu di pikirkan besok kita selidiki, aku punya anak buah banyak." Ucap Surya


"Tapi itu dari siapa? aku tidak mengerti, pesan itu membuatku cemas." Jawab Clara ia terlihat khawatir.


"Kita tidur saja, itu urusanku, biar nanti aku kerahkan semua anak buahku untuk menyelidiki orang yang meneror mu." Ucapan Surya melegakan kecemasannya, Clara tersenyum dan langsung memeluk tubuh kekar surya.


Surya menegug teh manis yang sudah tersedia di meja dekat tempat tidurnya. Ia langsung menyimpannya kembali.


"Teh manis buatan mu membuatku ketagihan seperti bibir sexsi mu." Ucap Surya sambil mengeratkan pelukannya.


"Genit banget sih, kalau misal kamu belum jadi suamiku, aku getok kamu, mesum terus sih." Ujar Clara membuat Surya tertawa renyah membuat ketampanan-nya terpancar.


Clara hanya bisa menahan debaran jantungnya yang semakin membuncah.



Photo Surya lagi pura-pura tidur, lalu melihat ke arah Clara sambil lihatin Clara baca SMS dari orang misterius.

__ADS_1


__ADS_2