Dendam Salah Alamat

Dendam Salah Alamat
Siasat Surya


__ADS_3

Sore ini di rumah Surya, Clara sedang memilih baju buat Surya, ia ada acara yang sangat penting untuk malam. Clara mendengus kesal, ia pusing memilih baju buat bosnya, hingga saatnya Clara langsung keluar dari kamar Surya.


Tiba-tiba saja Surya datang dan langsung menahan Clara, ia ingin kerjaannya selesai, ia harus memilih baju yang tepat untuk menghadiri sebuah pesta.


"Kamu mau kemana asistenku? kerjaanmu belum beres dan mau pergi begitu saja, sungguh sangat menyebalkan. Kamu di sini di gajih Clara? dan kamu harus tepat memilihkan aku baju yang menurutmu sangat cocok." Seru Surya ia langsung menarik tangan Clara masuk ke dalam kamarnya lagi.


Clara mendengus kesal karena dari tadi ia tak kunjung mendapatkan baju yang cocok di badan bosnya itu.


"Sudahlah bos, pakai yang mana saja, ini membuatku sangat pusing saja." Celetuk Clara sambil mengambil satu persatu baju dari lemari.


Setelah beberapa menit, Clara menemukan baju yang cocok sama bosnya itu, ia langsung girang karena berhasil menemukan baju yang sangat cocok.


"Bos, ini sangat cocok banget coba sini bos" seru Clara, Surya hanya bisa mendengus pelan dan ia langsung bangkit dari sofa miliknya yang ada di dalam kamar.


"Ini tidak cocok sama sekali, kita harus beli ke butik langganan untuk membeli baju." Mendengar ucapan bosnya Clara merasa kesal sampai ubun-ubun. Ia merasa cape sudah memilih baju, tapi pada akhirnya ia malah di ajak ke butik. Ini membuat Clara stres saja sama kelakuan bosnya itu.


"Kau sangat menyebalkan sekali bos, aku sudah cape memilih baju buatmu, tetap saja pada akhirnya beli ke butik. Menguras tenaga aku saja." Ujar Clara ia langsung menutup lemari pakaian bosnya dan melangkah pergi dari kamar Surya.


"Eh mau kemana kamu?" Tanya Surya mengahampiri Clara yang akan keluar kamarnya.


"Apaan sih Bos, aku mau pergi ke kamar, bos mau beli baju kan? sana pergi aku mau istirahat di kamar." Seru Clara sambil melangkahkan kakinya dan membuka pintu.


Namun berhasil Surya raih tangan mulus Clara, Ia langsung mengajak Clara ikut ke butik langganan-nya. Membuat Clara tidak percaya Ia heran sama bos dinginnya itu.


"Ah bos lepaskan, kau saja yang ke butik sendirian jangan libatkan aku? Clara membantah, tapi di hiraukan Surya, mereka lalu masuk ke dalam mobil dan langsung menuju butik.


"Bos kau gila memaksa aku yang tidak mau ikut sama kamu?" Ucapan Clara membuat Surya menatap tajam.


"Lancang sekali kamu mengatakan aku gila? ini sangat keterlaluan. dan kamu harus aku hukum secepatnya.


Clara melotot tidak percaya atas ucapan bosnya, di pikirannya ia pasti di potong gajihnya, membuat Clara cemas dan memohon ampun pada bos dinginnya itu.


"Bos maafkan mulut kejamku ini, aku sungguh tidak sengaja dan itu cuma guyonan saja" ujar Clara melipatkan kedua tangannya.


"Tidak, kamu harus saya hukum secepatnya, ini sangat lancang dan juga kamu sudah membuatku sangat marah, hukumannya adalah kamu harus ikut ke pesta pernikahan nanti malam." Jawaban yang di katakan Surya membuat Clara menohok tidak percaya.

__ADS_1


"Bos, mau mengajak aku ke pesta nanti malam? ahahaha..., ah jangan-jangan bos sudah berniat mau mengajakku ke pesta itukan? haloyoh ngaku, ahh bos ini bisa saja membuatku merasa lucu." ucapan Clara membuat Surya tidak percaya.


"Ah sialan wanita ini sangat bawel dan ada benarnya juga sih, karena memang aku akan mengajaknya ke pesta itu." Gumam Surya dalam hatinya.


Mereka tiba di butik besar terpercaya. Kini Clara merasa males memilih baju yang harus ia kenakan. Clara langsung duduk di sofa sambil menunggu Surya berganti baju yang stelah di pilih Boyke si ratu jelita.


"Duh ini membuatku bosan sekali, malas banget ke sini hanya untuk beli baju" Clara memutar bola matanya malas.


Surya keluar dari tempat ganti di sambut Boyke si ratu jelita, Terlihat sekali wajah tampan Surya membuat Clara bangkit dari sofa dan langsung menghampiri Surya.


"Apa aku tidak salah lihat, kau sangat tampan bos?" Clara keceplosan dan langsung membungkam mulut jahanamnya itu.


"Dari lahir aku sudah tampan Clara." Ujar Surya percaya diri. Membuat Clara menarik lagi ucapannya.


"Tidak bos aku cuma becanda kok" jutek Clara ia langsung mengambil baju yang mau ia kenakan.


"Aduh, pasangan yang sangat romantis ini, kenapa kalian ribut-ribut di butikku." Ujar Boyke si ratu jelita.


"Ah, kami bukan pasangan kekasih mas" Seru Clara ia melangkah menuju kamar ganti. Namun langkahnya di hentikan oleh Boyke si ratu jelita.


"Dih, jadi ngeri aku kalau di ajak ke butik ini lagi sama bos dinginku" Gumam Clara dalam hati.


Akhirnya Clara sudah beres mengganti baju, lalu ia langsung di make up sama Boyke si ratu jelita. membuat kesan kecantikan Clara terpancar.


Surya terpana, deburan jantungnya langsung meloncat-loncat dan tidak bisa di tahan.


Clara tersenyum dan langsung bercermin. Ia menohok sama hasil make up Boyke, Ia terus meraba-raba wajahnya. Menurutnya ia merasa pangling dan juga sangat cantik.


"Si letoy ini sungguh berbakat sekali dia, hingga bisa menyulap aku jadi bidadari." Ucap Clara dalam hati.


Mereka langsung masuk ke dalam mobil untuk menghadiri pesta pernikahan teman bisnis Surya.


Di perjalanan Surya mendapat telephone bahwa ibunya akan segera pulang ke Indonesia dalam waktu dekat. Ia merasa sangat senang, ibunya akan segera pulang dan bisa menemani aktivitas Clara di rumahnya.


"Siapa bos yang telephone" ujar Clara

__ADS_1


"Kamu kepo banget sih!" ucap Surya


"Cuma kepo dikit kali bos" jawab Clara males.


"Itu ibuku akan segera pulang dari Amerika, dan nanti di rumah kamu ada temannya. Ibu pasti senang melihatmu ada di rumah." Ujar Surya sambil tersenyum dan menahan deburan hatinya yang tidak bisa di kendalikan.


Clara, sudah sampai di tempat yang mereka tuju, Clara langsung keluar mobil. Ia langsung berjalan menyusul Surya yang sudah melangkah masuk.


"Bos tunggu, aku susah berjalan nih!" ujar Clara sambil menarik gaunnya sedikit, agar ia bisa jalan cepat.


Surya mendengus kesal, ia langsung menggandeng tangan Clara dan langsung di sambut sama penjaga keamanan yang berdiri tegap di depan pintu.


"Aku baru pertama kali masuk ke istana yang sangat megah ini bos, berasa mimpi, dan rasanya ahhh mantap bos banyak makanan." Ujar Clara sambil cengir ke arah Surya.


"Kamu jangan mempermalukan aku di sini, pokoknya jangan ke mana-mana, dan jangan berani kecentilan di depan para pria." Seru Surya langsung mengajak Clara duduk.


"Bos kamu keterlaluan banget, mana mungkin aku kecentilan sama pria" jawab Clara sambil memutar bola matanya malas.


Mereka langsung menghampiri pengantin dan bersalaman. Clara tersenyum dan di doakan semoga mereka cepat kepelaminan.


"Semoga kalian cepat menyusul kota ya Surya, wanita mu sangat cantik mempesona?" ujar nancy pengantin wanita.


Mereka hanya tersenyum, Clara hanya mendengus kesal sama Surya, karena dia tidak membantah ucapan orang-orang yang mendoakan mereka.


🍀🍀


#Author


Haii semuanya readers kesayangan, yang udah setia membaca karyaku amuradul dan amatiranku ini heheheh


bila kalian suka sama ceritanya like, bila ada kekesalan sama ceritanya komen yah biar tambah seru dan ramein kolom komentar biar aku tambah semangat untuk Up nya.


Kasih dukungan kalian dengan memberikan bunga hadiah 19 poin atau kopi 199 poin


selamat membaca ya readers kesayangan muuachhhh buat kalian yang sudah kasih dukungan jangan lupa like, komen, hadiah dan vote-nya.

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2