Dendam Salah Alamat

Dendam Salah Alamat
Pelukan buat Clara


__ADS_3

Rey, sedang menikmati kopi di kantornya, menghilangkan rasa penat yang ia rasakan. Seperti biasa, pandangan Rey tertuju pada jendela luar kantor.


Suara ponsel berdering, Ia melihat ke layar ponselnya tertera nama Clery. Ia menghembuskan nafasnya pelan, lalu, menaruh secangkir kopi yang sedang ia genggam.


"Hallo, ada apa? tumben banget tlp gue, mau nanyain Kevin sama gue, dia sudah pulang tuh dari tadi" ucapan Rey membuat Clery mendengus kesal.


"Lo, apa-apaan sih, gue gak cari si tengil Kevin, oh ya, Lo nanti sore jam empat temuin gue di sebuah lestoran, gak ada penolakan, gue tunggu 20 menit lagi nih" Clery langsung menutup tlp-nya, Rey berdecak kesal mendengar ucapan Clery.


"Apa-apaan sih dia tuh, maen mati-matikan saja ni tlp, mana ngajak ketemuan mendadak gini, ahh menyebalkan kamu Clery" Rey langsung bersiap-siap menuju restoran, dan Clery pun sudah kirim alamatnya pada Rey.


🌸🌸🌸


Clara saat ini, di make-up natural, baju yang ia kenakan, sangat rapih Clara terlihat cantik. Saat ini Ia di ajak sama Clery kesebuah lestoran, Clara cuma nurut-nurut saja apa yang di ucapkan Clery.


"Kamu,harus dan-dan yang cantik, karna sekarang Rey akan datang menemui kamu Clara, dia sangat mencintai kamu" ucap Clery sambil memeluk tubuh Clara.


Ia cuma bisa tersenyum, walaupun ingatan-nya belum kembali tapi ia sangat senang mendengar kata Rey.


Clara POV 🌾


Sore ini, aku di ajak sama kakak kembar-ku, ke restoran yang ada di sekitaran dekat rumah. Katanya si mau mempertemukan aku sama suami aku, saat mendengar Nama-nya hati ini berasa sangat senang.


Apa aku dulu-nya sangat mencintai pria itu, rasanya sudah tidak sabar, sekarang kota menuju restoran itu. Rasanya sudah tidak sabar ingin jumpa sama yang Nama-nya Rey.


Ahhh ini sangat memalukan begitu bahagia-nya aku di ajak bertemu sama pria itu. Katanya suamiku, sayang banget sama aku, apakah dia orang yang sangat baik terhadap-ku? entahlah yang terpenting sekarang aku harus menemui suamiku.


Clery melajukan mobil-nya ia terus tersenyum ke arah ku, wajahnya begitu cantik, dia sangat baik mau menerima ku sebagai adik-nya. Kami terpisah, tapi dia langsung menyayangi ku. Aku sangat sayang sama kak Clery.


Kami telah tiba di restoran, tapi pria yang di sebut Rey, belum muncul. Kami ngobrol dulu sambil memesan makanan sambil menunggu kedatangan-nya.


Kenapa jantung ku berasa gak karuan gini, padahal Rey belum muncul. Ah ini sangat tidak wajah bagiku. Aku takut membuat Clery merasa malu membawa ku ke restoran ini, Aku sangat gugup saat ini.

__ADS_1


"Kak, apa ini masih lama" ucapku sambil menatap kembaran ku Clery.


"Nah, itu dia datang" ucapan Kakak ku langsung membuat jantung ku berdegup kencang.


Tapi aku belum berani membalikan badanku ini. detak jantung-ku tiba-tiba tidak karuan.


"Mau apa si Lo, ngajak gue ke sini, terus ni cewek siapa" ucap pria yang bernama Rey itu,


Aku tidak berani membalikan badan-ku, Rasanya ini sungguh tidak wajar, belum juga melihat wajah-nya, tapi perasaan ini tiba-tiba tidak menentu setelah mendengar suaranya.


"Lo, coba liat dari arah depan Rey, siapa yang gue bawa" ucapan kak Clery membuatku sangat malu. Ahh kenapa sih aku ini, dia kan suamiku.


Rey maju kedepan, ia sangat kaget melihat Clara yang di bawa clery sedang duduk di kursi sambil menunduk malu.


Rey langsung reflek memeluk Clara saat itu juga. Clery cuma bisa tersenyum bahagia melihat pasangan ini akhirnya bertemu juga.


Rey POV🌿


"Clara sayang, kamu tidak bahagia bertemu sama suami kamu ini" ucapan gue membuat dia menggelengkan kepalanya, apa yang terjadi sama istriku ini.


"Rey, saat ini, Clara hilang ingatan" ucapan Clery membuat jantungku berasa mau copot saat itu juga. Ini sungguh tidak bisa di bayangkan, Gue tidak percaya kita di pertemukan kembali tapi posisi Clara hilang ingatan.


"Ra, apa kamu tidak mengenaliku, aku adalah suami kamu, aku sangat mencintaimu" ucapan ku hanya di balas dengan senyuman Saja, ini sungguh menyakitkan bagi gue.


"Aku, tidak bisa mengingat kamu Rey, maafkan aku" ucapan Clara membuatku kaget setengah mati, badan gue mendadak lemas mendengar-nya.


Clara menangis, mungkin dia masih mencintai ku tapi sayang-nya hilang ingatan yang membuat dia lupa segala-nya. Ahhh kenapa sih nasib gue begini banget, tapi gak apa-apa yang terpenting sekarang dia sudah ada di samping gue lagi.


Pokok-nya sekarang gue gak bakal menyia-nyiakan lagi cinta Clara. gue mencoba peluk tubuh istriku, ini membuat hatiku terasa nyaman dekatnya. Ia meneteskan air mata lagi, dan langsung membalas pelukan gue. ahh ini sangat membuatku bahagia.


kembalinya Clara membuat hidupku penuh warna lagi, akan ku bawa dia kerumah pasti mamah sangat senang melihat Clara sudah kembali termasuk Kevin juga. Ini sungguh terasa mimpi, rasanya tak ingin ku lepaskan lagi pelukan ini.

__ADS_1


"Rey, aku pengap tidak bisa nafas" ya ampun aku memeluknya terlalu erat.


"Maafkan aku sayang, pokok-nya kita gak bakal bisa di pisahkan lagi oleh siapapun. Aku mencintaimu Clara" ku kecup kening istriku ini. Deheman Clery membuat gue sadar bahwa ini ada di restoran.


"Lo, jangan erat-erat peluk adik gue dong Rey" ucapan Clery membuat gue terkekeh di buatnya.


Akhirnya mereka bertiga duduk, dan kembali membahas tentang Clara. saat ini Clara merasa senang banget ia sudah bertemu kembali sama orang-orang yang menyayangi-nya termasuk Rey suaminya.


"Terima kasih Clery, eh kok Lo bilang adik sih? emang Clara adik Lo" ucap Rey heran dan menatap Clara dan Clery secara bergantian.


"Menurut Lo," ucapan Clery sudah meyakinkan Rey.


"Jadi, kalian berdua sodara kembar? kok Lo baru ngomong sih Ra?" ucap Rey kesal dan langsung duduk di sebelah Clara.


"Santai dong bos nanti gue jelasin semuanya, gue juga baru tadi siang tau-nya Rey" jawab Clery sambil mengambil jus miliknya.


Akhirnya mereka berbincang-bincang, tidak lupa juga, Rey menggenggam terus tangan Clara.


Mereka tidak menyadari ada seseorang yang terus memperhatikan gerak-geri mereka saat ini, Pria itu seperti biasa tersenyum kecut dan langsung berlalu pergi dan masuk ke dalam mobil.


"Sial, ternyata Clara punya kembaran, tapi ini bisa melancarkan rencana gue saat ini, tunggu saja Rey Lo sekarang bisa bahagia, tapi sebentar lagi, penderitaan Lo ada di depan mata" pria misterius itu langsung melajukan mobil-nya.


🌸🌸🌸


Hari sudah larut malam, tak terasa Rey harus berpisah sama Clara. Ia mau bawa Clara ke rumah-nya tapi Clery menolak-nya, ia tidak boleh membawa dulu Clara. Rey harus meminta ijin sama mamah-nya.


Padahal Rey sangat kangen banget sama istrinya itu, tapi malam ini, Clara belum bisa di bawa pulang. Akhirnya Rey melepaskan pelukan-nya dan langsung mencium kening Clara.


"Besok aku akan menjemput mu sayang" ucap Rey sambil terus memeluk Clara.


"Sudah woy, gue mau pulang nih, besok Lo kerumah gue saja Rey kalau Lo mau jemput Clara.

__ADS_1


__ADS_2