
❤️❤️ Jika dua orang di takdirkan bersama, maka dari sudut bumi manapun mereka berasal, mereka pasti bertemu ❤️❤️
Di kediaman rumah Surya
Ibu farah sudah selesai menonton televisinya, ia kini sedang menikmati teh manis buatan menantu kesayangannya.
"Cla, besok kita jadikan ke kampung halaman kamu! ibu sudah tidak sabar pengen ke sana." Ujar ibu Farah.
"Besok jadi kok Bu, malahan aku dan Surya mau berbelanja buat oleh-oleh bibi, ibu mau ikut?" tanya Clara memastikan.
"Boleh sayang, ibu mau beliin bibimu daster kekinian, sepertinya sangat cocok deh buat bibi kamu." Seru ibu Farah
"Boleh Bu hehe, kapan kita berangkatnya untuk pergi belanja" ucap Clara pada ibu Farah.
"Sebaiknya sekarang sayang, lagian kita juga tidak sibuk, malam nanti kita beres-beres biar besok pagi kita tinggal cus berangkat." Seru ibu Farah tidak sabaran.
"Baiklah, ibu siap-siap saja dulu, Clara juga mau siap-siap sambil mengasih tau Surya." Ucap Clara, ia langsung menaiki tangga bergegas untuk memberi kabar pada suaminya.
Clara masuk ke dalam kamar, terlihat sekali Surya sedang menutup laptopnya. Ia baru selesai mengerjakan tugas buat besok pagi, sehingga ia tidak perlu khawatir untuk liburan lama. Semua sudah Surya serahkan pekerjaannya sama orang yang ia sangat percaya di perusahaannya.
Terlihat wajahnya tersenyum ke arah istrinya, ia langsung menghampirinya.
"Kamu mau ke mana?" tanya Surya sambil terus meluk tubuh Clara.
"Kita belanja buat persiapan besok berangkat ke kampung" seru Clara sambil memilih baju yang ia mau pake.
"Oke bos, kita berangkat" ujar Surya lalu mencium pipi istrinya.
"Mesum terus, sana ganti baju dulu, ibu sudah menunggu kita di bawah." Ucap Clara
"Ahahah, mesum sama istri sendiri masa gak boleh, ya sudah mau mesum sama istri tetangga saja." Terang Surya sambil mencubit pipi istrinya.
"Jangan, ih kau sungguh menyebalkan, ayo buruan sana ganti baju" ujar Clara mendorong dada suaminya.
"Kau sungguh bawel istriku sayang, oke tapi kamu yang bukain bajunya" ucap Surya menggoda.
"Sana" ucap Clara
"Oke, kamu tunggu saja sama ibu di bawah nanti aku menyusulmu sayang" ujar Surya mencolek dagu istrinya.
"Terlihat sangat dingin arogan cuek bebek, jarang senyum bila di kantor atau bertemu orang. Tapi di depan istrinya sungguh kau sangat lebay" Ucap Clara melilitkan tangannya ke leher suaminya.
__ADS_1
"Hahahah, itu tipu muslihatku biar orang-orang tidak mudah mendekatiku apalagi seorang wanita, hanya kau saja yang boleh melihat kelebayan ini." Terang Surya, ia langsung mencium bibir sexsi istrinya.
❤️❤️❤️
Di rumah sakit
Nenek Sukma belum sadar, ia masih tertidur di ranjang. Mamah shiren menatap wajah ibu mertuanya, ia sangat kasihan sekali padanya. Tapi kadang membuat ia kesal dan pengen memarahinya.
Suara ponsel dari tas miliknya berbunyi membuyarkan lamunannya. Ia mengambil ponselnya lalu ia melihat nama pemanggilnya.
Terlihat jelas nama anak buah suruhannya, ia di beri kabar bahwa Clara akan pulang kampung untuk berlibur bersama suami dan mertuanya.
"Terima kasih infonya" ucap mamah shiren langsung mematikan ponselnya.
Ia mendesah lega, karena Clara akan pulang kampung dulu, membuat ia tidak terlalu cemas, karena sekarang Clara lagi di incer nenek Sukma.
Ia takut sekali suatu saat nenek Sukma membunuh anakknya, tapi ia tidak terlalu cemas lagi, Surya sudah ada untuk Clara. Dia sangat baik dan juga bisa melindungi anaknya, bahkan mamah shiren tauu Clara sudah punya bodyguard dari Surya. Membuat ia mendesah lega.
Akhirnya mereka sudah bersiap untuk pergi berbelanja bersama. Clara dan ibu Farah masuk ke dalam mobil. Surya mendapat telephone dari anak buahnya, ia langsung menyusupkan tangannya ke saku celananya.
"Hallo, ada info apa yang kamu dapat dari nenek sihir itu" ucap Surya dingin.
"Nenek itu sekarang ada di rumah sakit jiwa, ia mengalami gangguan mental, sehingga dokternya menyuruh di rawat di rumah sakit jiwa untuk memulihkan mentalnya." Terang anak buah Surya memberi tau info penting.
Surya berjalan menuju mobil, istri dan ibunya sudah menunggunya.
Clara duduk di depan, ia langsung menanyakan siapa yang menghubungi suaminya, karena Surya sangat serius sekali saat menerima telephone-nya.
"Siapa yang menghubungimu" tanya Clara.
"Oh, dia anak buahku, katanya nenek kamu sekarang ada di rumah sakit jiwa, untuk di rawat. Dia gangguan mental, gak tau dia gangguan mental karena apa." Terang Surya sambil melajukan mobilnya.
Clara sedikit terkejut mendengar info neneknya, ya walau bagaimana pun dia tetap neneknya sendiri. Clara merasa ia harus menemuinya.
"Honey, apa perlu aku menjenguknya ke rumah sakit?" tanya Clara.
"Haahh buat apa, jangan deh kamu sangat rawan bila bertemu dengannya." Ucap Surya ia menggenggam tangan istrinya, terlihat raut wajah Clara murung, ia pengen mengjenguknya.
"Cla, apa yang di katakan suamimu benar, terlihat sekali saat dia memarahiku tanpa alasan, ibu sangat khawatir kamu menemuinya." Ujar ibu Farah dari belakang.
Clara berpikir ucapan mereka berdua ada benarnya juga, ia tidak perlu mengjenguknya dulu.
__ADS_1
30 menit kemudian
Mereka semua sampai di mall, mereka berinisiatif untuk membeli baju buat bibinya di kampung. Ibu Farah sangat suka sekali sama bibi Clara, jadi ia membeli beberapa baju buat bibinya, Surya hanya bisa mengantar kemana istrinya dan ibunya melangkah.
"Nah yang ini sangat cocok buat kamu sayang" ucap Surya sambil mengambil baju sexsi.
"Ih, apa-apaan sih, baju begitu di bilang bagus, aku gak mau pakai" seru Clara merebut dan meletakan kembali baju itu.
"Ya sudah kamu beli sarang burung dan sarang mahkota saja" ucap Surya cemberut ke arah istrinya.
Clara tertawa ia langsung mencubit pipi suaminya itu.
"Hahahha, sayang emangnya aku harus pakai itu semua setiap hari, sungguh kau ini mesum sekali." ucap Clara melet
"Ya sudah, kamu maunya yang mana, baju di sini bagus-bagus kok" ujar Surya sambil memilih baju-baju.
"Aku mau kita couple saja honey, lebih bagus kan" usul Clara, Surya langsung melebarkan senyumannya.
"Iya yah, kok aku gak kepikiran, kita cari dulu, biar besok kita pakai baju couplenya." Ucap Surya sambil menggandeng tangan istrinya.
"Waaah ini sangat bagus sayang, pokoknya kita harus sama, mulai dari baju, sepatu dan jam tangan." Seru Surya sambil memilih baju couple.
"Gak sekalian wajah kita juga couple honey" celetuk Clara membuat ibu Farah tertawa renyah.
"Kalian ini ada-ada saja sih" ucap ibu Farah
"Lagian bu, dia pengen semuanya couple, aku rasa baju saja cukup kok" ujar Clara
"Biar romantis sayang, dan juga kita harus selalu kompak" ujar Surya sambil mencubit pipi istrinya.
"Kau ini" ucap Clara menepis tangan suaminya.
Akhirnya Surya membeli baju couple yang ia suka. Ibu Farah sangat senang melihat anaknya bahagia bersama pasangannya.
❤️❤️❤️
Di rumah sakit
Nenek Sukma sudah sadar, ia bersikeras pengen pulang, ia merasa dirinya baik-baik saja. Sehingga ia langsung turun dari ranjang untuk pergi pulang.
"Mah, kondisi mamah belum sehat betul, besok saja kita pulangnya, dokter juga belum bolehin mamah pulang." Ucap mamah shiren lembut kepada ibu mertuanya.
__ADS_1
Namun hal itu malah membuat nenek Sukma marah, ia langsung bergegas meninggalkan mamah shiren di ruangan. Karena ia merasa dirinya baik-baik saja.