
sudah berbulan bulan nisa berada di kairo dan hubungan nya dengan asror tetap berlangsung sedang kandungan nya sudah mencapai sembilan bulan .namun suatu ketika tragedi itu terjadi ketika hari kelulusan nisa .
asror (assalamualaikum dinda)
nisa (waalaikum salam kanda).
asror (kanda sekarang dalam penerbangan dinda ).
nisa (iya kanda hati hati ya ).
asror (iya sayang) .
petugas"kepada semua penumpang diharap memakai sabuk pengaman nya karna pesawat sedang ada masalah.
semua penumpang pada riuh ada yang menangis ada yang berdoa bermacam ke takutan diwajah mereka .
asror (dinda bersabar lah dinda dan tunggulah kanda menjemput mu nanti) .
belum ada jawaban asror mematikan telfonnya sepihak karna tak ingin istti nya merasa kawatir dengan keadaan nya ..
nisa : ada apa dengan kanda kok perasaan saya tidak nyaman semoga tidak terjadi apa apa .
nisa kembali menelfon suami nya namun tak kunjung bisa handpone asror mati .
hati nisa menjadi sangat was was takut terjadi apa apa pada suaminya itu .
nisa terus berkecamuk dalam fikiran nya tentang suami nya .
hingga membuat perut nya keram .
"ahhhh aduhhh ahhhh sakitttt"teriak nya nisa karna perutnya yang sudah membesar .
abi dan umi nya nisa yang sudah sampai itu langsung melihat nisa yang kesakitan .
"nisa bi "serunya umi nisa yang melihat nisa dilantai memegang perutnya kesakitan.
"sepertinya nisa mau melahirkan bi "ucap nya lagi umi nya nisa .
kemudian nisa dibawa kerumah sakit oleh abi dan umi nya .
"bertahanlah nak sebentar lagi kita akan sampai"ucap nya umi nisa .
"mas asror ma na mi bi ."lirih nya nisa yang masih teringat pada suami nya .
"sebentar lagi dia akan sampai nak" jawabnya mereka .
__ADS_1
lalu nisa dibawa keruang persalinan oleh dokter sedang abi dan umi nya masih menunggu diluar .
disela sela nunggunya mereka televisi dirumah sakit itu menayangkan tentang pesawat yang terjatuh yang berisi penumpang yang bertujuan ke mesir .
"abi nak asror bi " lirih nya umi nya nisa pada suami nya .
abi : jangan berburuk sangka dulu mi semoga tidak terjadi apa apa mi pada nak asror .
dan dirumah sakit itu juga nama nama penumpang yang selamat dan yang luka parah diumumkan .
umi nisa : bi ayo kita cek bi .
abi nisa : iya mi ayo .
keduanya pergi melihat pengumuman itu .
nama penumpang itu sudah terpampang dipengumuman itu .
bagian yang terluka parah dilihat oleh abi nya nisa .namun tak ada yang nama nya asror.
lalu dengan berat hati abi nya nisa melihat nama nama penumpang yang sudah meninggal .betapa terkejut nya abi melihat nama asror terpampang jelas di bagian jenazah .
abi : mi nak asror berada di urutan bagian jenazah mi .
umi : aa apa bi .innaalillah .
kemudian keduanya sampai diruang jenazah mereka mencari nama asror .
lalu mereka menemukan asror dengan tubuh yang sudah hancur namun iya dikenali dengan barang barang nya dan ktp serta yang lain nya milik asror .
umi : bi hiks hiks hiks ..
abi : innaa lillahi weinna ilaihi rojiun .
kemudian abi nisa memeluk umi nya untuk menguatkan nya .
umi : bagaimana kita akan menyampaikan nya pada nisa bi .
lalu keduanya menghubungi orang tua asror .
kediaman orang tua asror
mama asror : pa ayo cepat pa mereka pasti nungguin kita .
papa asror : iya ma bentar .
__ADS_1
mereka hendak menjenguk nisa yang akan melahirkan itu karna mama asror sudah dulu diberitahu oleh umi nisa .
flashback .
umi nisa ( hallo assalamualaikum besan) .
mama asror ( ada apa besan )
umi nisa ( nisa mau melahirkan sekarang nisa sedang berada dirumah sakit xxx )
mama asror ( yasudah saya dengan papa asror akan segera ke sana besan ) .
umi nisa ( baiklah )
flashon
kemudian ada telfon bergetar tanda ada yang menelfon.
papa asror : (halo assalamualaikum .)
abi nisa : (waalaikum salam mas ).
papa asror (ada apa lil )
abi nisa ( nak asror kecelakaan mas )
papa asror ( apa bagaimana keadaan nya dan dimana sekarang ) .
abi nisa (sekarang dirumah sakit xxx tempat nisa melahirkan )
mama asror : ada apa pah kok terkejut begitu
papa asror : asror kecelakaan ma .
mama asror : apa pah .
papa asror : iya mah sekarang mereka berada dirumah sakit yang sama .
mama asror : ayo pa kita ke sana .
papa asror : iya ayo ma.
lalu kedua orang tua asror berngkat kerumah sakit .
next...
__ADS_1
bersambung...