
Ketika sedang jatuh cinta apapun pasti akan dilakukan.
Seperti halnya Prasetya begitu besar cintanya pada Keyla dia rela melakukan berbagai cara untuk mendapatkan pujaan hatinya.
Tiga puluh menit Keyla selesai di make up Nadia. "Cantik," ucap Nadia. "Terima kasih, Mba Nadia juga cantik," balas Keyla.
Selesai tugasnya make up Keyla, Nadia keluar ruangan. "Mba Keyla, saya permisi dulu ya," pamit Nadia.
"Iya Mba, terima kasih," balas Keyla. Setelah kepergian Nadia, Keyla berdiri didepan cermin melihat dirinya yang kini sangat berbeda dari biasanya. Keyla terlihat begitu cantik dengan dress selutut dan make up tipis tapi mampu menambah aura kecantikannya.
Saat Nadia keluar ruangan, ternyata Pras berada diruangan duduk dikursi kebesarannya. "Sudah selesai?" tanya Pras.
"Sudah," jawab Keyla.
"Pasti Pak Pras tidak sabar lihat Ibu Keyla Prasetya," goda Nadia.
"Hust, sana anak kecil!" Pras mengusir Nadia sebelum terus menerus menggodanya.
"Sekarang seenak jidatnya ngusir aku, awas saja kalau minta bantuan lagi. Jangan harap aku mau," ucap Nadia sebelum melangkah pergi meninggalkan Pras.
"Jangan ngambek nanti cantiknya ilang," teriak Pras.
"Bodo amat, bye." Nadia keluar ruangan Pras menutup pintu dengan keras.
"Dasar tidak tahu terima kasih, sebenarnya aku ini sekretaris apa MUA sih, ah ... menyebalkan memang lelaki kalau lagi bucin bikin kesel," gerutu Nadia di sepanjang jalan menuju ruangannya menaruh alat makeup yang tadi dia bawa.
Pasti kalian bertanya-tanya kenapa Nadia dan Pras sangat dekat kalau hubungan mereka antara Bos dan bawahan.
Jadi Nadia adalah adik sepupu Pras plus sekretaris Pras makanya mereka sangat akrab.
Setelah melihat dirinya dari pantulan cermin Keyla menautkan kedua alisnya. "Kenapa gue harus didandani seperti ini, ada acara apa ya haduh jantungku jadi berjoget-joget apa gue punya penyakit jantung dadakan, ah ... tapi kan tidak mungkin gue kan tak punya riwayat penyakit jantung, batin Keyla.
__ADS_1
Karena Keyla tak kunjung keluar Pras mengetuk pintu. "Key," panggil Pras.
Mendengar ketukan pintu dan namanya dipanggil Keyla berjalan membukakan pintu. Setelah pintu terbuka betapa perkakunya ia saat melihat seseorang yang kini didepan matanya sangat cantik dan anggun. Pras terus saja menatap Keyla dari bawah sampai atas.
"Mas," panggil Keyla, karena setelah dia membukakan pintu Pras hanya diam mematung tak berkata apapun.
"Mas." Keyla menepuk lengan Pras karena panggilannya tak dapat respon.
"Ah ... iya Key," balas Pras dengan gugup karena detak jantungnya yang tak stabil lebih cepat dari biasanya.
"Mas, kenapa diam saja?" tanya Keyla.
"Iya, Key, ayo!" Pras mengulurkan tangannya Keyla pun menyambut uluran tangan Pras. "Kita mau kemana Mas?" tanya Keyla. Dia bingung kenapa harus dandan seperti ini kalau tidak pergi kan gak mungkin.
Setelah keluar dari ruangannya. Pras menghentikan langkahnya dan mengeluarkan kain hitam. "Tutup mata kamu!" ucap Pras.
"Mau ngapain?" tanya Keyla, dia semakin dibuat bingung dengan semuanya.
Kemudian Pras memegang erat tangan Keyla membawa tempat tujuan yang sudah di persiapkan.
Tak lama Pras menghentikan langkahnya. "Mas," panggil Keyla.
"Diam dulu, jangan buka mata sebelum aku bilang buka," ujar Pras. Keyla mengangguk sebagai jawaban.
Pras mulai membuka kain pengikat mata Keyla. "Sekarang buka perlahan mata kamu," ucap Pras.
Keyla perlahan membuka matanya betapa terkejutnya ia saat melihat didepannya bahagia dan terharu itu yang dia rasakan, dia tak menyangka Pras seromantis ini.
Tempat yang sangat indah bagi Keyla karena ini adalah yang pertama. Saung ditengah kolam ikan di hias secantik mungkin untuk acra spesial bos mereka, restoran juga ditutup sementara agar acara dinner pak bos tidak terganggu.
Keyla merasa seperti orang yang paling beruntung di dunia ini karena disayangi banyak orang meski ada pula yang tidak menyukainya.
__ADS_1
"Duduklah!" Pras mempersilakan Keyla untuk duduk dikursi yang telah disediakan.
Keyla pun duduk di meja sudah disajikan makanan dan tak jauh dari mereka alunan musik yang sudah siap untuk mengiringi makan malam mereka berdua.
"Kamu suka?" tanya Pras.
"Suka sekali," jawab Keyla dia tak menyangka Pras akan mengajaknya dinner malam ini.
Tidak ada kata-kata yang bisa Keyla ucapkan kecuali ucapan terima kasih.
"Kapan kamu nyiapin semuanya Mas?" tanya Keyla yang bingung pasalnya dari tadi dia bareng sama Pras terus tapi tidak ada gerak gerik Pras yang mencurigakan.
"Nadia dan para pegawai yang menyiapkan semuanya, ini sudah aku pikirkan beberapa hari yang lalu," jelas Pras.
Pras sengaja diam-diam supaya Keyla tidak mengetahui takutnya kalau Keyla tahu dia tidak mau di ajak dinner kalau secara diam kan berhasil.
"Aku tidak menyangka kamu ternyata romantis banget," ucap Keyla dengan tersenyum manis.
"Berkat bantuan mereka." Pras menoleh kearah para pegawainya yang pada berdiri dipojok ruangan tak jauh dari mereka.
Saat Keyla melihat arah petunjuk Pras para pegawai itu melambaikan tangannya dengan tersenyum betapa malunya Keyla tapi dia juga bahagia.
Mereka makan malam dengan menikmati alunan musik yang mengiringi seakan malam ini dunia hanya milik berdua.
Pasti kalian juga berharap kan memiliki kekasih seperti Pras, mungkin Pras adalah harapan setiap wanita ya.
... ********************...
Ayo para jomblowati jangan ngiri ya, boleh berhayal dan bermimpi. Tetaplah berdoa supaya Allah memberikan apa yang kalian inginkan. Semangat jomblo.
Jangan lupa like dan vote ya kakak, maaf kalau tulisannya ngalur ngidul karena author lagi banyak acara jadi nulis sesempatnya.
__ADS_1