
Berharap semua akan berakhir dengan kebaikan tidak ada penyesalan ataupun kebencian.
Hari ini Keyla sudah mulai masuk kembali.
Setelah membersihkan diri Keyla keluar kamar menuju dapur. "Pagi, Bu," sapa Keyla menghampiri Ibunya yang sedang bergelut dengan peralatan dapur.
"Pagi, sayang. Kamu ingin sarapan apa?" tanya Ibunya
"Key, makan roti sama susu saja Bu," balas Keyla, entah kenapa hari ini dia lagi malas sekali makan.
Selesai sarapan Keyla berpamitan berangkat bekerja. "Bu, Key berangkat kerja dulu," pamit Keyla. "Assalamualaikum," ucap Keyla dengan menyalami tangan Ibunya.
"Wa'alaikumussalam, hati-hati Key," balas Ibunya.
"Iya, Bu." Keyla keluar rumah saat ingin menyalakan motor betapa terkejutnya dia melihat ban motornya kempes. "Ah, kenapa harus bocor bannya," keluh Keyla.
Keyla berjalan meninggalkan motornya, takut nanti terlambat datang kerja jadi dia memilih untuk jalan kaki saja sekalian olahraga pagi.
Keyla menghentikan langkahnya mendengar suara klakson mobil yang berhenti tepat di sampingnya. "Mas Pras," ujar Keyla.
Pras membuka jendela mobil. "Ayo, naik!" Pras menyuruh Keyla untuk masuk kedalam mobil.
Keyla membuka pintu mobil kemudian masuk kedalam duduk di samping Pras.
"Kenapa jalan kaki?" tanya Pras pada Keyla.
"Ban motor ku kempes," jawab Keyla.
"Mas Pras dari mana?" tanya Keyla.
"Biasa ingin berkunjung ke restoran." Pras dengan berangkat pagi ke restoran supaya bisa langsung ngecek keadaan pagi ini.
Obrolan singkat sepanjang perjalanan menuju tempat kerja Keyla. Tak lama mereka sampai Pras menghentikan laju mobilnya.
"Terima kasih Mas, assalamualaikum," ucap Keyla sebelum keluar dari mobil.
"Wa'alaikumussalam, yang semangat kerjanya," sambung Pras.
__ADS_1
"Siap bos." Keyla keluar mobil berjalan masuk kedalam toko. Ternyata di toko sudah ada Airin dan Nita.
"Kalian tumben sekali pagi-pagi sudah datang," ucap Keyla.
"Lagi rajin," balas Airin sambil menyapu lantai. Setelah menaruh tasnya Keyla langsung mengambil kemoceng dan kanebo untuk membersihkan etalase. Nita bagian membersihkan lantai atas.
"Gue udah kayak inem ya," ujar Keyla.
"Sambil goyang sekalian Key," sambung Airin.
"Nyalain musik dong biar makin asyik," ucap Keyla.
Sesuai instruksi Keyla, Airin menyalakan radio yang berada ditoko. "Ayo, goyang Key!" ucap Airin.
"Tarik mang, semongko," teriak Airin dan Keyla.
Mereka berdua memang riweh, tapi memang ya kalau ditoko tidak ada musik itu seperti ada yang kurang.
Kalian juga pasti merasa ada yang kurang saat berkunjung ke suatu toko tanpa ada suara musik.
Satu jam selesai membersihkan toko Keyla menuju meja kasir tempat kebesarannya. Pengunjung mulai berdatangan.
"Saya sendiri Mba. Ada yang bisa bantu?" Keyla bertanya balik.
Pengunjung tersebut tersenyum kearah Keyla. "Salam kenal," balasnya kemudian pergi begitu saja.
Siapa dia, batin Keyla, dia dibuat bingung dengan perempuan tersebut tiba-tiba datang hanya nanya nama kemudian pergi begitu saja membuat Keyla bertanya-tanya siapa perempuan tersebut.
Keyla mengingat wajah perempuan tadi tapi dia benar-benar tidak mengenal perempuan itu, ini baru pertama kali Keyla melihatnya.
"Lu, kenapa Key?" tanya Airin melihat kebingungan di wajah Keyla.
"Tidak apa, hanya heran saja tadi ada perempuan datang nyari gue terus setelah tahu pergi begitu saja," tutur Keyla.
"Siapa?" tanya Airin
"Gue juga nggak kenal, baru pertama kali melihat," ucap Keyla dengan menaikkan kedua bahunya.
__ADS_1
Ramainya pengunjung membuat Keyla melupakan perempuan tersebut. "Alhamdulillah, bisa istirahat sebentar punggungku pegal sekali," keluh Keyla setelah melayani banyak pengunjung dan harus berdiri berjam-jam membuat kaki dan punggungnya protes.
"Rin, lu nggak beli es?" tanya Keyla.
"Pesan go food saja," balas Airin.
"Suruh saja si Joki beli," ujar Keyla karena lumayan ongkos belinya bisa buat tambahan Joki makan.
"Ok." Airin langsung mengirimi pesan ke Joki supaya membelikan tiga es teler.
Tak lama Joki datang membawa dua kantong plastik berisi es sesuai pesanan Airin.
"Mba Keyla, Joki datang," teriak Joki saat masuk kedalam toko.
"Ucap salam Joki bukan teriak-teriak," omel Airin.
"Hehe, maaf Mba Airin," balas Joki.
"Assalamualaikum," ucap Joki didepan meja kasir.
"Wa'alaikumussalam, Joki," balas Keyla dengan tersenyum. "Nih." Joki memberikan pesanannya tadi.
"Berapa, Jok?" tanya Keyla.
"Lima belas ribu Mba," jawab Joki.
"Ok, tunggu." Keyla mengambil kantong plastik dari tangan Joki, kemudian dia taruh di meja lalu ia merogoh tasnya mengambil uang pembayaran es pesanannya.
"Ini Joki," ucap Keyla dengan memberi selembaran ijo dan cokelat.
"Terima kasih Mba," balas Joki saat menerima uang dari Keyla. Setelah itu dia pamit pergi keluar toko.
"Seger banget," ucap Keyla menyeruput es teler karena siang ini hawa terasa sangat panas dengan meminum es membuat tubuh langsung Maknyus.
🌸🌿🌺
Jangan pada ngiler.
__ADS_1
Hallo semua terima kasih buat kalian yang selalu setia membaca cerita saya.
Jangan lupa tinggalkan rujaknya ya, eh ... salah tinggalkan jejak dengan cara like dan vote ya kakak.