Diantara Dua Pilihan

Diantara Dua Pilihan
Part 46


__ADS_3

Cinta itu indah, jika kita saling melengkapi.


Cinta bagai pelangi kehadirannya selalu memberi warna.


"Apa hari ini kamu tidak ke restoran?" tanya Keyla pada Pras. Kini mereka sudah berada di dalam mobil.


"Lagi free, aku ingin bersamamu untuk hari ini, kalau bisa setiap hari pun aku mau," ucap Pras.


"Mulai deh." Keyla paling tidak suka saat Pras membahas tentang hubungan mereka.


"Hehe, tidak Key." Pras mengacak-acak rambut Keyla.


"Ah, Pras nanti rambut aku berantakan," keluh Keyla, dia merapikan rambutnya yang berantakan gara-gara Pras.


"Kita mau kemana?" tanya Keyla.


"Sebentar lagi sampai," jawab Pras.


Benar saja mobil Pras memasuki gerbang Taman Kota. Setelah memarkirkan mobilnya Pras dan Keyla berjalan menelusuri area taman mencari tempat duduk untuk mereka.

__ADS_1


Setelah lelah berkeliling Keyla dan Pras duduk di bawah pohon mangga suasananya yang sejuk karena banyak pepohonan.


"Apa kamu mau beli sesuatu?" tanya Pras.


"Nanti saja," jawab Keyla.


"Apa kamu sering kesini?" tanya Keyla pada Pras.


"Tidak, juga sesekali saja kalau lagi ingin mencari ketenangan aku kesini saja," jelas Pras. Tempat ini adalah tempat favorit Pras saat di landa kegalauan.


"Tempat ini paling nyaman saat kita ingin sendiri, melepaskan semua beban pikiran, karena suasananya yang sejuk, tenang, membuat hati serasa damai," ucap Pras.


Keyla hanya diam mendengarkan ucapan Pras tanpa ada niat membalasnya, dia lebih memilih menikmati udara di taman.


"Hem," balas Keyla.


"Kamu adalah orang pertama yang aku ajak kesini Aku, bahagia bisa bersamamu disini, duduk bersampingan menikmati indahnya alam bersamamu, aku tak akan melupakan dirimu namamu akan selalu ku simpan rapi dalam memoryku, Aku selalu berdoa semoga kamu selalu bahagia bersama orang yang kamu sayangi aku akan melepasmu, tapi tidak dengan cintaku, biarkanlah cintaku padamu menjadi kenangan terindah dalam hidupku. Terima kasih Key karena kamu sudah bersedia menjadi temanku." Pras menatap ke depan entah kenapa tiba-tiba bibirnya berkata seperti itu.


Keyla, mulai merasa tidak nyaman dengan ucapan Pras, perasaannya juga tiba-tiba tidak enak. Dia tak mengerti kenapa pikirannya tidak tenang. Apa terjadi sesuatu," batin Keyla.

__ADS_1


"Pras, jangan berkata seperti itu, maafkan aku belum bisa memberikan kepastian kepadamu, terima kasih karena kamu menyayangiku, tapi biarkan waktu yang menjawab semua itu, kalau kita jodoh pasti akan bersatu." Keyla memberikan penjelasan pada Pras.


"Aku, boleh meminta sesuatu tidak?" tanya Pras pada Keyla.


"Apa?" Keyla balik bertanya.


"Panggil aku seperti saat kamu memanggilku di depan Bunda," ucap Pras.


"Oh, itu baiklah," balas Keyla dengan tersenyum manis di hadapan Pras.


"Jangan tersenyum begitu di depanku!" omel Pras.


"Kenapa, aku kan hanya tersenyum." Keyla menautkan kedua alisnya bingung memangnya ada yang salah gitu dengan senyumannya. Kalau cemberut salah, senyum salah juga, entah apa yang ada di pikiran lelaki hanya dia yang tahu.


"Iya, tapi senyummu membuat diriku makin cinta padamu," goda Pras.


"Ih ... apaan sih," balas Keyla dengan tertawa kecil dan pipi yang sudah merona. Itulah perempuan di gituin saja sudah baper tingkat dewa, hehe.


"Aku, pasti akan rindu dengan tawamu yang seperti ini Key, semoga saja nanti Allah mempertemukan kita kembali," ucap Pras. Entah itu firasat atau gimana? kira-kira Pras kenapa ya, bicara seperti itu.

__ADS_1


... ************************...


Jangan lupa like dan vote ya kakak biar aku semangat upnya🥰🥰🥰🥰


__ADS_2