Diantara Dua Pilihan

Diantara Dua Pilihan
Part 47


__ADS_3

Perasaan yang seakan iya, tapi diri masih menolak. Dunia begitu terang dengan datangnya sinar matahari. Tapi tidak dengan hati sang gadis cantik yang kini di ambang kegelisahan.


Satu bulan berlalu setelah pertemuannya dengan Pras di taman, kini Keyla di ambang perasaan yang entah kenapa hatinya begitu sakit dirinya seakan ingin selalu menangis, dia pun bingung dengan keadaannya yang sekarang.


Apa mungkin karena ucapan Pras saat itu, membuat dia selalu memikirkan Pras, karena setelah pertemuan itu Pras tidak pernah menemuinya kembali, tanpa ada kabar, saat Keyla menghubunginya nomornya tidak aktif.


Setelah pulang Kerja Keyla memilih duduk di teras rumahnya menatap langit malam yang indah dengan cahaya bintang.


Aku tidak mengerti dengan diriku entah ini cinta atau hanya perasaan khawatir saja, tapi aku merindukan sosok dirinya yang selalu hadir dalam hari-hariku, entah kemana sekarang dirinya berada, apa kau akan meninggalkan ku tanpa kata, atau kau hanya ingin aku memikirkan untuk menjawab pertanyaan yang akan kau berikan padaku, maafkanlah aku jika diriku hanya memberimu harapan palsu, tapi jangan kau pergi dengan cara seperti ini, tanpa mengucap sepatah katapun, asal kau tahu aku sakit saat kau seperti ini, aku berdoa semoga kau bahagia disana, menemukan kehidupan dan kebahagian yang kamu harapkan. Angin sampaikan salam rinduku padanya. Batin Keyla.


"Key," panggil Mamanya mengagetkan lamuannya.


"Iya, Ma," balas Keyla. Mama duduk di samping Keyla.

__ADS_1


"Ini sudah malam, kenapa masih di luar?" tanya Mama Keyla.


"Sebentar lagi masuk Ma, Key hanya ingin menikmati suasana indahnya langit malam," jawabnya.


"Mama, juga pernah muda sayang Mama tahu apa yang kamu alami," ucap sang Mama, naluri seorang itu sangat kuat.


Keyla tersenyum ke arah Mamanya. "Keyla, tak mengerti kenapa tiba-tiba dunia seakan gelap tanpa cahaya," balas Keyla.


"Apa yang terjadi sayang?" tanya Mamanya sambil mengusap lembut kepala Keyla.


"Sudah satu bulan ini dia pergi tanpa kabar Ma, Keyla tidak tahu dia di mana sekarang, perasaan Keyla begitu gelisah memikirkan dirinya, padahal dia sering pergi tapi Keyla biasa saja Ma, berbeda dengan saat ini Keyla seakan ingin menangis karenanya, Keyla takut dia kenapa-napa Ma," jelas Keyla, air matanya mulai mengalir. Kini dia memilih merebahkan tubuhnya dan menjadikan paha Mamanya sebagai bantal.


"Apa kamu sudah menghubunginya?" tanya Mama.

__ADS_1


"Sudah, Ma, tapi ponselnya tidak aktif, rumahnya juga sepi," jawab Keyla, tadi setelah dari toko Keyla menyempatkan diri ke rumah Pras. Tapi ternyata rumahnya kosong, seperti sudah lama tak terurus karena kumuh dan banyak dedaunan berserakan dimana-mana.


"Berdoalah, semoga dia baik-baik saja, hanya doa yang bisa memperbaiki keadaan sayang." Mama memberikan nasihat kepada putrinya.


"Iya, Ma, mudah-mudahan dia baik-baik disana, di mana pun di berada, semoga dia selalu dalam lindungan Allah SWT," ujar Keyla.


"Amin." Setelah mengaminkan doa Keyla, Mama mengajak Keyla untuk masuk ke dalam rumah, karena sudah mulai larut malam, hawanya juga sudah mulai dingin. "Ayo, kita masuk ke dalam!" Mama mengelus lembut kepala Keyla, kemudian beranjak dari duduknya bersama Keyla masuk kedalam.


... ********************...


Hayo kira-kira Pras kemana ya? 🤔


Jangan lupa like dan vote ya kakak biar aku tambah semangat up nya.😘🥰🥰🥰🥰🥰😊

__ADS_1


__ADS_2