
Hidup memang penuh dengan teka teki. Tapi percayalah setiap apa yang Allah berikan pasti ada maksud dan tujuan. Allah pasti menyiapkan keindahan setelah kepahitan.
Bunda Pras dan Keyla sampai di RSCM. Keyla berlari menulusuri area rumah sakit mencari Ruang Melati dimana Pras di rawat.
"Sayang, tunggu!" Bunda Pras tertinggal oleh Keyla yang sudah lebih dulu berlari.
Tak butuh waktu lama Keyla menemukan Ruang Melati nomor 131. Perlahan Keyla membuka pintu ruangan dengan langkah pelan Keyla masuk ke dalam, air mata tiba-tiba mengalir membasahi pipinya saat melihat Pras terbaring di atas brankar dengan alat-alat medis menempel di tubuhnya.
Keyla, mendekati ranjang pasien dan duduk di kursi sampai ranjang. Keyla menggenggam tangan Pras. "Mas, aku datang, apa kamu masih ingat denganku, kamu pasti sudah melupakan aku, karena kamu tak pernah lagi datang menemuiku dan mengantarkan aku kerja. Mas asal kamu tahu aku selalu menunggumu, menanti ke datanganmu di setiap hariku," lirih Keyla air matanya terus saja mengalir hingga menetes ke tangan Pras.
"Maafkan, aku Mas, maaf. Aku belum bisa memberikan kepastian untukmu." Keyla semakin terisak.
Bunda Pras menghampiri Keyla, kemudian mengelus punggung Keyla dengan lembut. "Sayang, jangan kamu menyalahkan dirimu, Pras pasti akan sedih melihatmu seperti ini," ucap Bunda Pras.
Tak lama teman-teman Keyla datang, Vita, Airin, dan Anita. Mereka bertanya resepsionis hingga bisa ke ruangan Pras. Perlahan mereka masuk. "Assalamualaikum," ucap mereka bersama.
__ADS_1
"Wa'alaikumussalam," jawab Bunda Pras, kemudian menghampiri teman Keyla.
"Silahkan, duduk!" Bunda Pras mempersilakan mereka duduk di sofa.
"Iya, Tante terima kasih," balas mereka.
"Gimana, keadaan Pras?" tanya Vita pada Bunda Pras.
"Seperti yang kalian lihat, sudah dua lebih dia seperti itu, saya hanya bisa berdoa semoga Allah memberikan kesembuhan kepada anak saya," ujar Bunda Pras.
"Amin, memangnya sebenarnya apa yang terjadi Tante?" tanya Airin.
"Astaghfirullah." Mereka semua menutup mulutnya, tak menyangka Pras mengalami kejadian yang sangat mengerikan.
"Sabar ya Tante, mudah-mudahan Pras cepat pulih kembali," ucap mereka bersama memberikan semangat kepada Bunda Pras.
__ADS_1
"Iya, Nak terima kasih," ujar Bunda Pras.
"Sama-sama Tante," balas mereka.
Keyla, hanya melihat sekilas ke arah teman-temannya, dia fokus dengan orang yang ada di depannya. Hatinya begitu sakit saat melihat keadaan Pras seperti ini, meskipun Pras bukan kekasihnya tapi Pras sudah mengisi relung hati Keyla.
Dimata Keyla Pras adalah orang yang sangat baik, sabar, penuh dengan kasih sayang, perhatian sekali. Dia selalu sabar menghadapi sifat kekanak-kanakan Keyla.
Saat ini Keyla hanya bisa menyesali semuanya, ucapan Pras saat di taman terus saja berkelana di pikirannya. Dia benar-benar takut akan kehilangan Pras, meski ada Dewa tapi tetap saja Pras adalah orang yang berbeda dihati Keyla.
"Mas, apa kamu tidak lelah terus tertidur seperti ini, apa kamu tidak ingin mengantarkan aku kerja." Keyla terus saja mengoceh.
Bunda Pras dan teman-temannya begitu kasihan melihat Keyla, dia seperti seseorang yang kehilangan separuh jiwanya.
... *********************...
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote ya kakak biar aku selalu semangat buat up.
Terima kasih.๐๐๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธ๐๐๐๐๐๐๐โค๏ธโค๏ธโค๏ธ๐๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค๐คโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐