
Senyum yang tak pudar setelah kejadian direstoran membuat Keyla seperti orang kurang setengah karena senyum-senyum sendiri.
Setelah mobil Pras tak terlihat Keyla masuk kedalam rumah. "Assalamualaikum," ucap Keyla sambil membuka pintu rumah yang tidak terkunci.
"Wa'alaikumussalam," jawab Mama Keyla yang berada diruang tamu menonton acara televisi kesayangannya.
Keyla menghampiri Mamanya kemudian duduk di sebelahnya menyandarkan kepala di bahu sang Ibu.
"Ada apa?" tanya Mama Keyla tahu betul jika Keyla bermanja seperti ini pasti ada sesuatu.
Keyla terdiam tak menjawab pertanyaan Mamanya, dia masih berpikir harus dimulai dari mana menceritakan semuanya.
Setelah diam beberapa saat Keyla mulai membuka suara. "He'em ... itu Ma." Keyla menahan ucapannya.
"Itu apa jangan buat Mama penasaran," omel Mama Keyla dia sudah tidak sabar menunggu putrinya cerita tapi nggak jadi.
__ADS_1
"Ih ... Mama sabar dahulu." Keyla menarik napas membuangnya dengan perlahan.
Mama Keyla sudah memasang telinganya dengan benar siap mendengarkan apa yang akan di ceritakan Keyla.
"He'em Ma, salah tidak kalau Key menerima cinta Mas Pras?" tanya Keyla.
"Kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu?" Ibu yang bingung dengan pertanyaan anaknya.
"Apa kamu sudah jadian sama Nak Pras?" tanya Ibu Keyla.
"Keyla bingung ngomong ke Pak Dewa, Bu." Keyla terus saja kepikiran tentang itu. Jujur pasti Keyla akan jujur dan terus terang tentang hubungannya dengan Pras tapi dia butuh waktu untuk bilang ke Dewa supaya tidak meninggalkan luka dihati Dewa.
"Pak Dewa bos kamu?" Ibu baru tahu jika bos Keyla juga mencintainya, ternyata diam-diam banyak yang menginginkan Keyla.
"Iya Bu," jawab Keyla.
__ADS_1
"Kamu jujur saja sebelum semua semakin dalam sayang," kata Ibu Keyla.
"Baiklah besok akan Keyla coba. Oh ... ya Bu minggu besok Mas Pras akan datang kerumah," ucap Keyla. Tadi saat perjalanan pulang Pras sempat bilang ingin meresmikan hubungan kita secepatnya supaya tidak timbul fitnah dan takut khilaf jika terus berduaan tanpa ikatan pernikahan.
"Iya. Alhamdulillah anak Ibu sekarang tidak jomblo lagi." Ibu mengelus lembut kepala Keyla yang kini berada di atas pahanya.
Sebagai seorang ibu pastinya sangat bahagia saat anaknya memiliki pasangan apalagi di umur Keyla yang sudah menginjak 22 tahun masih jomblo membuat Ibunya galau. Karena banyak para tetangga diumur segitu sudah momong anak, sedangkan Keyla masih setia dengan kesendiriannya.
Alhamdulillah hari ini kebahagiaan itu menghampiri keluar Keyla karena harapannya sebentar lagi akan terwujud. Ibu yang selalu berharap Keyla segera menikah sebentar lagi akan di ijabah sama Allah.
"Kelak setelah menikah jangan pernah merasa lelah saat ada terpaan angin yang berhembus tetaplah berdiri jangan sampai terjatuh karena Allah selalu ada di sampingmu. Jadilah istri yang shalihah." Wejangan dari sang Ibu.
"Iya, Bu." Keyla seakan ingin menangis tiba-tiba dia kepikiran jika sudah menikah Ibu sendirian dirumah, dadanya merasa sesak membayangkan yang akan terjadi nanti apa dia bisa hidup jauh dari sang Ibu, tapi dia juga harus mengikuti keinginan suami. Keyla semakin dibuat pusing memikirkan itu.
... *************************...
__ADS_1
Terima kasih jangan lupa like dan vote ya kakak.