Diantara Dua Pilihan

Diantara Dua Pilihan
05


__ADS_3

flashback:


disaat pemberangkatan nisa kekairo ia diantar abi dan uminya kebandara .


dan bersamaan dengan itu asror pulang dari kairo .dan tanpa sengaja tatapan mereka menyatu .asror yang tanpa sengaja menatapnya dengan teduhnya .


ia bergumam dalam hatinya "sungguh menawan dan meneduhkan tatapan itu siapa dia ," lalu tanpa sengaja juga nisa menatapnya sangat dalam "sungguh sempurna ciptaanmu yeallahh"gumamnya dalam hati.dan ketika nisa sadar ia langsung beristigfar .


"astagfirullah "ucapnya sambil mengelus dadanya lalu menundukan lagi


pandangannya .


sedang asror yang sedari tadi tak bisa lepas dari memandanya .meliha mata yang meneduhkan itu membuat hati asror adem dan damai dan keadaan asror sekarang sudah bisa melupakan cinta pertamanya yang tiada kabar itu.


flashon.


asror : kok papa gak bilang keasror pa.


papa : papa menunggu kamu kembali dari turki nak untuk bilang itu makanya papa sekarang memang mau bilang sama kamu.


mama : wahhhh senangnya akhirnya keinginan mama akan terwujud sebentar lagi.


asror : apaan sich ma keinginan yang mana mah .jawab asror yang pura2 bingung.

__ADS_1


mama : keinginan menjadikan anaknya mas kholil menjadi mantu mama hehehehe .ucap mama asror ambil cengengesan.


"papa percepat saja pertemuannya dengan mas kholil pa mama takut kedahuluan yang lain pa "lanjut mama asror pada papanya .


papa : baik ma nanti papa hubungi mas kholil ma.


mama : iya pa dan bilang sama mas kholil supaya mereka berdua langsung dinikahkan saja pa .


asror yang mendengar itu langsung kesedak dengan ludahnya sendiri.


uhukk uhukk uhukk..


"eh eh kenapa nak "tanyanya mama pada asror sekaligus heran.


lagian kenapa mama terburu buru sich ma.


mama : lah emank kenapa kan asror udah tua tuh lalu apalagi yang mau ditunggu.


asror : ya tapikan gak buru buru juga ma bloum tentu anaknya kiai kholil mau sama asror .


mama : pasti mau sayank jangan kawatir biar mama sama papa yang urus semuanya.


asror : terserah mama dech .

__ADS_1


asror lebih memilih mengalah daripada berdebat panjang dengannya mamanya yang tidak akan mau kalah.


mama : nah gitu donk sayank .


asror : hemsm .asror berdengus kesalnya pasalnya mamanya tidak mengalah kalo urusan pernikahan asror.


asror memilih beranjak kekamarnya yang diatas tak lupa ia pamit pada kedua orang tuanya.


asror : ma .pa .asror keatas dulu mau istirahat sebentar .


"iya sayank " jawab mereka serempak sambil tersenyum senyum pada anaknya pasalnya mereka tau kalo anaknya sedang kesal..


didalam kamar asror langsung merebahkan tubuh kekarnya diatas kasur yang ukurannya sangat besar.


ia asror sudah bisa berbisnis bahkan bisnisnya bercabang sampai keturki .namun yang diturki ia percayakan pada temannya .namun terkadang ia terjun sendiri keturki sekedar untuk bersapa dengan pekerjanya .


sedang disini ia restaurantnya bercabang hingga menjadi 5 cabang .namun ia tak pernah merasa sombong dengan yang dimilikinya karna ia sadar itu hanyalah titipan dari sang kholiqnya .


dan didalam kamarnya asror kembali teringat dengan seorang prempuan bercadar yang hanya dengan tatapannya saja meninggalkan rasa panasaran .ia asror sangat penasaran dengan mata tajam dengan bulu mata yang lentik yang ketika menatapnya sangat meneduhkan qalbu ia terus saja terbayang akan kedua mata yang meneduhkan itu .


sampai sampai ia terlelap .dan ia sudah memasuki dunia mimpinya .


nex.........

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2