
Kita memang tidak bisa memilih jika sudah takdir Allah. Tapi janganlah menyerah untuk selalu berdoa minta yang terbaik dari yang terbaik. Jangan meminta yang sempurna karena tidak ada manusia yang sempurna.
"Pagi, sayang," sapa Mamanya.
"Pagi, juga Ma," balas Keyla menghampiri Mamanya yang sedang sibuk di dapur.
"Kamu, mau sarapan apa Key?" tanya sang Mama.
"Mama, masak apa?" Keyla bertanya balik.
"Kalau bikin nasi goreng dengan telur ceplok, gimana?" Mama meminta saran dari Keyla.
"Boleh juga tuh Ma, biar Keyla bantu," ucap Keyla, mengambil telur, mamanya membuat sambal.
Tiga puluh menit mereka selesai bertempur di dapur. Keyla menyajikan menu sarapan di atas meja makan. Kemudian Keyla dan Mamanya sarapan bersama.
Selesai sarapan Keyla merapikan meja dan mencuci piring bekas mereka makan. Setelah itu Keyla masuk kedalam kamar untuk membersikan diri.
"Assalamualaikum," ucap seseorang diluar rumah.
"Wa'alaikumussalam," jawab Mama Keyla, kemudian berjalan ke arah pintu membukakan pintu, terlihat seorang lelaki gagah di depan pintu.
"Cari siapa, ya Nak?" tanya Mama Keyla, karena tak biasanya ada tamu lelaki ke rumah.
"Keyla, ada Bu?" tanyanya.
"Ada, silahkan masuk Nak!" Mama Keyla mempersilakan tamunya duduk di sofa ruang tamu.
"Iya Bu, terima kasih.
__ADS_1
Setelah mempersilakan tamunya duduk, Mama Keyla menuju kamar memanggil putrinya.
"Key, di depan ada tamu?" ucap sang Mama.
"Iya, Ma, sebentar lagi Key keluar," balasnya.
Mamanya pergi meninggalkan kamar Keyla menuju dapur membuat minuman.
Tak lama Keyla keluar dari kamar menuju ruang tamu, betapa terkejutnya melihat seseorang yang di ruang tamu.
"Pras," panggil Keyla. Pras hanya tersenyum melihat Keyla.
"Silahkan, di minum Nak!" ucap Mama Keyla.
"Iya, Bu, terima kasih."
"Kamu, ngapain pagi-pagi kesini?" tanya Keyla.
"Tapi _ _ ."
"Nggak ada kata tapi," sahut Pras.
"Ma, Key berangkat kerja dulu ya," pamit Keyla.
"Iya, hati-hati," balas Mamanya.
"Bu, pamit dulu." Pras mencium tangan Mama Keyla.
"Iya, Nak." Setelah berpamitan mereka berdua keluar rumah berangkat mengantarkan Keyla kerja.
__ADS_1
"Memangnya kamu nggak sibuk?" Keyla memulai membuka obrolan.
"Enggak, aku kangen sama kamu, nanti pulang kerja aku jemput kita jalan ya," ajak Pras, karena dia jarang sekali ketemu Keyla, paling kalau lagi ada waktu baru dia nemuin Keyla.
"Mau kemana?" tanya Keyla.
"Ke suatu tempat, nanti juga bakalan tahu," jawab Pras.
"Baiklah," imbuh Keyla. Tak lama mereka sampai di toko.
"Selamat bekerja yang semangat kerjanya," ucap Pras.
"Iya, terima kasih sudah di anterin." Keyla keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam toko.
"Hem ... vitamin pagi," sindir Airin, melihat Keyla keluar dari mobil Pras.
"Apaan sih lu Rin," omel Keyla.
"Ambil saja semua Key," celetuk Airin.
"Hust ... itu mulut gue sumpel nih pakai sendal," kesel Keyla.
"Lha jangan Key, kalau pakai roti sih nggak apa," sambung Airin.
"Sebenarnya kalian sudah jadian belum sih?" tanya Airin.
"Belum, seperti yang lu lihat saja," jelas Keyla. Gimana mau pacaran rasa cinta saja nggak ada, cuma nyaman kalau di dekat Pras, karena perhatian yang Pras berikan membuat Keyla merasa senang berada di dekat Pras. Apalagi sudah lama Keyla tak merasakan rasa kasih sayang seorang Ayah.
... ****************...
__ADS_1
Terima kasih.
jangan lupa like dan vote