Diantara Dua Pilihan

Diantara Dua Pilihan
Part 49


__ADS_3

Bunda Pras mengajak Keyla untuk duduk di bangku tak jauh dari toilet.


"Duduklah!" Bunda Pras menyuruh Keyla untuk duduk terlebih dahulu sebelum menjelaskan tentang apa yang sebenarnya terjadi.


Keyla pun duduk bersama Bunda Pras.


"Tenanglah, dulu sayang!" Bunda Pras mengelus lembut kepala Keyla.


Keyla mulai tenang. Bunda mulai bercerita.


"Kamu, ingat terakhir kalian ketemu?" tanya Bunda.


Keyla mengangguk sebagai jawaban.


"Pras, mengalami kecelakaan saat menuju pulang ke rumah, sekarang dia berada di rumah sakit, berjuang antara hidup dan mati," ucap Bunda Pras dengan air mata yang mulai mengalir membasahi pipinya, dia begitu terpukul saat melihat keadaan putranya yang seperti itu, tapi dia bingung harus marah sama siapa, jika memang semua kehidupan sudah tertulis di atas sana.


"Kenapa, Bunda tidak pernah memberitahu Keyla Bun?" tanya Keyla.


"Maafkan, Bunda sayang semua itu atas permintaan Pras, dua hari setelah kecelakaan Pras siuman, dan kemudian berpesan agar Bunda tidak memberitahu tentang keadaannya padamu Pras takut kamu sedih sayang, tapi seminggu setelah siuman tiba-tiba kondisi Pras kritis dan koma selama satu bulan karena tak kunjung ada kemajuan jadi bunda membawanya ke luar negeri untuk menjalani pengobatan yang lebih baik supaya keadaan Pras cepat pulih, tapi sampai sekarang Pras belum ada kemajuan jadi dokter menyarankan untuk dibawa pulang ke Indonesia saja dengan berat hati akhirnya kemarin kami membawa Pras pulang dan sekarang berada di RSCM," jelas Bunda Pras.


"Dokter bilang hanya orang terdekat yang bisa membantu memulihkan kondisinya, Bunda sudah berusaha sekuat tenaga tapi jika sudah suratan takdir, Bunda hanya bisa pasrah dan berdoa semoga Allah memberikan kesembuhan kepada Pras," imbuhnya.


Keyla, menangis terisak ternyata kegelisahan yang dia alami kini terbukti sudah.

__ADS_1


"Apa, Keyla bisa menjenguk Mas Pras Bun?" tanya Keyla.


"Boleh, ayo, ikut Bunda!" Mereka berdua beranjak dari duduknya berjalan keluar dari Mall menuju RSCM.


Mereka berdua pergi menggunakan mobil Bunda Pras.


***


Di meja makan tadi teman-temannya di buat bingung karena sudah hampir satu jam Keyla tak kembali.


"Keyla, kemana sih? kenapa lama sekali di toilet?" Airin ngomel-ngomel sendiri.


"Coba, gue samperin dulu deh," ucap Vita.


Vita meninggalkan temannya menuju ke toilet mencari keberadaan Keyla, tapi saat di toilet dia tak menemukan sosok yang ia cari, toilet kosong semua pintu kamar mandi terbuka artinya tak ada seorang pun di dalam toilet dengan cepat Vita kembali ke mejanya memberitahu teman-temannya bahwa Keyla hilang.


"Vit, kamu kenapa?" tanya Airin yang melihat perubahan wajah Vita.


"Keyla, Rin, Keyla," ucap Vita.


"Ada apa dengan Keyla, Vit, dimana Keyla Kenapa kamu sendiri?" Anita mulai panik.


"Keyla, tak ada di toilet," ujar Vita.

__ADS_1


"Hah, terus kemana dia?" tanya Anita.


"Gue, juga tak tahu, semua toilet kosong tak ada seorang pun," jelas Vita.


"Coba telpon Keyla, Nit!" Vita menyuruh Airin menghubungi Keyla. Anita langsung mengambil ponselnya dan mencari kotak nama Keyla kemudian melakukan panggilan telepon.


"Hallo, Key!" ucap Anita.


"Anita, maaf gue tidak bilang sama kalian," sambung Keyla.


"Lu, sekarang dimana Key, kenapa pergi nggak bilang sama kami?" tanya Anita.


"Gue lagi di jalan menuju RSCM," jawab Keyla.


"Lu, ngapain ke RSCM? siapa yang sakit Key?"


"Pras, Nit, Pras sakit dan sekarang dia si rawat di RSCM," jawab Keyla.


"Baiklah, kita akan nyusul kesana," ujar Anita, kemudian mematikan sambungan teleponnya dan mulai memberitahukan semuanya kepada teman-temannya. Setelah mendapat kabar itu mereka langsung bergegas keluar Mall menuju RSCM.


... ********************...


Jangan lupa like dan vote ya Kak.

__ADS_1


__ADS_2